Polisi Tidur, Berlebihan Malah Bikin Susah

semuanya merepotkan kalo kaya gini

Tujuan utama dari polisi tidur adalah agar pengendara mengurangi kecepatan saat melewati perkampungan. Cukup efektif juga sih “speed trap” ini. Namun jika dengan konstruksi yang berlebihan dapat merugikan penduduk setempat itu sendiri. Rute harian smartf41z yang baru sekarang ini melewati beberapa polisi tidur. Sebenarnya sih sudah biasa ane lewat perkampungan yang banyak polisi tidur. Namun kali ini sungguh keterlaluan karena tingginya sangat tidak wajar dan jaraknya berdempetan satu sama lain. Spin dan ninja standar ane tanpa boncengan dipastikan ngegasruk bagian bawahnya. So mau ga mau saat melewatinya harus dalam posisi menyimpang atau menjejakkan kaki di polisi tidur agar bagian bawah motor selamat. Korbannya banyak juga sih. Terlihat bagian atas polisi tidur terdapat goresan-goresan merata hampir di seluruh bagian. Kondisi sengsara ini juga dialami oleh penjual bakso dan penjual es keliling yang pake becak roda tiga maupun yang pake gerobak dorong. Selain sulit melewatinya juga ada resiko dagangannya tumpah kalau kehilangan keseimbangan. Harusnya saat membuat polisi tidur diperkirakan tinggi dan jarak yang lebih motorsiawi. Caranya gampang kok! ukur saja ketinggian berdasarkan motor yang dipake boncengan. Jangan asal bikin tapi malah menyusahkan banyak orang.

11 thoughts on “Polisi Tidur, Berlebihan Malah Bikin Susah”

  1. disinyalir bikinan inisiatif warga setempat yang sering cukup terganggu dengan motor yang ngebut saat lewat jalanan tersebut..
    makanya bikinnya ngasal, bikin yang tinggi biar pada ngga bisa ngebut, tanpa mikir kalo motor/mobil mereka sendiri saat lewat akan kena imbasnya 😆

Leave a Reply

Your email address will not be published.