Jas Hujan Kelelawar si Pencabut Nyawa

Teringat 4 tahun silam saat smartf41z masih kerja di perusahaan swasta dibilangan sepanjang Sidoarjo. Saat itu ada seorang rekan kerja ane yang meninggal saat pulang kerumah melewati jalan sepanjang. Menurut cerita almarhum meninggal saat jas hujannya kecantol motor yang disalipnya sehingga almarhum jatuh kearah kanan dan tubuhnya terlindas bus antarkota yang melaju kencang. Akibatnya rekan saya meninggal ditempat.

Jas hujan yang tidak dianjurkan, bahaya jika nyantol dan nutupi spion :ilustrasi dari google:

Jas hujan model kelelawar memang sangat berbahaya digunakan saat mengendarai motor, namun nyatanya jas model ini masih banyak dipakai karena alasan kepraktisannya. Sebenernya jas model ini masih bisa sih dipakai saat berkendara tapi harus benar-benar dipastikan tidak berkibar- dijalan, caranya dengan merapatkan semua kancing dan menduduki bagian belakang jas hujan agar tidak berkibar. Namun tetap saja lebih safe jas hujan model 2 pieces (jaket+celana). Masih sering saya liat dijalan saat hujan rider make jas hujan model kelelawar namun makenya asal-asalan, bagian depan menutup spion dan lampu utama bahkan setang sehingga dapat mengganggu handling , sedangkan bagian belakang berkibar kaya supermen. Keep Safety On Road!

11 thoughts on “Jas Hujan Kelelawar si Pencabut Nyawa”

  1. Memang amat sangat berbahaya. Malah ada cerita, saking berkibarnya sampai menutupi muka biker. Walhasil karena terlipat ke atas dan menutupi muka, sang biker ga bs melihat saat sedang melaju dlm kecepatan tinggi. Selanjutnyaaa… Silahkan tebak sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published.