Klo seneng Modifikasi, Bor dan Gerinda jadi alat yang vital. Sangat memudahkan proses modifikasi.

Dulunya lubangi plastik pakai paku dipanaskan, pake bor tinggal wuzzzz…. dulu motong plat kudu berkeringat pakai gergaji, pakai gerinda cuma sekejap.

Bor dan gerinda…. punya fungsi berbeda. Satu untuk melubangi, satu lagi untuk memotong/menghaluskan.  2 alat yang sebenernya bisa disiasati. Cukup beli 1 alat bisa berfungsi sebagai bor sekaligus gerinda….

Sekarang ada yang jual konverter/adaptor agar mesin bor dapat difungsikan gerinda.

Continue Reading

Box Kappa K42 milik SF dah 3 bulan lebih mangkrak digudang gara-gara engselnya rusak. Penyebabnya tali penyangga lepas hingga bikin tutup box kebablas sampai mentok kebelakang saat dibuka.

Continue Reading

SF tergolong blogger yang kurang aktif berkarya, masalah mood saja… nah selang beberapa hari setelah peluncuran PCX lokal… SF yang jarang memfollow berita-berita otomotif , dapat pertanyaan dari 3 rekan / pengunjung blog. Intinya sama…. mending beli mana Nmax dan PCX.
Jawabannya hampir sama SF berusaha mengembalikan keputusan pada mereka, dengan beberapa pertimbangan dan opini. Benar SF pengguna harian Nmax, tapi PCX hanya SF dapat dari literatur saja.

Kelebihan Nmax handling superb, daya rekat ban dan rem top level. Mesin responsif, motor bandel…. SF tergolong males ngebengkel palingan rutin ganti oli di 2000 atau pas khilaf 2500 km sekalian bersihkan filter udara dibengkel umum. Setelah gratisan servis berakhir SF cuma 2 kali mampir bengkel resmi pertama karena saatnya ganti belt sekalian roller dan rumah roller karena memang sudah waktunya( 25rb km), dan yang kedua mogok karena bensin kecampur air. Soal kemampuan menahan beban berat jangan tanya…. Nmax SF rutin boncengan sekeluarga.

Yang paling menjengkelkan soal Nmax adalah shock keras … karena shocknya sendiri yang luar biasa konyol kerasnya dan sudut shock yang terlalu tegak, dan melemahan lain yakni kemampuan melibas banjir yang parah… kalah sama beat/matic kecil. Motor2 itu masih melaju di genangan air cukup lumayan, Nmax cuma meraung raung tapi motor ogah melaju karena selip.

Gimana soal PCX… berdasarkan literatur saja yah… ada beberapa fitur dan Kelebihan PCX yang bikin SF pun ingin melamarnya… fitur ini yang telak mempermalukan Nmax , bikin Nmax terlihat tertinggal bebererapa abad :mrgreen:

PCX ada ISS , dimana mesin mati jika beberapa saat motor berhenti total, Nmax kagak ada!

PCX ada colokan charger, Nmax kagak ada!

PCX ada alarm dan keyless system. NMax pake kunci biasa seperti motor puluhan tahun lalu :mrgreen:

Ban pcx sekarang ga cemen dah kekar loh ukuran 120 buat belakang… memang sedikit lebih kecil dibanding Nmax yang 130… TAPI pcx dah pakai velg 14″ yang punya keunggulan lebih stabil dan lebih mentolerir jalanan ga rata dibanding velg yang lebih kecil diameternya.

Tampilan PCX tampak elegan, Nmax sporty klo ini soal selera sih…

Ada sedikit concern SF terhadap PCX… jika CVTnya plek dengan vario. Maka ada yang harus dibenahi… banyak kasus vario bergetar dan tersendat tersendat saat awal akselerasi, kemungkinan besar masalah pada kampas kopling yang permukaannya kurang luas. Semoga hal ini tidak menimpa PCX baru… solusi gampang… ahm jiplak saja kampas Nmax karena itu solusi yang diambil oleh pemilik vario lama 😆

Kapasitas bensin pcx 8 liter dibanding Nmax 6.6liter… cocok bagi orang yang males buang waktu di pom bensin

Nah sekarang masalah harga. Harga akan tidak beda jauh sekitar sejutaan untuk tipe terendah… inilah yang bakal telak memukul Nmax. Fitur PCX sepertinya cukup berlebihan dibanding selisih harga dengan Nmax.

Bagaimana prediksi SF….? Nmax bakal terpukul… akan di gerogoti bahkan pasarnya akan dirampok PCX , bukan mustahil PCX menggantikan posisi Nmax sebagai raja baru skutik selonjoran.

Terlambat…. terlalu pelit Yamaha memfacelift Nmax 2018… perubahan warna velg, shock tabung, tampilan speedo, dan desain jok akan susah digunakan untuk menangkis serangan PCX.

Meski performa Nmax sepertinya masih diatas PCX. Namun selama ini performa sama sekali tidak menjamin penjualan… ga percaya? Cek aja dah sendiri gimana penjualan beat vs mio, NVL vs CB gimana?!

