Modifikasi masalah selera? ndak sepenuhnya benar

image

Ngomong soal modifikasi lagi nih…:-)  ada yang modif gini-gitu, ekstreem ga karuan, ada yang modif simpel, ada yang kecepatan ada yang kenyamanan dll apa semua karena selera? Ndak juga! materi dan kebutuhan juga berimbas banyak pada modifikasi yang kita lakukan. image Dengan budget rendah (rider pelajar biasanya) tapi ingin tampil lain  daripada yang lain dan tampak gaul (menurut pikirannya sendiri)  tinggal beli ban sepeda trus tempelin deh di motor, atau karena kebutuhan selera pun bisa dikorbankan misalkan saja pengguna motor sport yang penyuka kecepatan tapi tuntutan kerja menuntut sering bawa kerjaan banyak dirumah terpaksa pasang rear box meskipun berlawanan dengan selera ngebut dia. Atau pasang windshield pada motor tunggangan karena sering buat jalan-jalan dengan si kecil. Sedikit beda dengan rider yang tergolong mampu, begitu mudahnya memilih modifikasi bahkan ganti motor/ mobil sesuai selera dan kebutuhan.
Intinya satu … yang penting mendapat kepuasan setelah motor dimodif!  jangan malah galau setelah modif 🙂

image

13 thoughts on “Modifikasi masalah selera? ndak sepenuhnya benar”

    1. contoh:
      banyak sekali dijumpai di tabloid otomotif honda tiger dimodif full fairing ala ninja 250, habis puluhan juta, pake kaki limbah moge semua, total hampir seharga ninja beneran. walhasil pemilikpun niat menjualnya karena merasa naggung kok gak beli nija beneran ya?????

      ada juga yg punya ninja 250 modif dengan biaya seharga mobil, total seharga avanza lah…hanya untuk bikin mirip ducati, bahkan fairing dan buntut pake ducati asli, walhasil kecewa kok dulu gak beli ducati aja sekalian ya????

      kisah nyata tuh, banyak diliput di tabloid

  1. tank pad karbonnya keren bro,menurut ane komposisi modif yg bagus itu 50% untuk fisik motor.50% untuk perfomance.

Leave a Reply

Your email address will not be published.