19 comments on “Diskriminasi di tempat parkir, susah kalau mau adil

  1. Di kampus saya juga gitu… Basement khusus motor, mobil cukup di halaman kena panas – hujan 😀

    Tapi anehnya ada aja mahasiswa males turun basement, lebih milih parkir motornya di halaman. Gak sayang motor mungkin…

    • motor dijemur potensi turunnya kualitas motor makin cepat… cat kusam, plastik getas, mika buram, belum lagi kalau hujan… rawan kemasukan air, korslet dll

  2. Intinya di Indonesia orang diarahkan untuk punya mobil pribadi karena lebih di istimewakan, dapat tempat parkir, dianggap kaya, mudah diakses, boleh ke tol, jalur cepat, Padahal di negara lain sedang ada gerakan memprioritaskan R2 karena lebih ramah lingkungan….yg berimbas ke penyediaan tempat parkir yang lebih murah dan gampang di akses. Sekali lagi ini masalah mental….mental menempatkan uang di atas segalanya….parah

    • Itu mungkin karena diluar sana harga motor lebih mahal ketimbang mobil 😀

      Tapi kayanya gak juga kok, pemilik kendaraan disana biasanya malah dipersulit. Jadi orang lebih pada milih naik transportasi umum…

    • wkqkwqkkq ndak bro khusus karyawan… apes banget karyawannya… ga bisa nyicip motor 2 silinder, ga ngrasain motor 2 tak, bebek super, sport gambot … kecuali mau sisihkan duit buat motor kedua

  3. “pengendara motor diwajibkan mematikan mesin kendaraan dan mendorong motornya sampai dapat tempat parkir”

    mungkin karena knalpot motor sering bikin alarm bunyi, dan sedikit banyak menghindari pencurian.

    polusi hanya alasan, sayangnya kurang tepat

Leave a Reply

Your email address will not be published.