Motor ber-radiator, kebersihan radiator dan kipas perlu dijaga

Radiator kawasaki ninja 250

SF termasuk blogger yang paling malas disuruh ke bengkel berjam-jam untuk nungguin servis motor… maklum di Jakarta kalau bengkelnya OK dan terkenal antriannya membludak . Prinsip SF oli diganti rutin setiap 1500 km (untuk ninja bisa hingga 2000km karena volume olinya 1.7 liter bahkan 2.4liter untuk N250fi) , dan filter udara dibersihin sendiri. Kalau ada yang ga enak baru kebengkel.

Untuk Tiger hal ini ga masalah… tapi untuk Ninja ada tambahan 1 PR lagi. Kebersihan radiator kudu diperhatikan…
Rute kerja SF melewati Jl raya marunda yang dikanan kiri dihimpit tambak. Kalau pas hujan air bercampur lumpur nyiprat kemana-mana. Ini yang jadi musuh utama motor ber radiator. Kisi-kisi radiator langsung tertutup lumpur!
image

Bukan hanya itu cipratan lumpur juga menyelinap sampai kebelakang radiator dan menumpuk pada kipas radiator.
Beberapa waktu lalu sibolot mengalami getaran dan bunyi mendengung yang suaranya sangat keras. Saat lagi jemput tiger di bengkel SF sempatkan tanya dengan montir, katanya kipas radiator kotor dan minta segera di bersihkan. Karena hari dah menjelang sore SF putuskan keesokan paginya servis radiator.
Sesampai dirumah SF segera bersihkan radiator dengan semprotan air bertekanan sedang, nekat juga SF semprot bagian belakang radiator lewat lubang samping fairing. Keesokan harinya bolot  dijajal dihidupkan beberapa menit hingga kipas menyala. Eh lah ternyata getaran dan bunyi dengung dah ilang… yo wis ga jadi kebengkel …. :mrgreen:  kwkqkq

Posted from WordPress for Android

10 thoughts on “Motor ber-radiator, kebersihan radiator dan kipas perlu dijaga”

  1. Berlaku buat motor sports karena radiatornya di belakang roda depan….kalo yang disamping relatif aman kecuali jalannya disebelah truck yg nyemprot terus….

Leave a Reply

Your email address will not be published.