Siapa sih konsumen Duke 200 nantinya ?

image

Secara fitur, oke! Secara model oke! Secara power oke juga! Nah SF melakukan survey kecil-kecilan dikalangan rekan kerja yang mengunakan motor sebagai sarana transport sehari-hari. Dari penyemplak matic, bebek, sport hingga penunggang motor premium. Lalu apa pendapat mereka? Sama sekali ga tertarik pada motor satu ini! πŸ™ Sory to say, but that’s the fact ! Padahal SF sangat..sangat…. antusias sama motor yang satu ini. Menurut SF auranya ga kalah sama gw 250 twin cylinder. Harga yang diperkirakan TMCblog kisaran 26 – 31 jt, jika memang nantinya dibanderol segini sudah masuk kategori premium. Menurut SF butuh keberanian lebih serta tekad bulat untuk meminang motor ini. Harga yang tinggi, jaminan sevis yang terbatas, serta brand yang tergolong baru di Indonesia, bikin motor ini ga dilirik oleh mayoritas pengguna motor. Nah jadi siapa loh potensial buyernya? SF bisa bilang, sama seperti konsumen duo CBR, KLX250, dan Ninja 250. Yakni kaum penghoby motor sejati dan memiliki kemampuan finansial lebih, yang karena kecintaan terhadap motor hingga dapat mengabaikan harganya yang mahal (harga beli dan perawatan) dan sulitnya mencari suku cadangnya. Jadi coret deh para pemakai sepeda motor yang sekedar memenuhi kebutuhan akan transportasi dari daftar calon pembeli Duke 200, apalagi konsumen yang berada didaerah.
image
Saingan terdekat Duke 200 (berdasarkan range harga) adalah honda CBR 150, sebagai gambaran penjualan selama September 2011 sebanyak 1613 unit (sumber: dapurpacu) dan Oktober sebanyak 1223 unit (sumber : detikoto ). CBR 150 dengan didukung tampilan sport berfairing, layanan purna jual kuat, serta dibawah branding terkuat didunia saja hanya laku segitu bagaimana dengan Duke 200 nantinya?, rasanya cukup berat untuk bisa laku 500 unit/ bulan di Indonesia. Sayang sekali ya …. motor seeksotis itu masih menjadi barang eksklusif yang tak terjangkau bagi sebagian besar pengemudi motor di Indonesia.

38 thoughts on “Siapa sih konsumen Duke 200 nantinya ?”

    1. Kalo pengunjung blogger ane yakin banyak yang kepengen beli. Tapi kondisi masyarakat umum yang ga pernah baca informasi dunia permotoran cuek bebek sama kehadiran duke ini

  1. saya berharap jual di sini di buat terbatas saja biar exclusive, dan pangsa pasarnya bukan u/ kalangan ABG & dari segi efesiensi guna motor, saya setuju dengan koment yang punya warung, istilahnya mereka yang punya hoby & wawasan luas akan motor tsb, seperti para penunggang duo CBR, Ninja, KLX, dan tidak bisa di pungkiri bahwa para penunggang pulsar ( mereka yang berani mengambil image bukan motor pasaran / brand minded tetapi didasarkan faktor lainnya yang membuat mereka puas walaupun resikonya 3Snya belum sehebat pabrikan jepun )……

  2. “CBR 150 dengan didukung tampilan sport berfairing, layanan purna jual kuat, serta dibawah branding terkuat didunia saja hanya laku segitu bagaimana dengan Duke 200 nantinya?, rasanya cukup berat untuk bisa laku 500 unit/ ”
    Didukung harga yg operpret jg sehingga “cuma” laku segitu, coba lebih murah dari duke πŸ˜‰
    *kompor mode on

    1. Memang susah menentukan strategi yang tepat untuk menentukan harga suatu produk. Jika terlalu murah, dana untuk menunjang aftersales dan jaringan distribusi juga sedikit. Akibatnya layanan pun terganggu

    1. Emmmm… menurut saya tetap susah bro. Apalagi motor harian yang kudu siap sparepart terutama fast moving. Trus kompresi 1:11.5!!! Pengguna harian bakal mikir ulang coz minumnya minimal pertamax buat harian. Eh ya remnya pake brembo loh ya… apa bisa pake kampas rem buat bebek? Fyi rem ninja 250 bukan brembo saja harganya 230 rban. :mrgreen: orang awam jelas milih motor yang “terjamin”

  3. KTM memang motor premium.Yang beli pasti pohobi doank.Honda dan Yamaha begitu juga suzuki,walau 3S-nya bisa disebut bagus,tapi yang beli YZF,CRF,RMZ,DRZ,Hayabusha,apa memikirkan 3S-nya?Beres Honda,Yamaha Suzuki pun belum tentu semua bisa dan menjual suku cadangnya???Masih banyak kok yang beli motor premium kek Aprilia,cagiva.Kita lihat aja kedepannya.Apa Duke bisa masuk disini?Minerva aja masih ada yang mau.Hehehe

      1. Moga aja bisa masuk dan dengan harga yang masuk akal.Ane yakin,walau Honda,Yamaha,Suzuki dan kawasaki dah ngeluarin motor premiumnya,pasti yang beli orang menengah ke atas.Kebanyakan mah beli kelas entry level aja suhu.Mau beli viksen aja ane mikir 2x.Tetep aja pake motor jadul.Wkwkwkwk

  4. mas bro…yang disurvey itu, kira kira gk tertarik sama model atau merk nya ya? coba pas survey dicoba pake merk Y.H.K atau S mungkin gk hasilnya pada suka?

    1. Ini susahnya kalo yang disurvey bukan penghoby. Begitu merknya bukan pabrikan besar di Indonesia langsung pesimis takut sukucadangnya lah, takut harga jual jatuh, dll. Akhirnya penilaian jadi ga objektif lagi. Mungkin lain cerita jika duke diproduksi oleh yamaha atau honda

  5. Secara teknologi Full Injeksi perawatan lebih murah(fakta di lapangan). klo bicara kampas rem…….hahahaha orang kita kan jagonya ngakalin. Pasti gak nyampe setahun udah ada cara buat ngakalin spare partnya

  6. asalkan harga msh dbwah 30 jt dan terpaut krng dari 5 jt dg pulsar 200 ns, sepertinya ane trmasuk konsumenya..
    Tull..ini trmasuk motor hoby bkan harian, jd kl menurut ane lakunya msh dikisaran 500 unit/bl. Lain lg kl yg bawa honda yg dah tersebar di plosok desa mgkin bs 1500 uni/bl

Leave a Reply

Your email address will not be published.