Short Turing Pertama Dengan Ninja 250, kok jadi gini… ?

image

Sabtu kmaren SF ada acara Outbound ke talaga Cikeas, Bogor.  Kebetulan SF memilih naik motor daripada naik bus yang disewa kantor. Itung2 pengen merasakan sensasi naik ninja buat turing. Ada 4 motor yang ikut dalam rombongan, dua ninja 250, satu CBR, dan satu piagio Zip! Niat awal sih perjalanan dilakukan dengan santai, jelas zipnya bakal kewalahan kalo disuruh ngejar temennya. Karena janjian di titik temu pertama molor, akibatnya laju turing dipercepat. Kita berempat kaya kejar-kejaran dijalan, SF pun sempat hampir celaka gara-gara ada truk motong jalur.  Begitu ketemu jalan lempeng zip langsung tertinggal dibelakang. SF pun inisiatif ngejar ninja biru dan cbr didepan. Beberapa saat menguntit ninja biru ane ngrasa ada yang salah, lah kok beberapa kali speedoku nyentuh 120 kpj ya…. :mrgreen: lagian setelah tikungan sininja biru ga ada tanda-tanda ngurangi kecepatan untuk nunggu rombongan, alias geber terusss…. :mrgreen: anepun memutuskan jejerin rekan penunggang ninja biru dan ngasih kode untuk nunggu rombongan. Nah benerkan… penunggang Zip tertinggal jauh dan sempat kesasar. Perjalanan kembali dilanjutkan setelah berkumpul semua.
image
Namun apes, hujan deras langsung menyambut kita. Setelah berhenti sejenak untuk memakai jas hujan, kita melanjutkan perjalanan ke titik temu kedua untuk bergabung dengan rekan-rekan yang lain. Tapi si zip kembali ga nongol, padahal jarak dari pemberhentian terakhir ga sampe 1 kilometer. Motor kinyis itu ternyata baru mengalami insiden ditabrak pengendara lain. Alhasil spion kanan-kiri remuk dan sedikit baret di bodi samping. Apes tenan… pasti harus inden partsnya.
Saat balik SF memutuskan untuk berpisah dengan rombongan karena punya agenda berbeda. Ternyata lebih nyaman solo turing daripada turing bareng ya…. jalan nyantai sambil menikmati merdunya dentuman knalpot stereo, tanpa takut tertinggal atau meninggalkan rekan lain. Bebas sewaktu-waktu minggir  istirahat sambil menikmati es kelapa muda tanpa mengorbankan kepentingan yang lain. Namun sayang kondisi lalu lintas saat masuk Jakarta benar- benar kurang cocok untuk dinikmati. Macet sepanjang jalan ditambah lelah seharian karena aktifitas outbound bikin pengen cepet nyampai. Sesampainya dirumah Si Bolotpun langsung ane masukkan garasi tanpa sempat mampir ke cuci motor.

20 thoughts on “Short Turing Pertama Dengan Ninja 250, kok jadi gini… ?”

  1. kalau touring bkn dng rekan se klub ya begitu bro…..kadang tdk seirama CMIIW , beda dng touring dng satu klub atau bareng klub lain yg sama bike nya…..sebelum touring dimulai ada briefing dl mengenai standard prosedur touring , safety riding dll termasuk berdoa sebelum berangkat………

  2. nggak janjian max speed dulu mas bro??
    pengalaman short turing dengan rekan2 kantor janjian pelan,eh…max speed cuma dipanteng di angka 60 kpj,saya yang pegal-pegal jadinya…tau sendirikan pake sport lebih susah handling di low speed dibanding bebek,nah satu2nya sport yang saya bawa ini.tapi enak karena setiap peserta tau batasan speed yang boleh dicapai.jadi gak terpisah dari rombongan

Leave a Reply

Your email address will not be published.