Penggunaan Sarung tangan : Full untuk turing, half untuk harian

image

Lebih safe memang sarung tangan full yang menutupi seluruh jari, apalagi untuk turing. Turing biasanya membutuhkan kecepatan rata-rata yang tinggi dalam jarak jauh. Tentunya resiko juga tinggi. Beda dengan kondisi berkendara sehari-hari dikota besar. Seperti Jakarta misalnya. Sebagian besar pekerja kantoran menghabiskan waktu dijalan saat jam padat. Jam Berangkat dan jam pulang kerja, yang pasti melewati titik macet. Nah disinilah SF menyarankan untuk pemakaian sarung tangan model half/ setengah, dimana ujung jari masih terbuka. Selain tidak gerah, aktivitas selain puntir gas masih dapat dengan mudah dilakukan. Misalnya jika saat berkendara tiba-tiba ada telpon penting dari istri atau bos, dengan mudahnya kita menepi merogoh hp di saku dan menerima telpon. Contoh lain saat pulang kerja mampir membelikan oleh-oleh untuk keluarga dirumah, lebih mudah merogoh saku dan menghitung uang dengan ujung jari terbuka.
image
Untuk menempuh perjalanan ke tempat kerja, sehari-hari SF menghabiskan waktu 1 jam 45 menit untuk menempuh jarak total pulang pergi sekitar 45 km. Kalau diluar Jakarta jarak segini sepele. Lah saya dulu kerja di Pandaan sedangkan rumah di Surabaya (sehari menempuh 85kman) 🙂 . Otomatis keberadaan sarung tangan sangat dibutuhkan untuk melindungi telapak tangan dari hal-hal yang tidak diinginkan serta mencegah “kapalan” karena sering bersinggungan dengan grip gas. Memakai sarung tangan juga membikin seolah-olah lebih enteng dalam memuntir gas atau memainkan tuas kopling/rem, hal ini karena telapak tangan merasa nyaman dan didukung bagian telapak sarung tangan yang didesain lengket dengan permukaan yang kita sentuh. Saat membeli sarung tangan, pilih yang senyaman mungkin dan ukurannya pas, coba untuk menggenggam dan meregang beberapa kali, sarung tangan yang baik tentunya saat menggenggam tidak terasa berat/ ketat. Pengalaman membeli sarung tangan dipinggir jalan dengan harga berkisar 10 hingga 25 rb keawetan dan kenyamanannya ga terjamin, ukurannya pun all size. susah untuk memilih yang benar-benar pas. Mending sekalian beli yang bermerk harga yang masih terjangkau diantaranya probiker,scoyco,alpine,fox dll.. harganya mulai 80 rban sampai ratusan ribu juga ada. Bagi SF, Probiker half seharga 80 rban sudah cukup kok. (Reviewnya menyusul)

13 thoughts on “Penggunaan Sarung tangan : Full untuk turing, half untuk harian”

  1. Bagusnya sih kemana2 pakai yg full…
    Coba aja iseng2 sampeyan hitung setiap tahun sampeyan turing berapa kali, menempuh jarak berapa kilometer. Trus bandingin dengan jarak tempuh yg sampeyan lalui setiap hari buat ngantor atau nganterin istri ke pasar, kalikan satu tahun kira2 menempuh berapa Km. Nah… Monggo dihitung kira2 potensi terjadinya kecelakaan dalam satu tahun banyakan yg mana… Trus monggo disimpulkan sendiri…
    BTW, saya pakai Probiker full finger tiap hari jg g kepanasan kok…

    1. Kbetulan hari ini saya beli probiker full juga. Dan kesan pertama, masih lebih nyaman half. Untuk masalah safety, attitude nomer satu bro. Kalau diperkotaan saya ga pernah pake jaket turing super tebal, sepatu safety, protector dan segala macemnya. Cukup seperti pengendara umumnya pakaian kerja komplit plus jaket dan sarung tangan. Intinya waspada nomer satu

Leave a Reply

Your email address will not be published.