Masyarakat awam taunya cuma pabrikan Jepang, pabrikan lain ga minat!

image

Itulah kondisi real pengguna motor mayoritas kita. Keputusan beli motor didasarkan kemampuan aftersalesnya dulu. Bagaimana jaminan servis, suku cadang dan terutama harga jual kembali. Urusan teknis belakangan…. 🙂  Tak peduli setinggi apapun value of money sebuah motor kalau merknya bukan Honda atau Yamaha ya ga dilirik. Jangan samakan dengan para pengunjung blog ya.. saya yakin bisa taulah mana-mana motor dengan value of money paling bagus. Kaum biker enthusiast ga semuanya terbuka dengan semua merk loh… coba baca komen warung yang sering kebakaran. Sebagus apapun motor lawannya ya pasti dicari cacatnya. :mrgreen:
Kembali ke topik. Mari kita berkaca pada fakta…. bandingkan pulsar 200 dtsi (lama) dan tiger. Power menang bajaj, irit menang bajaj, technologi menang bajaj, harganya juga lebih murah bajaj. Tapi motor apa yang lebih laku? Contoh lain P180 lawan NMP atau byson atau vixion!?
Terutama untuk motor harian, masyarakat pada umumnya lebih percaya pada merk Jepang. Sudah mendarah daging, nyoba merk baru saja enggan. (Jangankan bajaj, merk setenar piaggio pun susah jualan disini, kenapa ? Aftersales bro! Rasa kuatir memang manusiawi. Saat beli motor buat harian,( apalagi bakal jadi motor satu-satunya dirumah) pasti mikir servisnya yang deket rumah mana ya, sparepartnya gampang dicari gak ya, kalau ada kebutuhan mendesak apa motor masih tinggi harga jualnya? Konsumen seperti ini ga mau ambil resiko. Beli motor kenceng, canggih,irit, murah tapi kalo rusak nunggu berhari-hari ketersediaan partsnya, mau kerja/sekolah naik apa?
image
Rider yang ga suka ganti-ganti motor mikirnya malah juauhhh kedepan, extreemnya gini… motorku 10 tahun kedepan nasibnya gimana ya? 😆
Sebagai pengguna honda Tiger, SF sangat menyadari keuntungan beli motor ini tahun 2004 silam, sudah 7 tahun berjalan kalau ada kerusakan parah (misal sampai bongkar mesin) tinggal ke toko sebelah rumah banyak yang jual sparepartsnya, mulai seher (kw sampe ori), sampai kamrat ada. Lah motor Non Jepang gimana, cari parts motor di bengkel resmi saja kadang harus inden, apalagi dibengkel umum.
Satu hal lagi yang hampir terlupa. Ketersediaan parts aftermarket terutama variasi motor. Tentunya jangan harap mudah menemukan variasi motor non Jepang. Kendala juga bagi penghoby modif. (Tapi kalau semacam Pulsar 200 NS ga perlu modif udah caem 🙂  )

image
Kekuatan pabrikan Jepang terutama Honda dan Yamaha susah dilawan pabrikan lainnya. Apalagi jika pabrikan lainnya segmented, bajaj misalnya spesialis sport, piaggio spesialis skutik. Sudah pasarnya terbatas, keuntungan mepet, pastinya makin sedikit bagian dari keuntungan yang digunakan untuk membiayai peningkatan jaringan dan layanan purnajual. Silahkan share di kolom komentar jika ada uneg-uneg 🙂

42 thoughts on “Masyarakat awam taunya cuma pabrikan Jepang, pabrikan lain ga minat!”

  1. sep masih dapat podium biar pun premium . . . .
    mindset yang ada lebih kuat dari apa pun
    mungkin itu yang bisa dimaksud kekuatan pikiran mengalahkan segalanya

  2. … coba baca komen warung yang sering kebakaran. Sebagus apapun motor lawannya ya pasti dicari cacatnya.
    ===
    masalahnya emang pasti ada aja cacatnya………hahaha

  3. Itulah masyarakat, kembali kepada Mindset nya masing2. Memang orang ngenal jepang dibanding dengan china ataupun negara lainnya. Dalam hal produksi mutakhir emang orang cenderung memilih secara brand dulu lalu ke pemilihan negara.
    Namun dalam hal ini dari awal produk jepang emang mendominasi dan terbukti secara kualitas emang bagus. Itu alasan masyarakan awam memilih pabrikan jepang

