Kenapa pelumasan motor lebih sering dilakukan di musim hujan

Pernahkan  bro/sist sekalian merasa motornya makin ga nyaman dikendarai sehabis kehujanan deras? Wajar lah… air hujan yang mengguyur motor masuk disela-sela parts motor sehingga bikin motor ga nyaman.
image

Misalkan saja putaran gas makin berat karena air menyusup kedalam selongsong gas / kabel gas, tarikan kopling makin keras karena air masuk ke kabel kopling sehingga mengurangi kemampuan pelumas yang ada didalam kabel kopling.
Pernah juga merasa suara motor saat melaju makin kasar disebabkan oleh bunyi rantai  dlatau bunyi -bunyian seperti tikus mencicit dari boss arm/shock? Itu juga disebabkan oleh kemapuan pelumasan yang berkurang. Yang paling paling parah jika parts ga pernah dilumasi akan menyebabkan parts tersebut berkarat bahkan kerjanya terganggu. Contohnya standar tengah ga kembali keatas setelah selesai dipakai, rem cakram jadi macet, rantai menguning karena berkarat sehingga laju motor makin berat. Itu karena air hujan bersifat asam yang membuat parts besi berkarat lebih cepat…

image
Ilustrasi :maskurblog.wordpress.com

Karena itu pelumasan parts motor kudu lebih rutin dilakukan di musim hujan diantaranya rantai, selongsong gas, kabel kopling, tuas rem/kopling, sela-sela as /bosh arm, boss sbockbreaker, as standar samping/tengah, dll. Kalau ingin lebih praktis beli saja pelumas semprot yang banyak dijual dipasaran. Lebih ga mau repot lagi ? Ya monggo servis ke bengkel saja dan montirnya diingatkan untuk melakukan pelumasan menyeluruh .

Posted from WordPress for Android

9 thoughts on “Kenapa pelumasan motor lebih sering dilakukan di musim hujan”

Leave a Reply

Your email address will not be published.