Kecepatan dan Tenaga kok Cuma Diliat Dari Kapasitas Mesin?

SF pernah berdebat dengan rekan yang ngakunya juga pemerhati otomotif. Nah saat membahas honda tiger langsung deh nyerocos, motor apaan tuh, menang mahal doang larinya lemot, masak 200 cc kalah sama satria yang cuma 150cc (sekalian saja tiger 200 cc kalah sama Ninja yang cuma 150cc) .

semakin tua semakin dicinta

Glodagh… jadi tergelitik sama omongan bro satu ini. Langsung SF skak dengan ngasih perbandingan lain motor CC besar bisa dikalahkan sama motor yang CCnya cuma separuhnya. coba saja diadu balap antara harley sama CBR 600 dkk. he3…. Klo mo bandingin motor jangan cuma diliat kapasitasnya donk, karakteristik motor beda-beda peruntukannya, motor SOHC menonjolkan torsi jadi cocok untuk stop N Go dan ga kedodoran saat bawa beban berat, beda sama DOHC yang rata-rata ganas diputaran atas. motor2 sport turing harian juga rata-rata ga mengejar peak performance (liat aja kompresinya kecil kan?) tapi lebih ke irit dan durabilitas. So, kapasitas mesin bukan jaminan motor bakal kencang, masih ada jumlah silinder, sohc/DOHC, 2stroke/4stroke, Injeksi/karbu, overbore/overstroke aka power oriented/torsi oriented, bobot motor, dan tehnologi yang diusung dll. Nah terlepas dari itu tehnologi tiger emang kuno sih, hampir ga ada beda dengan technologi CB thn 80 an. bahkan dengan adiknya si Megapro aja mesinnya tiger lebih tua (a.k.a juadulllllllllllll).  😛

17 thoughts on “Kecepatan dan Tenaga kok Cuma Diliat Dari Kapasitas Mesin?”

  1. wakakak banyak tuh mas ipanase yang bandingin ninja 150 2 tak ma cbr 250 4tak. jujur walau kenceng ninja 150 2 tak tetep saya pilih cbr 250. kenyamanan tetep beda.

  2. aprilia 125cc 2 tak mas rossi bisa digeber ampe 240 km/jam, bahkan ninja 650cc 2 silinder pun tp speed oprekan hanya tembus 230 km/jam. 2 tak emang powernya lebih dari 2-3x motor 4 tak dg kapasitas sama.

Leave a Reply

Your email address will not be published.