  4. maklum masbro, buat pabrikan non jepang memang sulit meruntuhkan dominasi merk2 yang sudah malang melintang puluhan tahun di indo, terutama honda yang jaringan after sales servicenya sudah menggurita hingga ke pelosok2 desa. butuh keberanian dan effort yang tinggi bila pabrikan non jepang ingin minimal menyamai posisi merk jepang, mulai dari promosi hingga penanganan secara serius masalah paling mendasar namun menurut ane paling penting, ketersediaan spare part kapanpun dimanapun saat terjadi kerusakan pada kendaraan yang bersangkutan. apabila masalah klasik ini sudah bisa di atasi maka ane yakin mindset konsumen indo akan bergeser dan tidak lagi terpaku kalau motor yang bagus itu harus merk jepang, gitu..
    😉

    aniway ijin nitip kandang masbro :mrgreen:
    http://karawangtigerrider.wordpress.com/2012/02/07/hoax-kah-jebakan-betmen-oknum-polisi/

  5. selain jaringan aftersales yang dibangun SELAMA 40 taon lebih, masih ada lagi 1point yg lolos dari pengamatan bikers 😀
    Yaitu kedekatan jepun san 2 dengan aparat kep****
    sudah rahasia umum dari ri1 sampe ri-ri yg laen memiliki saham di atpm tersebut, jadi klo ada merk laen yg mencoba masuk u know la, bukan waninya piro, sahamnya piro :mrgreen: setelah itu lirik jepun san lg nunggu HAIKnya 😆

  6. Tergantung sih,, kita lahir di era berapa ? 70, 80, 90 atau 2000. … sing tuwek biasane luwih ngeyel … ra iso nerimo masukan.

  7. Brand image terbentuk melalui proses inovasi bertahun-tahun dan experience dari para konsumennya, so wajar jika motor pabrikan Jepang lebih diminati, karena sudah terbukti keandalannya dan didukung luasnya jaringan purna jual.

    1. inovasi my ass 😆
      brand image terbentuk dari brainwashing selama 40 taon lebih cocok
      coba bedain fb2 n sales2 dengan rakyat korut yg cinta pemimpinnya karena propaganda ?
      Satu lagi buat yg beli kendaraan buat investasi,
      aturan emas investasi adalah prestasi “dahulu” tidak mencerminkan prestasi “saat ini” *nga nyambung mode* 😀

  8. begitulah.. kekuatan otomotif jepang udah ndekem disini 3 dasawarsa.. bagi pabrikan bawang kotong alias blm terkenal yg penting konsisten dan terus optimalkan kekuatan yg ad termasuk 3s nya..

  9. hal ini disebabkan karena Jepang telah memulainya sejak dulu. sehingga dengan produk dan promosi yang dikeluarkan akan berdampak positif di masa yang akan datang. seperti saat ini khususnya Honda selalu mengeluarkan produk-produk baru, variannya banyak dan terus berkembang menjadikannya Top Brand saat ini. Jika merk-merk baru bisa meniru khususnya Honda mungkin suatu saat bisa menjadi Honda saat ini yang menguasai pasar.

  10. butuh waktu lama dan biaya yang gak sedikit untuk meruntuhkan dominasi jepun. waktu yang akan membuktikan apa Bajaj, TVS, Viar, minerva dll dapat bertahan atau bahkan meruntuhkan dominasi Honda, yamaha, suzuki di waktu yang akan datang

  11. pertamax!!!

    stuja 1000%!!
    pasar ga pernah bohong..
    emang merek laen (terutama bajaj) bisa seenaknya jelek2in supra x di iklannya??

    ngaca dulu bung..
    bajaj teteplah bajay..
    buka jaringan pelayanannya dulu bro..

    pasar indo = pasar pragmatis..

  12. Dari jamannya nenek moyang dulu klo beli motor ya buatan jepang, karena sudah terbukti kualitasnya bagus, awet, irit, gak susah cari sparepart-nya dan harga jualnyapun ok. Kalau mencoba pabrikan lain, tentunya harus cari-cari informasi sana-sini. jangan sampai kejadian lagi jamannya “mocin” yang harganya murah tp nyatanya sekarang sudah tidak terdengar lagi gaungnya..

