Motor diciptakan untuk produksi massal, wajar jika perlu dimodifikasi

image

Engineer suatu produk dalam blueprintnya mempertimbangkan hal-hal yang bersifat umum yang berlaku bagi sebagian besar calon pembelinya. Selain itu proses penciptaan suatu product menuntut adanya efisiensi. Bahkan penghematan beberapa rupiah sangat penting dalam produksi jutaan unit motor. Sekarang coba kita simak pertanyaan berikut :
1. Motor standar lebih awet dibanding motor modifan?
2. Motor standar lebih nyaman dibanding motor modifan?
3. Motor standar lebih aman dibanding motor modifan?

Jawabnya bisa ya bisa tidak.
Jawaban YA, motor standar pabrikan lebih baik jika
1. Modifikasi jeroan mesin untuk upgrade performa, ukuran ban ektra lebar, modif kelistrikan macem-macem tentunya bikin motor ga awet mesin gampang overheat/jebol, kaki-kaki cepet oblak serta aki/spul ataupun kelistrikan lain yang rawan jebol.
2. Modif setang jepit nunduk, tipisin busa jok, ceperin motor, copot spakbor belakang, dll jaman sekarang masih ada loh orang yang modifnya malah bikin motor ga nyaman dikendarai
3. Ban cacing, copot spion, lampu HID menyilaukan, mika rem bening, dll sering juga kan liat kaya gini dijalanan? Jelas berpotensi mencelakai diri sendiri dan orang lain.

Namun ingat, modifikasi bisa juga membuat motor lebih baik jika dilakukan dengan pertimbangan matang. Motor massal diproduksi tentunya ga pas dengan bentuk dan ukuran tubuh masing-masing individu. Bagi pengendara ukuran standard mungkin fine-fine saja tapi bagi yang biker yang terlalu besar atau terlalu mungil mungkin perlu berbagai penyesuaian, untuk ini modifikasi meningkatkan kenyamanan tentu ga bisa disamaratakan. Saya sendiri merasa nyaman meninggikan stang dan shockbreaker, tapi saya sendiri punya saudara mungil yang malah sedikit memendekkan motornya.
Urusan safety juga perlu dititik beratkan dalam modifikasi, pasang ban lebar sewajarnya, memperbaiki pengereman (contoh pasang cakram lebar), pasang lampu terang namun ga menyilaukan lawan, dll. So… motor yang telah dimodifikasi harusnya bisa lebih baik dibanding motor standar jika tepat sasaran dan bernilai tambah. Viva modifikasi !

24 thoughts on “Motor diciptakan untuk produksi massal, wajar jika perlu dimodifikasi”

  1. dan yang pasti lunasin dulu cicilannya , jgn gara2 modif sampe seharga motornya trus cicilan nunggak 😀 . Dan yg paling penting utamakan dapur ngebul dulu

Leave a Reply

Your email address will not be published.