Saat beli braket spion dan windshield kmaren sekalian SF beli braket holder multi fungsi buat Nmax.

Braket ini berfungsi  layaknya handle bar pada sepeda/ motor yang mengakomodir penempatan berbagai gadget . misalnya braket HP, GPS atau action cam. Penempatannya di atas spedometer.

Untuk Nmax pemasangannya cukup mudah.  Tinggal ganti baut cover bodi atas Nmax dengan yang agak panjangan . Baut pengganti ini serupa dengan baut filter samping. Yang agak susah dudukan depannya. Kudu melepas windshield, bautnya pake bawaan saja bisa kok. Continue Reading

brica bpro alpha edition Mark II

Borosnya Memory yang di konsumsi Brica Bpro Alpha Edition Mark II 4K ini SF rasakan sekitar sebulan lalu saat SF pakai mancing ke Kepulauan seribu. Memory 16 Gb amblas setelah merekam sekitar kurang lebih 1 jam aktivitas memancing.

Bpro ini sudah SF beli sekitar 2 bulan lalu. Hari ini niatnya dijajal di Nmax. Tapi ada sedikit insiden… braket patah, gara-gara SF adjust posisi kamera tanpa kendorkan bautnya. Ya sudahlah…

Sampai kantor SF langsung adakan pengujian berapa sih memory yang dibutuhkan oleh action cam ini saat merekam dengan berbagai  settingan. Mumpung belum masuk jam kerja….

Mulai….!

Continue Reading

Hati- hati gan jika pasang Spion R25 ke Nmax dengan cara melubangi bodi. Nmax SF sudah sekitar 2 tahun memasangnya. Nah beberapa waktu lalu timbul masalah berupa keluar bunyi getaran saat melewati jalan keriting.

Spion R25 plus dudukan untuk Nmax

Sempat SF pusing dibuatnya… cek dudukan plat nomor aman ga goyang, dudukan windshield rapat, spion juga kokoh. Akhirnya SF coba buka bodi Nmax bagian depan. Baru deh ketahuan masalahnya. Continue Reading

Kira-kira seminggu lalu saat SF kerja pakai Tiger hampir kena tilang polisi… untung ga jadi… mungkin karena lagi ramai, Pak Polisi yang baik hati itu cuma memperingatkan sambil nunjuk lampu SF yang lupa dinyalakan pasca isi bensin.

Beda cerita saat kemaren berangkat kerja… sebuah motor yang baru beberapa meter keluar dari POM bensin di kawasan MT haryono diberhentikan Polisi. Dugaan SF gara-gara lampu utama lupa dinyalakan setelah isi bensin. Kenapa? Karena saat itu SF melihat lampu belakangnya tidak menyala.

Apes memang kalau motor yang belum mengadopsi DRL …. saat matikan mesin pas isi bensin , lampu utama ikut dimatikan agar electrik stater kuat menghidupkan motor kembali. Kalau lampu lupa dihidupkan bisa apes… kena tilang beberapa saat keluar dari POm bensin. Kok ya kebetulan di rute SF, polisi biasa berjaga selepas pintu keluar POM bensin.

Harusnya POM bensin bikin papan peringatan dipintu…

“Bagi Pengendara Motor Jangan Lupa Menyalakan Lampu Utama Kembali !!!” BAHAYA MENGINTAI! ”

Peringatan menyalakan lampu siang hari

 

 

 

W175

Keluarnya W175 bikin SF gundah… model cakep everlasting, terlihat simple N light, ga neko-neko tapi kelihatan berkelas, ergonomi juga terlihat ramah…. itu yang bikin meriang!

keluaran asli pabrikan memang standar dan siapapun bisa punya asal punya duit. Tapi motor keluaran pabrik dari baru punya keunggulan dibanding bangun motor classic bangun sendiri. Motor lolos QC, kualitas terjamin, garansi, parts masih baru yang artinya lebih bebas dari masalah…. bahasa aliennya lebih reliable!

Bundafaiz saat SF sodori gambar motor ini tertarik juga… “asyik ya Pa klo buat jalan jalan sore” katanya…. sempet terbesit keinginan nukar Ninja 250 dengan motor klasik…. tapi tiba-tiba muncul hal yang mengganjal hati… kenapa Opsinya cuma dari kawasaki yang jaringannya 3Snya terbatas, knapa ga ada fuelmeternya, kenapa pabrikan lain LEMOT responnya, padahal dikelas skutic motor jenis retro classic cukup diminati.

