Duke 200 di India ga terlalu superior…

image

SF sempet ngiler sama motor ini… Pernah sekali melihat penampakannya di depan kantor… lumayan menggoda, meski dimensinya ga sebesar yang SF bayangkan.
Setelah surfing di Google SF menemukan beberapa kasus yang dialami si Duke ini… seperti yang ditulis diblognya bro Arantan ini misalnya : duke mengalami Overheat! Yang disebabkan kipas radiator ga berfungsi maksimal, dalam kolom komentar bahkan ada pengunjung blog yang menyaksikan duke 200 mogok. Penelusuran lebih lanjut SF nyantol pada owner review oleh biker India beberapa problem yang SF rangkum ;
1. Motor baru ambil dari dealer baut pada kendor, hampir copot… QC tehnisi payah, mungkin tehnisi Bajaj disono kehilangan peralatan , jadi beberapa baut cuma dikencengin pake tangan 😯 hiperbola klo ini mah 🙂
2. Tuas rem belakang  mini, susah diperasionalkan pake boot atau sepatu racing
3. Rantai bergesekan dengan Arm
4. Jok keras dan Posisi mengendara bikin capek, menyiksa lutut dan punggung
5. Hawa dari mesin terasa cukup panas
6. Pindah gigi keras , sering loncat sendiri ke netral
7. Bunyi kasar dari sektor kamrat/timing chain. Dia bilang motor-motornya sebelumnya ga pernah menghadapi kendala seperti ini.
Hal diatas bikin pemilik duke ini segera menjualnya padahal KM baru 900km.
Namun disamping kelemahan diatas ada beberapa poin yang menjadi poin plus duke 200 ini, diantaranya :
1. Rem depan excelent
2. Daya cengkeram roda cukup baik
3. Instrumen panel yang intelligent
4. Daya redam shock baik
5. Build quality cukup baik
6. Suara knalpot cukup aggresif untuk ukuran motor standar
7. Cocok untuk perkotaan

Opini dari biker ini  duke 200 kurang pas untuk turing jarak jauh.. . nafasnya terlalu pendek serta kenyamanan yang menurutnya jadi pengganjal.
Lebih lengkapnya monggo baca sendiri deh di : http://m.mouthshut.com/review/Ktm-Duke-200-review-mmpsospmor

Silahkan bagi pengunjung yang punya duke200 di Indonesia untuk menulis reviewnya buat kita-kita…
Kuatirnya review biker India diatas hanya BC  atau kebetulan hanya apes karena dapat produk cacat. Tapi soal overheat hingga Coolant muncrat memang banyak yang mengeluhkan…

25 thoughts on “Duke 200 di India ga terlalu superior…”

    1. Apa bener gara-gara diproduksi di India…?CBR250 contohnya… di Indonesia built qualitynya cukup bagus karena didatangkan dari Thailand… mending di produksi di Indo klo gitu ya 🙂

    1. Dibeberapa mobil eropa mengalami kesulitan adaptasi… solusi diforum2 gampang… ganti termostat dengan mobil Jepang… atau cara ngiritnya lepas saja termostad.. . Biar radiator sirkulasi terus 🙂 (ajaran sesat 🙂 )

    1. Mungkin karena posturnya ga cocok…. tapi memang bener kalau ga biasa ga nyaman… awal2 pake spin (sebelumnya biasa pake tiger ) sangat ganyaman, pinggang sakit , telapak tangan pegel,kaki bingung naruhnya, lama2 nyaman saja tuh…

Leave a Reply

Your email address will not be published.