  13. Yang duluan nongol berarti yg diinget orang itu berarti kepercayaan dan kepuasan dalam memaki produknya, inget jepang inget honda apaun merknya mobil, motor / yg lainnya,

  14. Betull bro, beli motor gak kayak beli makanan yg bisa coba-coba
    Apalagi motor nya di pakai untuk menunjang ekonomi harian, kalo mogok spare part ato bengkel nya gak ada kan berarti ekonomi berhenti
    Kalo merek2 non jepang mau maju, harus main di komunitas bro, karna mereka biasanya lebih loyal.

  15. Balik lagi ke histori penguasa pasar; ini indentik dengan awareness konsumen terhadap suatu produk ataupun merk; Kalo sudah oke; konsumen tidak akan mudah perpindah ke lain hati; Kecuali kalo konsumen pernah mengalami masalah yang kurang mengesankan terhadap produk; pasti akan mencoba produk lain; tp harus dipikirkan lagi adalah aftersalesnya bagus gak??? Kalo Oke pasti sangat diperhitungkan dalam proses pemilihan produk

  16. Sekarang kebanyakan orang milih yg udah jelas2 aja produknya, paling yg beli aneh2 itu orang yg berduit atau penghobi motor, jadi klo rusak sulit dijual tidak masalah buat mereka yg berduit.

  17. konsumen pindah ke lain hati, bukan hasil pemikiran sehari-dua hari sih, perlu ada pengalaman yang bagus dulu, baik dari teman, kerabat atau lainnya. Jadi wajar aja yang lebih dipercaya pabrikan Jepang, sudah terbukti toh 😀

  18. Klo kita beli kendaraan udh pasti kita harus liat bibit, bebet dan bobotnya dlu..iya ga? Kualitas pabrikan motor jepang sudah teruji oleh dunia..bukan hanya motor..tapi mobil pun demikian..so pilihlah yg terbaik..

  19. Ya… kalau udin sih pasti milih yg jaringan nya luas, sparepart nya kl hrs di ganti ga ssh, ga hrs Hotline Order..walah… biar nnti kl terjadi hal2 yg tdk di inginkan di jalan ga bakalan mewek… #towewewewww… yah.. kl msyarakat dunia sdah membuktikan, hmm.. udin milih aja ssuai bukti..g mau coba2 akh..#so so so an loe din,,hahahahha

  20. Hal itu pasti dilirik oleh konsumen yaitu jaringan after sales nya bagaimana?? percuma kalau beli cepet rusak dan g bisa diperbaiki….
    Saya juga setuju dengan pendapat beli sekarang bisa dipake sampe 10 thun lagi hahaha,,,,

  21. Hal ini secara tidak langsung juga menunjukkan bahwa brand image motor jepang sudah sangat mendarah daging di indonesia. Bahkan di beberapa daerah di sumatera utara menggunakan kata ‘honda’ untuk penyebutan motor roda 2 tipe dan merk apapun. Selain itu, para ATPM motor jepang di indonesia juga menyiapkan kontra strategi untuk menangkal serbuan para pemain baru seperti lauching kartu always honda atau implementasi PGM-FI sebagai teknologi teranyar yang ditanamkan pada supra X keluaran terbaru.

  22. kalo saya sih dari mulai kakek saya sampe ke cucunya sekarang kalo beli motor selalu HONDA……karena Honda Astrea punya kakek sy sampe sekarang mesinnya masih mulus dan masih tetep enak dipakenya…..

  23. Yap, disinilah pabrikan besar seperti Honda unggul. Menang nama, menang image, menang coverage jaringan penjualan, menang jaringan pemeliharaan, dan eits jangan salah, saat ini produk honda pun semakin best value. Tidak dipungkiri strategi merk baru di tanah air pastinya fitur kumplit harga irit. Tapi ketenaran pabrikan besar seperti Honda masi sulit ditembus begitu aja.

  24. Made in Indonesia nih RCA Sparepart Motor Berkualitas Terbaik dengan Harga Terjangkau di Indonesia produk yang dikembangkan langsung oleh PT Dirgaputra Ekapratama di bagian produk sparepart motorcycle. PT. Dirgaputra Ekapratama adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang distribusi suku cadang (sparepart) mobil dan motor.

Leave a Reply

Your email address will not be published.