Review setahun pemakaian LG Optimuspad V-900

image

Tablet berbasis Honeycomb 3.0 ini SF beli hampir setahun lalu sebelum lebaran, alasannya saat itu stok tablet lainnya habis dan ada program cicilan dengan bunga 0% setahun (silahkan intip artikel lalu disini dan review disini).
image
Meski sering kecewa, namun SF sangat tergantung pada keberadaan Tablet ini begitupula si Fais kecil 🙂 . Beberapa kelemahan yang cukup mengganggu dari produk ini adalah Layanan produk yang PARAH dari LG … pertama beli oleh salesnya diinformasikan di akhir 2011 LG optimuspad bakal bisa diupdate menjadi versi 3.1 sehingga colokan USB bisa membaca flashdisk bahkan Hardisk, makanya saat itu sudah disiapkan kabel konverter sebagai colokan USB. Beberapa kali komplain ke perwakilan LG di facebook ga ada respon… hingga akhirnya menerima dengan ikhlas jika LG ini ga bisa basa USB. Otomatis kabel yang disertakan dalam paket pembelian itu ga ada guna sama sekali . Sungguh aneh … ngapain jika memang ga bermanfaat disertakan dalam paket pembelian? Mungkinkah karena minimnya pengguna sehingga LG ga mengupgrade LG ini? Padahal diluar negeri tablet ini sudah dibekali honeycomb 3.1. Kendala lain yang sering bikin jengkel yakni Peramban (internet explorer) sering hang saat menutup salah satu tab aktif. Sebenarnya bisa sih memakai explorer lain seperti opera atau firefox, namun adobe flash ataupun addon lainnya jadi ga fungsi. Jadinya animasi ataupun game internet jadi ga fungsi. Kalau peramban  sudah hang/macet harus di force close. LC (leather case) rontok setengah tahun pemakaian, pojokan LC ini terbuat dari plastik tipis yang gampang pecah saat kena benturan atau tertekan.
image
Problem yang juga sering terjadi yakni saat kehilangan signal Device ini jarang bisa menangkap ulang signal hingga akhirnya device harus di restart. Hanya itu? Belum…. ada satu lagi penyakitnya. Dalam mode tidur kadang device ga mau di bangunkan (meski jarang terjadi) jadi kudu bongkar tutup simcard dan tekan tombol reset dengan lidi atau benda runcing lainnya.
Disamping kelemahannya, device ini sebenarnya masih bikin SF merasa ketergantungan. Game HD mampu dimainkan dengan apik, hampir semua file entertain yang bisa diputer di computer  bisa juga dimainkan di Opad, beberapa aplikasi versi android sebelumnya juga bisa dengan apik dijalankan, kamera cukup lumayan buat ngeblog, koneksi internetnya cukup kencang dan terakhir daya tahan baterai cukup memuaskan. Dari pagi hingga sore online terus, buat ngeblog, dengerin musik, sekali-sekali main game dan sore hari masih disiksa Faiz untuk nonton film kartun kesayangan dan main game di tablet ini. Baru malem hari tablet ini nyerah dan dicash semalam. Sayang sekali device ini keberadaannya di abaikan LG padahal satu-satunya tabled dengan layar 3D dan kamera untuk merekam video 3D. Entah nantinya gimana kalau rusak atau batere drop. Kalau sampai partsnya ga disediain LG … Awasss!!! 

4 thoughts on “Review setahun pemakaian LG Optimuspad V-900”

  1. iyah mas, produk LG di indonesia memang agak2, maksudnya di satu sisi bagus, di satu sisi agak2 kurang. kayak saya punya tv 15 inchi LCD saya pakai buat monitor, memang gambarnya bagus, tapi finishing kurang, dan tombol power yang tiap hari di pakai akhirnya dah sleg aja 🙁

Leave a Reply

Your email address will not be published.