Pengakuan sopir truk: Insaf setelah melindas penyebrang jalan

image

Kejadian itu sungguh membekas dalam memori salah seorang sanak saudaraku sebut saja Om K. Saat itu dari jauh dia melihat bus lintas kota berhenti menurunkan penumpang. Om K segera menyalakan sein kanan dan bersiap untuk menyalip bus tersebut. Saat kepala truk sudah sejajar dengan bagian tengah bus, tak disangka penumpang bus itu menyeberang dari arah depan bus. Om K sama sekali ga melihat penyebrang jalan itu sampai menjelang kecelakaan itu terjadi. Ngeri… ! Tubuh seorang wanita paruh baya itu koyak dibeberapa bagian dan tewas ditempat. Meskipun warga sekitar mengetahui kejadiannya dan keluarga korban memaafkan om K (karena mengetahui kejadian itu bukan salah Om K), namun tetap saja Om K harus mendekam dipenjara selama beberapa bulan.
image
Kejadian itu benar-benar membawa hikmah sendiri bagi Om K, beliau jadi belajar sholat dan ngaji lebih tekun, sholatpun selalu di masjid. Kehidupan sopir truk lintas propinsi memang penuh warna, beliau pernah mengalami gandengan truk terguling karena tanah ambles, pernah juga dibius dan dirampok sampai hartanya ludes saat istirahat di POM bensin, namun yang paling sering dialami adalah dirampok oleh oknum berupa pungli yang tidak jelas lari kemana uangnya. 🙁 Hidup adalah pilihan dan rejeki sudah ada yang mengatur, so selalu ingatlah kepada Sang Maha Pengatur.

11 thoughts on “Pengakuan sopir truk: Insaf setelah melindas penyebrang jalan”

Leave a Reply

Your email address will not be published.