Artikel diatas seakan SF mengagungkan PCX, namun knapa SF menganjurkan calon buyer untuk lebih baik membandingkan dulu secara langsung antara pcx dan nmax?. Kenyamanan bermotor bukan hanya dari baca artikel saja… coba sendiri… cocokkah dengan ergonominya, ketinggian kah, nyamankan…. gimana soal delivery powernya…, handlingnya? Sejauh mana calon buyer bisa mentolerir kelemahan produk yang akan dibelinya…. kalau sudah yakin dan cinta, lupakan opini blogger dan orang lain…. bukan mereka yang membelikannya untukmu.

Masing masing orang akan mungkin beda pendapatnya… opini dan kesan blogger juga akan beda dengan pembaca. Blogger mungkin sebagai pengingat …jangan emosional saat milih motor daripada menyesal kemudian. Motor ini ada ini itunya loh motor lain kagak….  motor ini kelemahannya ini loh….dll

Sebagai pemakai Nmax kok SF malah kliatan belain PCX… ini semata-mata biar yamaha sadar….  saingan mereka adalah pimpinan pasar! Kasih fitur lebih saja motor jualannya kalah bersaing dengan produk pimpinan pasar… apalagi kalau kalah fitur….

Nah kalau yamaha nambahi fitur Nmax paling tidak Nmax ga anjlok penjualannya, calon konsumen juga yang mesem… calon motor motor yang bakal dibeli fiturnya makin lengkap 😆

Trus SF sendiri milih mana? Ya tetep jajal dulu…. !

Klo katakanlah ga ada kesempatan jajal 2 2 nya … sepertinya pcx lebih menggiurkan

Tapi …Kondisi sekarang SF dah punya Nmax… motor ini sudah diset sesuai keinginan SF. Shock ganti super duper empuk, jok model sofa yang bikin terlena, windshield dah ditinggiin melindungi dada dari terpaan angin langsung, mesin dah disetting untuk perkotaan… cukup disayangkan jika ganti PCX.

Motor apapun punya kelemahan… kalau ngaku biker sejati bisa lah cari cara mengatasi kelemahan itu… kalau ga bisa ya….  life with it!

Saat beli braket spion dan windshield kmaren sekalian SF beli braket holder multi fungsi buat Nmax.

Braket ini berfungsi  layaknya handle bar pada sepeda/ motor yang mengakomodir penempatan berbagai gadget . misalnya braket HP, GPS atau action cam. Penempatannya di atas spedometer.

Untuk Nmax pemasangannya cukup mudah.  Tinggal ganti baut cover bodi atas Nmax dengan yang agak panjangan . Baut pengganti ini serupa dengan baut filter samping. Yang agak susah dudukan depannya. Kudu melepas windshield, bautnya pake bawaan saja bisa kok. Continue Reading

brica bpro alpha edition Mark II

Borosnya Memory yang di konsumsi Brica Bpro Alpha Edition Mark II 4K ini SF rasakan sekitar sebulan lalu saat SF pakai mancing ke Kepulauan seribu. Memory 16 Gb amblas setelah merekam sekitar kurang lebih 1 jam aktivitas memancing.

Bpro ini sudah SF beli sekitar 2 bulan lalu. Hari ini niatnya dijajal di Nmax. Tapi ada sedikit insiden… braket patah, gara-gara SF adjust posisi kamera tanpa kendorkan bautnya. Ya sudahlah…

Sampai kantor SF langsung adakan pengujian berapa sih memory yang dibutuhkan oleh action cam ini saat merekam dengan berbagai  settingan. Mumpung belum masuk jam kerja….

Mulai….!

Continue Reading

Hati- hati gan jika pasang Spion R25 ke Nmax dengan cara melubangi bodi. Nmax SF sudah sekitar 2 tahun memasangnya. Nah beberapa waktu lalu timbul masalah berupa keluar bunyi getaran saat melewati jalan keriting.

Spion R25 plus dudukan untuk Nmax

Sempat SF pusing dibuatnya… cek dudukan plat nomor aman ga goyang, dudukan windshield rapat, spion juga kokoh. Akhirnya SF coba buka bodi Nmax bagian depan. Baru deh ketahuan masalahnya. Continue Reading

Kira-kira seminggu lalu saat SF kerja pakai Tiger hampir kena tilang polisi… untung ga jadi… mungkin karena lagi ramai, Pak Polisi yang baik hati itu cuma memperingatkan sambil nunjuk lampu SF yang lupa dinyalakan pasca isi bensin.

Beda cerita saat kemaren berangkat kerja… sebuah motor yang baru beberapa meter keluar dari POM bensin di kawasan MT haryono diberhentikan Polisi. Dugaan SF gara-gara lampu utama lupa dinyalakan setelah isi bensin. Kenapa? Karena saat itu SF melihat lampu belakangnya tidak menyala.

Apes memang kalau motor yang belum mengadopsi DRL …. saat matikan mesin pas isi bensin , lampu utama ikut dimatikan agar electrik stater kuat menghidupkan motor kembali. Kalau lampu lupa dihidupkan bisa apes… kena tilang beberapa saat keluar dari POm bensin. Kok ya kebetulan di rute SF, polisi biasa berjaga selepas pintu keluar POM bensin.

