Motor hobi vs motor harian

Teori ala SF 😆 :
Motor hobi : motor yang lebih mementingkan kepuasan daripada nilai fungsionalnya. Biasanya lebih cocok diposisikan sebagai motor kedua, menemani motor utama atau sarana transport utamanya. Motor hobi cenderung terkendala masalah mencari suku cadangnya bisa karena harganya atau ketersediaannya. Contohnya : Moge, Ninja 250, CBR, Duke, GW 250, motor2 lawas/langka
image

Motor Harian : motor ini wajib menawarkan kenyamanan berkendara, kepraktisan,jaminan sukucadang yang tersebar dan murah, irit, bandel (minim dan mudah perawatannya). Contohnya : bebek, matic, sport entry level (maksimal tiger, scorpio, p220)
image

Nah teori tersebut paling tidak berlaku bagi SF dan sebagian pengendara, tapi ga mutlak bagi semua orang. Posisi diatas tergantung kemampuan ekonomi juga (bahasannya roda 2 loh ya, roda 4 nyimak aja :mrgreen: )
Jika pendapatan SF sebulannya ratusan juta ga mikir berkali lipat bawa moge buat motor harian (males pake mobil) nah disini motor hobi pun bisa merangkap jadi motor harian. Tapi jika mampunya cuma beli matic/bebek dan ga berani mimpi upgrade tunggangan karena penghasilan pas-pasan, motor matic/ bebek pun bisa jadi hobi. Sering SF lihat matic berdandan ekstreem melebihi motor sport, kalo bukan hoby ga mungkin kan bela-belain dandanin motor sampe kaya gini.
image
Case yang dialami SF,
Tiger : motor harian merangkap jadi kecintaan (hoby). Tiger SF anggap nyaman, sukucadang terjangkau dan perawatannya mudah.
Ninja 250 : Jelas motor hoby, cukup seminggu sekali buat kerja dan weekend untuk jalan-jalan. Ga berani jadikan motor harian karena boros pake pertamax (bisa 3 x lipat duit yang dikeluarkan untuk bensin dibanding tiger yang cukup pake premium), sukucadangnya juga jelas mahal.

Case diatas cukup lumrah kok, temen2 pengguna ninja jarang bawa ninjanya buat kerja sehari-hari. Biasanya pake matic dan bebek.

Motor harian bisa dengan mudah menjelma menjadi motor hoby, namun tidak dengan motor hobi, yang membutuhkan pertimbangan lebih besar untuk digunakan sebagai motor harian.

Sebenernya ada satu lagi kategori yakni motor fungsional, ndak perlu mahal yang penting pas untuk tujuan yang ingin dicapai. Misalnya motor trail untuk ditambak, motor gerobak untuk jualan, bahkan motor yang sudah ga jelas merknya asal jalan, tanpa surat, dan kelengkapan berkendara (lampu,sein,speedo dll) masih sering saya liat ngangkut rumput saat pulang ke desa nenek 😆 .

image

37 thoughts on “Motor hobi vs motor harian”

  1. fotonya lucu, ada motor tiger, ada motor ninja, ada bebek ditengahnya, bukan motor bebek tapi bebek asli…..he he he

Leave a Reply

Your email address will not be published.