Moral pengendara di DKI makin parah!!! Semoga ga ketularan edan

Angkot ngawur

image
Ilustrasi dari prof google

Beberapa kali SF bikin artikel mengenai kebiasaan angkot di DKI yang ngawur. Berhenti sembarangan (ga mau minggir), ngebut dan selap selip, ga mau ngalah,  pelan disaat jalan sepi ngebut disaat macet, dll.

Nah kali ini SF acungi jempol bagi sopir angkot ( klo di Surabaya disebut Bemo) dikawasan walang baru . Saat ada penumpang ibu-ibu tua pakai penyangga menstop angkotnya, si sopir berhenti, turun dari angkotnya dan membantu si ibu naik ke dalam
Angkot… SF salut dengan tindakan sopir angkot ini.
Kebetulan saat itu SF berhenti pas dibelakang angkot ini. Yang bikin SF ga habis pikir beberapa kendaraan dibelakang SF ga sabar dan berlomba-lomba membunyikan klakson. Termasuk mobil dibelakang SF yang pasti tahu si angkot ini sedang menaikkan ibu-ibu renta. Kok yakin ? Yup karena jarak SF dan mobil dibelakang SF cukup jauh jaraknya ketika angkot tersebut berhenti menaikkan ibu renta ini.
Saking jengkelnya, SF noleh ke sopir mobil dibelakang itu sambil menunjuk ke arah kuping SF kemudian menunjuk ke ibu-ibu tua yang sedang dibantu supir masuk kedalam angkot.
Supir angkot juga manusia yang punya sisi kemanusiaan… termasuk orang kaya bermobil juga manusia yang terkadang juga khilaf…
Kondisi lalin jakarta yang serba macet dengan banyaknya pengendara yang tak disiplin berpotensi bikin emosi… kelamaaen dalam posisi tersebut bikin moral dan sisi kemanusiaan makin terkikis…
Bersyukurlah anda yang hidup didaerah yang jiwa tepo selironya masih tinggi… Semoga kita ga ketularan edan dijalan.

Posted from WordPress for Android

17 thoughts on “Moral pengendara di DKI makin parah!!! Semoga ga ketularan edan”

  1. Keterbatasan sarana dan prasarana pendukung menjadi masalah besar, kalau di jalan alasannya tidak ada halte jadi berhenti sembarangan, kalau masalah kebersihan katanya tidak ada tempat sampah jadi membuang sampah ke kali, hadeuh, mudah-mudahan kedepannya lebih baik.

  2. Hidup di Jalanan Ibukota itu kuncinya sabar. Yang mampu bersabar lah yang menang…

    Sempet suatu hari ikut temennya sepupu (driver), pas kondisi macet parah dia sempet bilang: “Ya namanya juga macet, mending sabar dan santai aja. Percuma juga kalo buru2, tetep aja kena macet juga…”

  3. di surabaya kapan hari ane pernah liat pemotor jatuh di tengah jalan sehingga menghalangi lalu lintas. Sayang ane ada di jalur terpisah dengan pemotor naas tdi (jalur kami dipisah sungai, pertigaan prapen margorejo). 2 org biker dan satpam lgsung menolong pemotor tsb, sementara mobil cukup membantu dengan membunyikan klakson keras2, berharap klakson dpt meminggirkan motor tsb.
    Sebel bgt aku ngliatnya, pengen takgepuk mobilnya 1-1.

Leave a Reply

Your email address will not be published.