Harusnya POM bensin bikin papan peringatan dipintu…

“Bagi Pengendara Motor Jangan Lupa Menyalakan Lampu Utama Kembali !!!” BAHAYA MENGINTAI! ”

Peringatan menyalakan lampu siang hari

 

 

 

W175

Keluarnya W175 bikin SF gundah… model cakep everlasting, terlihat simple N light, ga neko-neko tapi kelihatan berkelas, ergonomi juga terlihat ramah…. itu yang bikin meriang!

keluaran asli pabrikan memang standar dan siapapun bisa punya asal punya duit. Tapi motor keluaran pabrik dari baru punya keunggulan dibanding bangun motor classic bangun sendiri. Motor lolos QC, kualitas terjamin, garansi, parts masih baru yang artinya lebih bebas dari masalah…. bahasa aliennya lebih reliable!

Bundafaiz saat SF sodori gambar motor ini tertarik juga… “asyik ya Pa klo buat jalan jalan sore” katanya…. sempet terbesit keinginan nukar Ninja 250 dengan motor klasik…. tapi tiba-tiba muncul hal yang mengganjal hati… kenapa Opsinya cuma dari kawasaki yang jaringannya 3Snya terbatas, knapa ga ada fuelmeternya, kenapa pabrikan lain LEMOT responnya, padahal dikelas skutic motor jenis retro classic cukup diminati.

Jadi beli? Kagak lah….! Ninja 250 belum ada yang nawar 😆

Ntar aja klo ada opsi yang fitur lebih kumplit bisa dipertimbangkan… lupakan injeksi, speedodigital, lampu led dll… cukup fuel meter saja biar tenang ga kepikiran saat riding agak jauh…. pengalaman punya GL lawas tanpa speedometer dulu (tanpa fuel meter juga donk), karbu sering buntu/masuk air kalau sering-sering pake kran dalam posisi ress pas kehabisan bensin 🙂

Ayo Honda, Yamaha, suzuki… mesin mah pake apa saja mesin Verza boleh, byson okeh, power ga seberapa penting buat motor classic… model cakep dan nyaman saja dah cukup… semoga segera masuk era kebangkitan motor klasik…

Kenapa SF musti isi bensin ke Shell? Buanyak alasannya. utamanya Karena Pom bensin ini lebih menghargai konsumen…air dan isi angin ban gratis pake mesin pompa digital,Kalau isi bensin mobil kaca depan dibersihin petugas,petugas dengan sigap mengelap tumpahan bensin yang tumpah/luber sambil minta maaf, petugas lebih ramah dan pakaian lebih rapi, manajemen antrian bagus, dan konsumen dapat reward!

Nah yang terakhir ini yang SF bahas… selain dapat poin reward yang bisa dituker bensin, plus dapat asuransi kecelakaan, sampai akhir Desember ini pelanggan melakukan pengisian V-Power  minimal Rp. 25.000 dapat minuman kemasan botol gratis… lumayan kalau diduitkan … dikantin mah dihargai 5000 ini….

Isi vpower dapat Minuman gratis

dah 2 minggu berturut-turut nih SF dapet… pertama merk goodmood, Kedua mytea. ini yang bikin konsumen loyal. Anda dihargai oleh perusahaan!

Jaringan pertamina yang luas lah yang bikin Pertamina survive… coba bandingkan pelayanan dan fasilitas yang diberikan terhadap konsumen.

Shell, Total dan Pom swasta lain boleh dianggap pesaing ecek-ecek oleh Pertamina karena jaringannya yang seuprit… tapiii karena layanan dan reward yang mereka berikan membuat Pertamina terlihat pelit dan cari untung sendiri.

 

Awalnya SF mengira permintaan seorang rekan mancing hanya guyonan… beliau minta dibawakan kondom beberapa biji saat memancing nanti.

Jangan berpikir jorok ya… yang berangkat mancing nanti cowok normal semua (semoga…. 😆 ) .

Setelah dijelaskan baru ngehhh….Ternyata ada gunanya juga kondom buat mancing dilaut….

Berdasarkan fishing report beberapa grup mancing, ikan pelagis sedang galak galaknya. Tengiri, GT, baracuda dll. Ikan ikan ini adalah jenis ikan yang berburu dekat dengan permukaan laut.  Nah fungsi kondom adalah sebagai pelampung agar umpan yang berupa ikan hidup ga menyelam kedasar. Biasanya pelampung berupa balon , namun balon sering kali meletus/ ga tahan lama. Nah kondom bisa jadi pengganti pelampung yang awet dan tahan bocor…

Jangan tanyakan gimana caranya kondom jadi pelampung…. imajinasikan sendiri saja 😆

SF sendiri menyarankan bawa plastik wadah gula kiloan. Tapi karena salah seorang member grup mancing punya stok koncom nganggur ya sudahlah….

Saya geli klo disuruh niup….  :mrgreen: