Buka pintu mobil.. sepele, tapi bisa bunuh orang!

Teringat beberapa tahun lalu, sodara SF yang kerja di Jakarta mendapat musibah kecelakaan. Penyebabnya sepele, seorang penumpang mobil sedan yang berada dibelakang tiba-tiba membuka pintu mobil sebelah kanan. Karuan saja sodara SF yang melaju dengan motornya di sebelah kanan mobil ga sempat mengelak dan jatuh setelah menabrak pintu mobil tersebut. Untung melaju pelan, doi hanya luka memar. Lah kalau kenceng lain jadinya, seperti yang diberitakan dapurpacu kemaren.Kasusnya hampir sama namun kali ini memakan korban jiwa seorang pengendara motor yang kepalanya terbentur tembok beton setelah helmnya terlepas.

image

Anehnya yang diamankan pada kejadian itu adalah sopirnya, bukan penumpang mobil yang membuka pintu belakang mobil Mercedes S-class tersebut. Alasannya sopir salah karena berhenti di rambu larangan berhenti. Lah penumpangnya yang seorang Presdir Mercedes-Benz Indonesia kebangsaan Jerman yang membuka pintu belakang mobil hingga menyebabkan hilangnya nyawa malah ga diamankan (baca disini juga).
Berikut kutipan dari Dapur pacu

Polisi juga mengatakan bahwa atas kejadian tersebut sopir harus bertanggung jawab. “Sesuai aturan sopir harus bertanggung jawab, bukan orang yang menyuruh berhenti di sembarang tempat, walau dia bosnya.

nasib wong kecil, disuruh bos brenti di rambu larangan berhenti malah masuk bui.

Bagi penumpang mobil harap hati-hati membuka pintu mobil, sering kali karena keburu-buru ga memperhatikan keadaan sekitar langsung saja buka pintu mobil… bisa fatal akibatnya. Bagi pengendara motor juga wajib waspada jika ada mobil tiba-tiba berhenti, jaga jarak dan kecepatan saat menyalipnya.

19 thoughts on “Buka pintu mobil.. sepele, tapi bisa bunuh orang!”

  1. ujung2nya damai kali Mas Bro
    katanya kan damai itu indah

    kalo si bos ngerti, damai itu si bos yg tanggung
    kalo si bos gak ngerti juga, sopir apes..
    si bos perlu belajar, damai yg indah itu di sini spt apa

    wis, yg penting sopan di jalan. Jangan langgar hak pejalan kaki. Mobil jgn berhenti di RHK merah. Teposeliro..

    1. Perasaan keluarga yang ditinggalkan pasti suedih bgt… meski dapat santunan lebih dari pihak mercedes, namanya nyawa tak tergantihan. Semoga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan almarhum diterima disisiNya

  2. Paling ujung2nya semua kerugian ditanggung bosnya, coz bos bule kalo udah cocok sama sopir itu pasti dibela.
    Lagipula jadi sopir bos2 bule gitu gak main2, harus ada lisensi khusus. Setau saya sepupu cerita pernah latihan bareng Patwal, kalo gak salah di daerah Serpong atau gimana gitu.
    Latihan bukan cuma latihan setir mobil biasa aja, tapi ya bisa dibilang advance driving gitu. Nah kalo yang masalah bos itu, saya rasa salah rider motornya deh. Coz udah tau mobil minggir ke kiri, masih aja maksa serobot dari kiri n pakehelm gak bener juga.
    Nah sewaktu driving, SOP pun ketat banget. Misal posisi kedua tangan harus ada di setir, dilarang menghidupkan perangkat audio (dianggap membahayakan), dilarang jalan ketika si bos belum pakai seatbelt dengan benar, dan max speed berapa km/h gitu lupa dll. Nah misal 1 aja ada yang dilanggar, itu bos biasanya langsung kirim email komplain ke pool, lalu sopir kena sanksi. Pokoknya ribet lah.
    Beda sama kasus kerabat mas SF, itu jelas salah yang buka pintu, Udah buka di sebelah kanan, gak liat2 kondisi pula. FYI kebanyakan mobil di eropa sekarang cuma aplikasi sistem 1 pintu di tengah (biasanya yang menghadap trotoar), tujuannya untuk meminimalisir kejadian serupa.

  3. memang pengemudi yg tanggung jawab, tapi apa iya kalo misal penumpang bakal sebebas itu dari hukuman, logikanya sih gak gitu. penumpang juga punya tanggung jawab.
    biasalah hukum di sini, pejabat menang pangkat dan duit.
    .
    contoh kasus oknum polisi yg menelantarkan korban tabraklarinya aja bisa naik jabatan tanpa diusut kasusnya sehingga bapak sang anakpun harus jalan kaki ke mekah untuk nyari keadilan Tuhan
    .
    damai itu indah,,,tapi bagi polisi damai itu Rp 50.000,-

  4. belum jelas kejadian sebenarnya gimana, karena itu juga buka pintu sebelah kiri bukan kanan, ga tahu gimana ceritanya ada motor jalan disebelah kiri mobil yg sedang berhenti, tapi memang hukum itu bisa dibeli

  5. ada undang undangnya, kalau kendaraan (apapun itu) sudah menyalakan lampu sign, maka dilarang mendahului kendaraan tersebut..

    lagipula, yang mananya “nyalip” di Indonesia itu hanya di akui dari KANAN, kecuali dalam keadaan tertentu yang juga tertulis di undang undang.

    pengalaman saya nyetir, kalau mau minggir atau belok kiri, pasti saya pepetin sampai motor gak bisa lewat, bukan karena arogan, tapi karena memang kita sudah tau sama tau, cuma bikers PINTAR yang gak nyerobot.. sayang, udah langka sekali di Jakarta khususnya, kebanyakan berebutan menunjukan ketolol-annya.

    dan, sepengalaman saya di Eropa, kalo Bus sekolah berhenti, itu semua kendaraan baik dari kiri dan kanan itu kendaraan diwajibkan BERHENTI, karena berarti bakalan ada anak anak SMA yang akan menyebrang.

    plus, kendaraan di eropa sana DILARANG menyalip kendaraan yang berhenti secara Paralel (atau terus menerus), apapun itu kendaraannya. jadi yang namanya motor walaupun dapat celah, tapi lajurnya cuma 2 dan penuh, maka dia harus ngantri juga bareng mobil, makanya di eropa, motor gak begitu laku.

    mungkin, karena kebiasaan di eropa itu si Presdir gak nyangka…

    btw, ini agak2 persis kayak kejadian ducati Adaro…

    tapi, turut berduka cita buat keluarga yang ditinggalkan.

    1. di sini kalo nunggu nyalip kanan ya gak nyalip-nyalip.. pada tau kan jalan antar propinsi, truk gandeng jalannya malah di tengah agak lambat, terpaksa nyalip dari kiri,
      gak ada yg salah sih karna truk kalo jalan di pinggir bahaya, banyak motor keluar masuk jalan dan truk gak bisa ngerem mendadak.
      di Indonesia hukumnya tau sama tau aja.

      1. tenang brow, kalo mendahului kendaraan besar dari kiri itu di maklumin kok sama undang undang, ada tulisannya, ada beberapa kondisi yang di maklumi dan tertulis di undang undang… tapi dengan catatan, jalur kiri untuk mendahului harus aman dan gak mencelakain pengguna jalan lain

Leave a Reply

Your email address will not be published.