Jadi beli? Kagak lah….! Ninja 250 belum ada yang nawar 😆

Ntar aja klo ada opsi yang fitur lebih kumplit bisa dipertimbangkan… lupakan injeksi, speedodigital, lampu led dll… cukup fuel meter saja biar tenang ga kepikiran saat riding agak jauh…. pengalaman punya GL lawas tanpa speedometer dulu (tanpa fuel meter juga donk), karbu sering buntu/masuk air kalau sering-sering pake kran dalam posisi ress pas kehabisan bensin 🙂

Ayo Honda, Yamaha, suzuki… mesin mah pake apa saja mesin Verza boleh, byson okeh, power ga seberapa penting buat motor classic… model cakep dan nyaman saja dah cukup… semoga segera masuk era kebangkitan motor klasik…

Kenapa SF musti isi bensin ke Shell? Buanyak alasannya. utamanya Karena Pom bensin ini lebih menghargai konsumen…air dan isi angin ban gratis pake mesin pompa digital,Kalau isi bensin mobil kaca depan dibersihin petugas,petugas dengan sigap mengelap tumpahan bensin yang tumpah/luber sambil minta maaf, petugas lebih ramah dan pakaian lebih rapi, manajemen antrian bagus, dan konsumen dapat reward!

Nah yang terakhir ini yang SF bahas… selain dapat poin reward yang bisa dituker bensin, plus dapat asuransi kecelakaan, sampai akhir Desember ini pelanggan melakukan pengisian V-Power  minimal Rp. 25.000 dapat minuman kemasan botol gratis… lumayan kalau diduitkan … dikantin mah dihargai 5000 ini….

Isi vpower dapat Minuman gratis

dah 2 minggu berturut-turut nih SF dapet… pertama merk goodmood, Kedua mytea. ini yang bikin konsumen loyal. Anda dihargai oleh perusahaan!

Jaringan pertamina yang luas lah yang bikin Pertamina survive… coba bandingkan pelayanan dan fasilitas yang diberikan terhadap konsumen.

Shell, Total dan Pom swasta lain boleh dianggap pesaing ecek-ecek oleh Pertamina karena jaringannya yang seuprit… tapiii karena layanan dan reward yang mereka berikan membuat Pertamina terlihat pelit dan cari untung sendiri.

 

Awalnya SF mengira permintaan seorang rekan mancing hanya guyonan… beliau minta dibawakan kondom beberapa biji saat memancing nanti.

Jangan berpikir jorok ya… yang berangkat mancing nanti cowok normal semua (semoga…. 😆 ) .

Setelah dijelaskan baru ngehhh….Ternyata ada gunanya juga kondom buat mancing dilaut….

Berdasarkan fishing report beberapa grup mancing, ikan pelagis sedang galak galaknya. Tengiri, GT, baracuda dll. Ikan ikan ini adalah jenis ikan yang berburu dekat dengan permukaan laut.  Nah fungsi kondom adalah sebagai pelampung agar umpan yang berupa ikan hidup ga menyelam kedasar. Biasanya pelampung berupa balon , namun balon sering kali meletus/ ga tahan lama. Nah kondom bisa jadi pengganti pelampung yang awet dan tahan bocor…

Jangan tanyakan gimana caranya kondom jadi pelampung…. imajinasikan sendiri saja 😆

SF sendiri menyarankan bawa plastik wadah gula kiloan. Tapi karena salah seorang member grup mancing punya stok koncom nganggur ya sudahlah….

Saya geli klo disuruh niup….  :mrgreen:

 

Saat terakhir melepas ninja ke expedisiN

Tak terasa sudah sebulan lebih Ninja dipulangkan ke Surabaya untuk dijual. Dan selama itu, jujur saja SF belum merasa kangen/kehilangan. Dulu sebelum beli ninja 250 , maunya beli yang naked 2 silinder apalagi saat itu santer tiger bakal reborn 2 silinder . Tapi 1-2 tahun ga ada kabar produk naked 2 silinder baru dah memutuskan beli Ninja 250 demi aura moge multi silinder. Jadi bisa dikatakan pilihan terpaksa.

Sempet jatuh cinta sih… itu karena kantor SF dulu rutenya tergolong sepi… jadi bisa enjoy riding ninja dengan sesekali sprint dan mereng mereng :mrgreen: . Dentuman 2 silinder yang rapat, bikin tak terasa kalau motor dah melaju kencang. Pokoknya impian masa kecil SF punya Moge dah keturutan lah… 2 silinder dah cukup….

Nah semenjak pindah kantor yang rutenya macet (apalagi ketambahan pembangunan jalan Dimana-mana) kenikmatan riding ninja Seakan terampas… kaki banyak turunnya, susah selap selip nekuk stang, sampai panas terasa di daerah kaki… 25km ditempuh dalam 75-90 menit memakai ninja sama sekali ga nyaman, nyampai rumah badan pegel-pegel dan pantat panas. Jadinya ninja banyak diistirahatkan.  Belum tentu seminggu sekali dipake, motor harian balik ke tiger .

