Razia Polisi , maksudnya shock therapy tapi malah menelan korban jiwa

Monggo baca berita hari ini di detik.com (klik disiniย  dan disini )
Sebuah motor honda beat lewat fly over alias JLNT (Jalan Layang Non Tol) Kampung melayu- Tanah Abang padahal jalur ini dikhususkan untuk roda empat. Diduga karena panik karena di ujung jalan layang ada razia polisi , pengemudi motor putar balik arah melawan arus. Namun naas pengemudi motor ini bertabrakan dengan sebuah honda city.

Innalillahi Sang istri yang dibonceng beat ini terlempar dari motor dan terjatuh dari jalan layang tersebut dan meninggal di TKP. Si korban dalam kondisi mengandung 7 bulan ๐Ÿ™ . sedangkan pengemudi motor mengalami patah tulang.
detik-com beat tabrakan
Kejadian seperti ini pernah dialami rekan SF pengendara ninja 250 (baca disini ), saat melintasi jalur busway ga diduga di ujung jalur terlihat polisi merazia kendaraan yang lewat situ, tak hayal rekan SF berusaha elewati jalur busway dengan motornya, tapi apes doi terjatuh . untung cuma fairing n250 nya yang baret.
shock therapy alias razia polisi memang diperlukan untuk membuat efek jera dari pengendara nakal… tapi harusnya lebih memperhatikan efek yang ditimbulkan… seperti kasus diatas misalnya… jelas dan nyata menimbulkan korban jiwa kan…

Tindakan pencegahan memang ga bisa membuat efek jera misalkan saja polisi berjaga di pangkal jalur masuk jalan layang… tapi paling tidak resiko seperti diatas tadi bisa dihindari.
Pesan bagi pembaca : ini resiko yang dihadapi pemotor di neraka jalanan setiap harinya, dengan mematuhi peraturan yang ada kejadian seperti ini bisa dihindari

Sumber : detik.com

37 thoughts on “Razia Polisi , maksudnya shock therapy tapi malah menelan korban jiwa”

  1. kasihan.. miris.. ngeriii..
    nyesel seumur hidup tuh pengendara beat..
    tp ga jamin motor lantas kapok naik situ..
    pagi ni aja bnyk yg masih nerobos..
    klo dah gini sapa yg salah.. mobil? polisi? biker? JLNT?

  2. Nah itu lah strategy si hama wereng mangkal dihilir JLNT bkn dihulu/pangkalnya ๐Ÿ™ Maklum tgl tua.. Disamping bikersny jg yg panikan. Tp semoga keluarga yg ditinggalkan diberi ktabahan ๐Ÿ™‚ Amin

      1. bukan apa2 bro, ane merasa sebaiknya jalan layang ini dihalalkan aja buat sepeda motor, trus dilakukan pembatasan kecepatan..ane rasa lebih adil dan fair buat pengendara motor..jadi pelanggaran itu karena ada DISKRIMINASI

        1. Lihat jgn dari satu sisi bro, krn ini mslh kompleks, jd gak segamblang itu. Coba anda melintasi jalan flyover pesing deh dgn mengendarai mobil. Anda bakal dihadapkan pada kondisi yg bisa membuat anda celaka, terutama di jalan yg agak berkelok. Motor2 yg melintasi flyover itu gak bakal segan2 memotong mobil anda walau di posisi jln berkelok. Kalo aja salah satu pengendara menikung agak melebar, maka bisa membuat pengendara di sampingnya kelabakan utk menghindar, dan anda bisa bayangin itu. Bus Trans Jakarta aja disalip walau ruangnya sempit alias pas2an. Nah, kalo udah kyk gitu pasti tetep aja si sopir bus tersebut disalahin. Saya melihat ini dari sisi sebagai pemotor juga pemobil.

  3. Kayaknya kalau lari dari hukum resiko mesti ditanggung pelanggar ya. Intinya adalah jangan menghukum orang yg tertib berlalu lintas dengan memaafkan dan memaklumi orang yg melanggar hukum,

  4. kebiasaan tidak berpikir panjang
    lebih berani melawan arus lalu lintas dan mepertaruhkan nyawa dibanding berhadapan dengan polisi.
    jika memang tidak melanggar aturan mengapa harus takut berurusan dengan polisi, kecuali……sedari awal memang sengaja berniat melanggar aturan……ya sudah terima hasil perbuatan saja.

    kapokmukapan.com

  5. nyesel, depresi, stress tuh,,, kehilangan istri tercinta,,, lagi ngandung anaknya lagi,,, motor rusak,,, luka2,,, hanya gara2 menghindar razia polisi,, kalo ditilang paling gede 500rb melayang,,, atau 20rb kalo “sidang ditempat”… pastinya pikirannya bercampur aduk,,, “kenapa gw gak langsung mati juga,,”

  6. terlepas dari kejadian naas ini, jgn salahkan polisi mas karena moral biker kita yg masih sangat rendah. mau sampai kapan ditoleransi terus?yg rugi juga bukan si korban semata, bagaimana dgn nasib pengendara citynya?secara moral & material mungkin dia menderita juga akibat kelalaian pengendara lainnya.
    polisi disini sudah sangat benar, jgn jadikan kejadian ini alasan kemunduran lagi soal ketegasan berlalu lintas.

