Enaknya baru apa bekas ya….

Malem-malem ada.tamu datang ke rumah SF. Tak lain sodara SF yang rumahnya sekompleks. Hanya seputar obrolan ringan ngalor ngidul, hingga Mas H ini mengutarakan keinginan untuk beli motor buat sang istri. Cuma dianya bingung mau beli baru atau bekas. Latar belakang mas H ini sebenernya dekat dengan dunia otomotif baik roda 2 maupun 4. Di rumahnya mas H ini piara carens (barusan terjual), holden gemini diesel, kaisar 3 roda (buat usaha) , dan suzuki cristal 2 tak. Namun ga ada pengalaman sama sekali soal motor skutik. Karena itu mas H kepikiran beli baru…

image

SF jadi gatel ikut urun rembuk soal ini
Kenapa beli baru?
1. Kalau dana cukup
2. Kalau ga ingin direpotkan dengan renovasi sana-sini.
3. Meminimalkan resiko dibohongi penjual motkas, ada garansi jika beli baru. Bisa komplain kalau ada apa2
4. Jika ga ada pengalaman sama sekali soal motor yang akan dibeli.
Kenapa beli bekas?
1. Kalau yakin dengan penjualnya (apalagi kenal)
2. Cukup pengetahuan dan pengalaman tentang motor incaran.
3. Dana terbatas. Atau dana pas….Kalau gatel modif, selisih harga dengan motor baru bisa buat modif. Selisih 3 jt bisa buat ban tubeless, servis/perawatan motor, pasang box, jok custom, pernak-pernik,asesoris, dan ongkos balik nama. Itupun kemungkinan masih sisa
4. Ada rencana motor dijual lagi (mas H adalah usahawan, kalau sewaktu-waktu butuh modal liquid motor bisa dijual segera). Kalau beli bekas dijual lagi ga terlalu sakit hati 🙂

image

Nah.. karena 4 kendaraan SF bekas semua, SF pun merekomendasikan agar mas H beli skutik bekas. Dengan memberi beberapa bekal :
1. Cek kesehatan mesin : geber motor dalam kondisi standar tengah, perhatikan bunyi kasar, gas mentok dan lihat knalpot harusnya ga ada asap yang keluar
2. Cek bodi apakah ada bekas cat ulang, perhatikan sambungan/ celah diantara bodi. Kalau ga rapat patut dicurigai.
3. Cek kelurusan bodi
4. Cek kesehatan CVT dengan nyoba jalan. Kalau tersendat sendat ada kemungkinan roller kena. Apalagi kalau disertai getaran saat mulai akselerasi kemungkinan kampas kopling kena. Lebih parah saat dipakai boncengan dan digas mendadak motor cuma teriak namun kecepatan ga bertambah seiring naiknya rpm . Selain kampasnya kena kopling house juga rawan kena.
5. Cek komponen electrical, misal stater electric, lampu/ bohlam, dll.
6. Cek kelengkapan dan kondisi parts lainnya, misalnya apakah piringan cakram kemakan, rem masih pakem, dll.
7. Jangan terlalu percaya dengan penjual yang tak dikenal.
8. Usahakan beli langsung ke pemilik motor, cek kelengkapan surat-surat motor dan cek dengan KTP penjual.
Semakin item-item diatas di lakukan saat beli motor bekas, semakin kecil resiko dan biaya yang dikeluarkan untuk restorasi motor.
Makin tidak memenuhi persayaratan diatas tentu harga penawaran diturunkan. Sebagai harga acuan cek ke media iklan misal koran, dan internet.

Sekedar sharing 3 dari 4 kendaraan yang SF beli. Sf deal langsung dengan penjualnya. Tiger dan Ninja 250 dalam kondisi perfect dan siap geber. Bahkan yang lebih beruntung SF beli ninja dengan KM baru 600km, bodi sempurna mulus tanpa cacat dan harga selisih 7-8 jt dari harga baru! Yang agak tertipu beli spin , kondisi CVT lumayan menguras dompet. Maklum saat beli masih newbie dan ga ada pengalaman sama sekali soal matic. Sedangkan mobil taruna bukan SF sendiri yang ngedeal jadi selain kemahalan , ada beberapa item yang masih perlu dibenahi.

38 thoughts on “Enaknya baru apa bekas ya….”

  1. mending baru.
    Untuk masa kini rata2 pengguna ugal2an.
    bodi mulus e ga taunya dalaman udah kanibalan.
    Sekadar share, teman saya beli mio km 6000.
    Cek mesin, halus.
    Eh ga tauya olinya dicampuri buah xxxxxx.
    Gila ga tu.

  2. btw,beli bekas jg ngga apa apa.banyak tuh di kaskus,skutik thn 2012-2013 yg kondisinya seger seger dgn harga pahe dijual.asal bisa milihnya aja,gampang kok klo mmg berminat

  3. kalo beli baru mending pilih vario aja mas, resale value tinggi.
    kalo seken ane lebih memandang xeon FI, powernya galak dengan harga yg lebih murah, selisih banyak lho.

    tambahan lagi, sekalian cek oli mesin motor bekas, buka tutupnya liat olinya, (rahasia umum) kalo terlalu kental biasanya itu oli mesin diesel. atau malah oli gardan. dipstiknya juga harus tercelup oli ya…

    1. Weih.. om SL mampir… thx om… tulisannya banyak menginspirasi saya 🙂 termasuk kakak kelas saya waktu diHTML 🙂 wkkqkqk sy html1696 tapi dah non aktif 🙂

  4. Beli baru saja, untuk motor yang bekasnya masih mahal.
    Beli bekas saja, untuk yang harga bekas terjun bebas.
    Kalau beli untuk dijual lagi sewaktu-waktu, beli motor baru yang terlaris kali. imho.

  5. kalo pengen bekas, hunting di tokobagus ato berniaga,disitu kebanyakan yang jual dari pemiliknya langsung, kita bisa milih tampilannya yang masih bagus lalu datengin deh untuk lihat kondisi sebenarnya. nyari yang rumahnya deket saja,misalnya domisili kita di jakarta barat,ya klik yang di propinsi DKI jakarta 😀 😀

  6. klo sy suka bkasan z. krn slisih hrg jauuh. kmren bis dpt rondo spin murah msih sehat. alhmdlilah… cvt normal pjak aja telat. tu dr pmilik lngsung. lmyn sbar.
    1 bulan pasang kuping nyari ke pmilik lngsung

Leave a Reply

Your email address will not be published.