Ga tega motor lawas penuh kenangan tersiksa… SF memutuskan meminang Nmax untuk motor harian. Ninja makin terlupakan. Sabtu minggu saja jarang SF tunggangi… klo ga mancing ya riding santai dengan keluarga pake Nmax. Pantas saja 7 Tahun ikut SF jarak tempuh ninja baru 13.500km

Rute sehari-hari yang macet adalah penyebab SF kurang berkenan dengan ninja 250. Disandingkan dengan Nmax yang matic, ringan, dan bisa duduk selonjoran jauh banget kenyamanannya. Bahkan dibandingkan dengan tiger lawas SF lebih memilih tiger dibanding ninja untuk kemacetan.

Jadi maafkan aku yang telah mengabaikanmu dan mendepakmu….

Monggo dah di beli ninja SF yang posisinya sekarang ada di Rungkut-Surabaya.

Bagi yang tertarik monggo japri ke nomer saya

SD card menjadi bagian vital pada gadget modern. Gunanya jelas…. menjadi media penyimpan data. Seiring perkembangan tehnologi kebutuhan akan SD card semakin meningkat. Bukan hanya ukurannya, kecepatan baca tulis juga makin penting.

Uji kecepatan Berbagai jenis SD card

Pada artikel ini SF akan share kecepatan baca tulis beberapa merk/jenis SD card yang SF punya. Toolsnya bernama A1 SD Bench yang SF download di Asus Max. Lets start!

1. Micro SD Card 2GB. sampai lupa kapan SF beli kartu ini… sepertinya 6 tahun lebih nancep di galaxy mini yang lama diistirahatkan. Hasil pengetesan menunjukkan hasil berikut  :

kecepatan baca 15.36MB/detik, kecepatan tulis 5.35MB/detik

Hasil uji vgen 2gb

2. V-GEN 16GB HC class 10 , hasilnya

Kecepatan baca 19.78MB/dtk, kecepatan tulis 18.47MB/dtk

3. Sandisk Ultra 32 GB HC I class 10,  hasilnya :

Kecepatan baca 43.06MB/dtk, kecepatan tulis 13.47MB/dtk

Hasil pengujian micro SD card sandisk ultra HC class 10 32GB

Sama-sama menyandang HC class 10 namun dibandingkan dengan V-gen. Kecepatan bacanya jauh lebih kencang Sandisk Ultra , namun sayang kecepatan tulis Sandisk lebih lambat dibanding Vgen.

4. Vgen Turbo series class 10 HC.

Ini bintang utamanya… monggo simak hasil pengujiannya :

Kecepatan baca 60.27MB/dtk, kecepatan tulis 23.63MB/dtk

Hasil pengujian Micro sd Vgen Turbo series class 10

Outstanding telak mengalahkan micro SD yang SF miliki sebelumnya. Tapi masih ada yang mengalahkan soal kemampuan bacanya…. internal memory bawaan HP asus max sanggup melejit kemampuan membacanya hingga 116.87MB/dtk.

Eh ya lupa ngasih tau… sebelum melakukan tes kecepatan  SF memformat masing masing micro SD (kecuali yg 2 GB class 1, ga material kepake 200MB 🙂 )

Apa sih perlunya microSd yang kenceng….? Apa ga mubazir…?

Baiklah…. sebagai gambaran SF punya action cam brica Bpro5 Alpha Edition Mark2. Resolusi video yang ditawarkan 720P 30/60/90fps, 1080P 30/60fps, 2.7K 30fps, 4K 30fps. Jenis format video bawaan adalah MP4. SF coba tes rekam video 15menit dengan resolusi terendah 720p (1280x720pixel) 30fps. Memori yang dibutuhkan adalah 2.366MB. Jadi kecepatan menulis perdetik  yang dibutuhkan adalah 2.6MB/dtk. Bagaimana jika resolusi video 4K (3840 x 2160 pixel) jelas butuh kecepatan berkali lipat dari itu…. karena itu microSD berkecepatan sangat tinggi mutlak diperlukan!

 

 

 

Not me… SF bukan penganutnya. Namun banyak nelayan yang percaya jika hal ini dilanggar maka hasil pancingan akan sepi. Di Pantai Tanjung Pakis Karawang misalnya… kapten senior disana kurang berkenan jika tamu membawa bekal seperti ini:

1. Pisang

2. Telor

3. Kacang

4. Pete/Jengkol

Jika membawanya saat trip mancing dipercaya bikin apes…. Continue Reading