Perlukah countdown timer pada traffic light?

image

Miris juga melihat kejadian Minggu kemaren, ditambah kejadian pagi ini. Kejadiannya di lampu merah PGC (lagi) kali ini kearah UKI pas SF menunggu lampu merah. Waktu coundown timer menunjukkan kurang 5 detik untuk berubah warna menjadi hijau, seperti biasanya gerombolan motor terlihat mulai merangsek berjalan perlahan namun ada pula yang langsung gas pol melewati lampu merah (padahal belum hijau). Nah ngerinya dari arah  berlawanan masih menunjukkan lampu hijau yang tersisa beberapa detik terlihat sebuah kijang innova melaju kencang karena tidak mau terjebak di lampu merah. Gerombolon motor yang  merangsek itupun terpecak jadi 2 antara yang sudah lewat persimpangan dan yang masih didepan lampu merah. Untung ga ada yang tertabrak.
Bagi sebagian orang menunggu lampu merah memang menjengkelkan, apalagi seperti lampu merah PGC yang jedanya lebih dari 2 menit. Namun jika nekat melanggar nyawa taruhannya !
Menurut SF, countdown timer pada traffic light ada manfaat dan ada juga efek buruknya. Manfaatnya saat kita berhenti dilampu merah kita dapat mengetahui berapa lama lampu akan berubah menjadi hijau. Untuk efisiensi, kendaraan dapat dimatikan (lumayan bro kalo 2 menit!) Dan kendaraan kembali dinyalakan saat timer mendekati angka 0. Asalkan saja ga ada polisi iseng yang menilang karena lampu utama ikut mati :mrgreen:
Efek buruknya seperti kejadian diatas dan kejadian Minggu kemaren dapat memicu terjadinya kecelakaan, bagi yang kena lampu merah memicu rider (terutama motor) untuk nyolong start, bagi yang lampu hijau berusaha memacu kendaraannya agar tak terjebak dilampu merah. Dan hal itu terjadi saat countdown timer mendekati angka nol! So, masalahnya bukan pada timernya namun karena attitude pengendara. Ambil manfaat dan hindari resiko keberadaan traffic light bertimer!

13 thoughts on “Perlukah countdown timer pada traffic light?”

  1. emang kelemahan ada timernya gitu, om.. suka ada yg gak sabar/klakson2 padahal timer masih kurang 2dtk.
    kalo saya ada di depan, saya tetep nunggu lampu ijo. gak urusan yg klakson di belakang. sayang nyawa sendiri..

      1. pernah juga saya brenti di bangjo pas lampu merah. posisi saya sebelah kiri. ada 1 motor lagi di sebelah saya. Di bangjo ada tulisan BELOK KIRI IKUTI NYALA LAMPU. di belakang ada mobil klakson2. Tanpa janjian, saya & rider di sebelah saya langsung turun menghampiri mobil itu. Ternyata sopirnya masih ABG + ceweknya. saya bilang “Mas, bisa baca tulisan itu gak?”. rider sebelah malah lebih sadis. gebrak kap mobil sambil bilang “BERISIK!!”. Langsung mengkeret tu ABG.

  2. tergntung msing individu memahami ttg timer,. biasanya shaf motor yg paling depan itu yg menentukan, jd yg dibelakang ngikut.. mirip ke start balapan kali.. yg depan bs jd patokan.. klo yd udah sadar dan disiplin cukup pake feeling..

Leave a Reply

Your email address will not be published.