    1. yap.. anda benar bro… satu pelajaran tak ada ruginya mentaati aturan.. jangan membenarkan suatu kesalahan.. perbaiki saja sikap dalam berlalu lintas.. sampai sekarang ada saja yang naik motor sambil berhape ria, melawan arus, gak pakai helm, dan seabrek pelanggaran lainnya… begitu timbul konsekuensi kok tidak terima..

  7. terlepas dari kejadian naas ini, jgn salahkan polisi mas karena moral biker kita yg masih sangat rendah. mau sampai kapan ditoleransi terus?yg rugi juga bukan si korban semata, bagaimana dgn nasib pengendara citynya?secara moral & material mungkin dia menderita juga akibat kelalaian pengendara lainnya.
    polisi disini sudah sangat benar, jgn jadikan kejadian ini alasan kemunduran lagi soal ketegasan berlalu lintas.

    setuju..

  8. gw dukung setiap hari pak polisi razia dijalan dg ketat.cek semua surat&kelengkapan kendaraan.tilang tanpa pandang bulu.negara dpt pemasukan,pemotor yg barbar jd mikir kalo mau nglanggar perturan.jalan jd nyaman.

    1. Sip lah… Saya aja bingung pas lihat2 iklan jual motor di tokobagus, banyak motor yg sudah bertahun2 kaga diperpanjang STNKnya, bahkan ada yg dari baru. Bisa jadi juga SIM nya kaga ada tuh.

  9. Kasian pengendara honda citynya
    krn kesalahan org lain hrs bertanggung jawab scr material
    dan jg efek psikologisnya akan terus seumur hidup..

  10. Lebih baik polisi ambil tindakan preventif, dgn mencegah pengendara motor yg mau nekat naik JLNT dengan taruh petugas utk penjagaan di depan jembatan, bukanya malah gelar razia di turunan jembatan.

    1. yah mungkin klo kyk gitu mental biker macam pelaku /korban disini ga bakal kapok untuk melanggar aturan lalu lintas, alias hanya taat peraturan bila polisi mengawasi.
      tujuan razia sebenarnya untuk shock terapi
      masalahnya…. para pelanggar jarang ada yg kapok

      kapokmukapan.com

  11. kasihan yang bonceng, sama yang bawa honda city. kalo yang bawa motor sih masa bodo. yang bawa mobil kasihan gara2 beban mental dan benerin mobilnya yang ga sedikit biayanya. yang bonceng kasihan karena mati sia-sia gara gara yang bawa motor ga taat aturan

  12. Aneh aja saya baca komentar di blog ini dan blog lain, kok ya msh ada yg malah nyalahin polisi dan ada juga yg blg gak ada keadilan krn motor gak boleh pakai jalan tertentu. Saya setuju ama sebagian besar komentator di sini yg menyalahkan si biker itu sendiri yg tdk taat aturan. Emang itulah potret biker di tanah air, terutama di Jakarta ini. Yg taat aturan malah dianggap pengacau atau aneh. Sebenarnya ada jalan keluarnya. Kasih hukuman denda setinggi2nya dgn catatan polisi mendapatkan sebagian dr duit denda tilang, sehingga dpt meredam kemungkinan si polisi melakukan damai di tempat sekaligus mensejahterakan polisi serta membuat pengendara yg melanggar aturan jadi jera. Kalo perlu terapkan juga aturan pencabutan SIM. Naik motor kaga punya SIM? Denda lagi segede2nya, dan kalo kaga sanggup byr denda, ya hukum kurungan. Tidak ada ketegasan ya gak bakal ada kejeraan.

    1. sorry bro, ane bukan berpikir dari sisi biker yang melanggar aturan, ane hanya liat secara ane lulusan kebijakan publik, kalo hanya masalah keselamatan, kenapa ngga dibikin aja desain engineering yang mengakomodir pemotor bisa lewat..gitu lho, jadi pemerintah apalagi anggota DPR juga harus ikut pikir masalah begini, jangan cuma tidur ajah giliran rapat paripurna.

  13. ya kembali ke pribadi masing2, kan sudah baca aturan dan ada rambu2 yang jelas. kalau udah tahu mana yang benar, pst akan merasa benar n aman.

Leave a Reply

Your email address will not be published.