Review Ertiga Untuk Perjalanan Jauh

Cukup… bahkan lebih dari cukup. Mesin Ertiga memang ga sebesar kompetitor MPV yang berpenggerak roda depan yang rata-rata bermain di CC 1500 ke atas. Ertiga dibekali mesin 1373cc, bagi sebagian orang mungkin dipandang nanggung… kenapa harus disunat dari mesin Swift.
Namun jika anda dibalik kemudi anda mungkin tak menyangka anda berada dibelakang mesin nanggung ini. Terbukti selama turing menempuh jarak sekitar 2000km membelah pulau Jawa-Madura lebaran ini, power ertiga lebih dari cukup untuk mengangkut keluarga SF serta barang bawaan yang diikat di atas atap. Beberapa kali mampu meninggalkan MPV lain yang CCnya lebih besar, bahkan menguntit raja MPV 2000cc pun bukan hal yang sulit bagi Ertiga. Sangat mudah bagi driver terprovokasi jika sudah dibalik kemudi ertiga. RPM diatas 4000 sungguh memacu adrenalin driver. Kecepatan 145kpj on speedo mobil belum terasa melayang, mesin juga belum teriak betul…. lebih dari cukup….

image
Rak atas sangat amat membantu meningkatkan kenyamanan

tes yang dilakukan autobuild yang menyatakan akselerasi ertiga tergolong maut 10,62 detik untuk mencapai 100km/jam bukan hanya janji manis belaka. Silahkan bandingkan sendiri dengan MPV lainnya yang bermodal mesin 1500cc.
Karena itu saat dibalik kemudi ertiga driver sering lupa diri, hingga penumpang belakang beberapa kali protes. Mas nyantai saja mas…. 🙂 . Nah giliran SF tukeran posisi dengan adik ipar sebagai penumpang, ternyata bisa dipahami. Baris kedua dan ketiga ternyata tidak senyaman baris pertama. Kondisi pantura yang tidak begitu mulus, ternyata cukup dirasakan penumpang dibelakang.

image

Kalau masalah ini sepertinya kenyamanan MPV besar jauh lebih baik. (Misal Innova, panther turing, dll)  Bobot berat dan dimensi yang lebih besar terasa lebih stabil melahap berbagai kontur jalanan. Ertiga cuma menang di jalan mulus dan berkelok saja.

Kabin ertiga memang sangat kedap…. bolehlah diadu dengan mobil kompetitor selevel, bahkan diatasnya. Suara dari kendaraan lain sempurna diredam hingga tak mampu masuk kabin ertiga… namun ada sedikit yang cukup mengganggu saat melibas aspal kasar, roda menimbulkan bunyi berisik hingga masuk kabin. Dari hasil baca diforum-forum ini sih dikarenakan tipikal ban pahe (ekonomis) bawaan ertiga.
Satu lagi ga enaknya ertiga… pancaran lampu utamanya kurang terang….

Mengenai konsumsi bensin sudah SF bahas sebelumnya, (cek disini ) cukup irit untuk perjalanan lintas provinsi

image
Konsumsi average pada MID menunjukkan 1:15 dengan gaya nyetir agresif, full loaded

Kesimpulan : jika anda mencari mobil yang paling nyaman untuk turing dengan kondisi di pantura, MPV besar sepertinya lebih nyaman bagi penumpang apalagi jika barang bawaan banyak. Namun bukan berarti ertiga kurang cocok… apalagi jika anda mencari mobil yang bukan hanya untuk mudik. Ertiga dengan performa mesin yang handal, konsumsi bensin yang irit, kelincahannya masih mumpungi kok menaklukkan medan pantura… asal jangan lupa diri saja 🙂  . Tidak ada monil yang sempurna… kelemahan ertiga diatas bisa disiasati kok.

Nanti SF bahas, bagaimana bikin mudik makin nyaman memakai ertiga.

0 thoughts on “Review Ertiga Untuk Perjalanan Jauh”

  1. mobil fungsional sama seperti avanza yang lebih bagus dipergunakan untuk dalam kota namun luar kota ya juga gak masalah sih, tapi klo MPV 2000 cc baris 1,2,3 nyaman baik dalam maupun luar kota. soal boros?
    mau yang irit belinya motor gan, sma aja mobil-mobil sekarang dengan kompresi mesin tinggi harusnya minimal pertamax yaa…ingat diluar negeri tu udah gk ada bensin dengan ron 88.

  2. mobil fungsional sama seperti avanza yang lebih bagus dipergunakan untuk dalam kota namun luar kota ya juga gak masalah sih, tapi klo MPV 2000 cc baris 1,2,3 nyaman baik dalam maupun luar kota. soal boros?
    mau yang irit belinya motor gan, sma aja mobil-mobil sekarang dengan kompresi mesin tinggi harusnya minimal pertamax yaa…ingat diluar negeri tu udah jarang ada bensin dengan ron 88.

  3. kencang juga yo larinya 145 kph?
    saya aja yg pake kijang super 80 kph dah mentok paling kencang & jarang2 ngebut segitu.malah maren pake innova G cukup 100 kph wae maxnya, rata2 60-70 kph kalo bawa mobil 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published.