Suzuki roda dua kudu mencontoh divisi roda 4 nya

Bertahun-tahun Ortu SF pelihara suzuki carry untuk kendaraan keluarga. Alasannya parts murah perawatan mudah, irit dan bisa muat orang banyak menjadi daya tariknya. Jaman segitu pesaingnya hanya ada daihatsu zebra, dan mitsubishi T120ss. No problem bagi suzuki menguasai pangsa pasar mobil pesek saat itu. Mungkin karena punya keunggulan mesin lebih halus dan lebih tahan banjir dibanding zebra (entah kalau dibanding mitsubishi ga familier soale). Sempet vakum dan kurang berkembang karena berkonsentrasi ke city car dan SUV premium, belakangan divisi roda 4 suzuki berbenah dengan menghadirkan ertiga dengan segenap fitur canggih, kemewahan, fleksibilitas dan harga yang bikin kompetitor semaput ! :mrgreen:

image

Sebagai pengguna R2 dan kadang R4… kehadiran R3 ini bagi SF sesuatu banget… pasalnya pas ditengah antara R2 dan R4 (hallah ngowos opo iki :mrgreen: ) ga salah awal kemunculannya bikin xenia sempat kolaps… banyak sekali keunggulan yang ditawarkan Ertiga dibanding lawannya kelas 1300-1500cc lah wong media India saja melakukan komparasi ertiga dengan Innova dan dalam berbagai aspek masih dijagokan ertiga kok… dengan beraninya Suzuki menyematkan segala kelebihan untuk menjungkalkan pemimpin pasar entry level mpv. Interior mewah, irit, kencang, ga bising, nyaman, kapasitas lebih,  fitur keamanan lebih bagus dan terutama harga menawan sanggup ditawarkannya.
Harusnya kesuksesan diatas bisa ditiru di roda duanya…. tentunya sangat mudah bagi suzuki menciptakan motor keren bertenaga. Model mogenya beraneka ragam.. bisa ditiru untuk versi bonsainya. Technologi mesinnya juga sudah ada yang mumpungi…. mesin satria misalnya… awal kesalahan semenjak era 4 tak adalah karena divisi roda 2 yang dianaktirikan.  Beberapa waktu lalu SF ingat Suzuki dapat siraman pentolan senior pabrikan lain. Namun nyatanya melempem juga… karena sudah telat! beberapa kali Suzuki melakukan terobosan spektakuler namun karena ga disupport penuh jadi buyar dijalan… thunder 250, dan kedepannya inazuma 250 sepertinya suram masa depannya. Matic suzuki juga trennya makin menurut… bahkan slogan irit dan powerfull di kelas matic tak banyak membantu. Bolehlah divisi roda 2 suzuki meniru kesuksesan R3… pelajari kelemahan dan kelebihan CB150 dan NVL… overcome it! Kasih harga sedikit dibawah… dan terutama perbaiki layanan. Meski ga totalitas mendominasi setidaknya  menyambung nafas suzuki. Kasihan satria FU 150 kudu bertempur sendiri… padahal jika mesinnya dibenamkan ke sport 150cc baik naked maupun fairing daya gedor suzuki akan menguat.

image
Pic: cafemotor.wordpress.com

Tentunya pembaca sudah tau superioritas fxr 150…. CBR 150 pun konon kudu mengakui performa fxr150. Dengan jaman semakin maju, kudunya fxr versi baru bisa lebih menakutkan lagi.

23 thoughts on “Suzuki roda dua kudu mencontoh divisi roda 4 nya”

  1. Kalau R2 disuruh niru R4 berarti R2 mesti lebih sering masukin produk dari India, karena itu yg dilakukan R4. Terus terang saja walau ertiga sempat jaya tapi itu bukan strategi yg baik. Intinya yg perlu dilakukan adalah melakukan R&D buat pasar lokal dan bukan ngandelin produk regional.

    1. Ga masalah sih dari india atau dari mana asal disesuaikan dengan kondisi sini… terus diproduksi disini. Konsumen taunya sih kalau barang sudah beredar disini kurang mempedulikan asal usulnya 🙂

  2. joooohhh…
    FXR temenku dulu gampang banget dapet cewek. begitu lewat gerbang, ladalaaahhhh…. langsung dilirik cewek-cewek,
    motor paling tengil di masanya (sampe sekarang kayanya)
    spidonya mirip layar gimbot. swing arm mleyot kaya pisang, lampunya dua kayak mata. behhh….
    CBRpun angkat tangan karena gak seganteng dan sebertenaga FXR.
    tapi sekarang karena dianak tirikan ya mlempemlah sijuki. kasian. padahal soal kualitas jempolan

  3. ” CBR 150 pun konon kudu mengakui performa fxr150.” bikin artikel walaupun cuma blog harus lebih belajar profesional. jangan cuma mengandalkan rumor, isu, konon katanya. gak ada buktinya = hoax.

    1. Mobilio memang sesuatu banget… tapi saat masuk kabin… ga klik blas… 🙂 sayang interior kalah jauh dibanding ertiga yg bisa disejajarkan mobil mewah. Soal eksterior mibilio lebih manteb imho

Leave a Reply

Your email address will not be published.