Dilema pemilihan tempat tinggal di Jakarta

image

Paling efisien milih tempat tinggal ya yang deket dengan tempat kerja. Masalahnya di Jakarta, tempat kerja sebagian besar ada di kota atau pusat keramaian. Untuk cari tempat tinggal yang layak apalagi buat yang berkeluarga sangat mahal harganya. Untuk yang punya mobil lebih ngeri lagi harga propertinya. Untuk beli rumah bisa diatas 500jt, untuk kontrak jelasnya puluhan juta pertahun. Opsi lain bisa milih rumah di pinggiran kota… sekedar berbagi pengalaman…
SF pernah kontrak di daerah Condet jakarta timur.
1. Kontrak rumah petak bulanan didaerah batu amparย  luas bangunan 30m2 yang terdiri dari 1 KT,1 KM, dapur, ruang tamu, halaman kecil plus satu pagar untuk 5 rumah petak. harga 650 rb perbulan,posisi rumah ada di gang tikus.
2. Karena penghuni nambah 1 pembantu SF pindah ke rumah kontrak tahunan di daerah Balekambang- Condet luas bangunan 65 m2 terdiri dari 2 KT,1 KM,dapur,ruang tamu cukup untuk parkir 3 motor ๐Ÿ™‚ serta halaman yang cuma cukup untuk 1 motor, posisi rumah juga di gang tikus dihargai 12 jt/tahun. Jika berniat membelinya sekitar 300jtan
Nah pilihan rumah ini nampaknya cocok untuk biker bermotor. Jarak ke pusat kota lumayan terjangkau sekitar 10-15 km yang ditempuh dengan waktu 45 menit hingga 1 jam. Masalahnya jika biker ingin tambah tunggangan mobil, kudu cari tempat parkir yang biasanya bertebaran disekitar kompleks gang. Harga untuk sewa spacenya bervariasi antara 150 hingga 200rb sebulan. Kalau ga ya cari rumah kontrakan yang punya garasi mobil harganya untuk daerah pinggiran kota sekitar 15 hingga 25 jt / tahun.

image

Karena itu saat SF memutuskan untuk beli mobil bagi keluarga, untuk menghemat pengeluaran terpaksa cari rumah di luar Jakarta. Di daerah Harapan Indah – Bekasi yang merupakan perbatasan dengan Jakarta Timur dekat dengan Jakarta Utara juga menjadi pilihan yang logis dengan harga 13 jt pertahun SF mendapat rumah kontrakan seluas 150m2 3 KT, 1 KM,ruang keluarga raksasa, ruang tamu luas,ruang makan, dapur lega,tempat cuci pakaian/jemur pakaian,garasi mobil dan halaman tergolong luas beruntunglah SF dikasih bonus perabot lagi ๐Ÿ™‚ . Jika berniat beli rumah di kisaran harapan indah sediakan duit 350 jtan. Bagi SF bekerja di Jakarta Utara perumahanย  tersebut cukup terjangkau hanya berjarak tempuh 18 km yang bisa ditempuh dengan waktu 45 menit. Namun jika suatu saat SF pindah kerja ke pusat kota terpaksa sedikit berkorban karena jarak yang ditempuh lumayan jauh sekitar 35 km. Tak apalah berkorban untuk kebahagiaan keluarga. Teman kerja SF yang kerjanya di sekitaran jakarta selatan banyak juga yang “berkorban” menempuh jarak lumayan jauh dengan mengontrak / beli rumah dikisaran Depok asalkan keluarga bahagia dan nyaman tinggal di rumah yang “layak”.
Eh ya satu tambahan lagi jangan pakai jasa property kalau ga kepepet….SF pake pengalaman kurang berkesan . Mending langsung datang ke kompleks perumahan incaran trus tanya satpam… cukup kasih tips seikhlasnya

31 thoughts on “Dilema pemilihan tempat tinggal di Jakarta”

      1. orong-orong :
        wow jauh juga rutenya

        wah deket tmpat ane dulu nongkrong… dibawah fly over kalibata… dulu ane masih sering nongkrong disitu waktu masih maen vespa… skr jarang2… cuman mampir2 kalo lwt situ ๐Ÿ˜€

      1. Setuju kalau mencari kerja susah banget, kalau mencari tempat kerja bagi seorang wiraswasta sebisa mungkin strategis dan deket rumah. hehe. ngelihat pengalaman temen buka bengkel.

  1. waah rumah saya juga di sekitar harapan indah nih mas bro, semoga bisa saling sharing dan berbagi pengalaman lagi. ๐Ÿ˜€
    saran jalan tercepat menuju jakarta dari HI lewat BKT, udah kayak jalan tolnya buat pengendara motor. hehe

    1. Sebetulnya jarak tersingkat lewat raya bekasi belok kanan di cilincing trus kiri ke tugu sekitar 18 kman klo berangkat pagi enak lewat sini. Tapi kesiangan dikit kejebak macet di perempatan sebelum cilincing. Klo lewat bkt saya ukur selisih hampir 3 kman tapi emang joss jalannya

  2. betul sekaliii mass

    DIlema antara jarak berbanding terbalik dengan kenyamanan. Pada harga yang sama. Yah namanya biker. lebih baik kita berkorban jalan jauh sedikit demi kenyamanan dan kesehatan keluarga.

  3. Klo ane terpental jauuuuuhh di pinggiran jkt. Pdhl kerja didaerah salemba. Andai saja harga perumahan disamakan dengan tarif angkot akan lain ceritanya …. Jauh dekat 3ribu. hehehehe

    1. Yg dimaksud mana mas bro BKT kah? Baru tau klo ini jalur sepeda.. soalnya mobil juga lewat jalan ini, malah ga pernah liat sepeda sama sekali. Polisi juga sepertinya ga melarang kendaraan lewat jalan ini.

  4. Huuusss… Itu jalur sepedah…. Jangan direbut, ane soalnya suka sepedahan b2w lewat sana, kalo sampai direbut juga, memang kelakuan biker kita ini mengerikan….

  5. Masih deket ke kantor tho mas Yanuar…tinggal lurus lewat jalan inspeksi irigasi ke arah MetLand Jakarta Timur terus tembus Jakarta Garden City, nyebrang JL Cacing belok kanan ke arah semper lewat depan KBN terus sampai komplek pemadam semper keluar di ujung jl Tipar yg mengarah ke perlimaan Semper….

    1. Prioritas masing2 orang beda mas bro. Saya sudah punya rumah di Surabaya kebetulan dines sementara di Jakarta dan homebase dipilih di Surabaya. Karena sudah punya anak 2 prioritas utama mobil dulu nambah rumah ntar belakangan setelah cicilan mobil lunas.

  6. Murah ya tanah dsana.
    Di bali di daerah pinggir kota mencapai 700jtaan, di pusat kota denpasar bsa 1m per are, di kuta sampai 2m per are.
    Ckckck

  7. Jalur bypass : Harapan Indah – Pasar modern – Saluran banjir Kanal – Rorotan – Babek ABRI – Cakung Cilincing – Tugu (lewat Kantor Pemadam) – Perlimaan Semper.

Leave a Reply

Your email address will not be published.