Emosi labil? Demi keselamatan jangan beli motor powerfull

image
Ilustrasi

Kondisi agak ramai sore itu karena ada perbaikan jalan… namun selepas itu jalan nampak kosong. Pantas menggoda beberapa pengemudi motor membetot gas lebih dalam. SF yang nunggang tiger saat itu mendengar raungan knalpot bersuara pecah dari belakang melaju dengan kencang, hampir bersamaan terdengar raungan motor 2 silinder. Selepas satria FU  menyalip tiger butut SF, terlihat Ninja 250 berusaha mengejarnya…Sepertinya si Ninja ga terima satria FU dengan suara lebih menggelegar menyalipnya….

beberapa meter didepan (lawan arah) ada kontainer ambil ancang ancang akan putar balik. Setelah sisatria lolos ga disangka kontainer ini mulai melaju, sepertinya ga melihat ninja merah ini…. kontan saja kontainer mengerem dan sipengendara ninja juga terlihat panik mengerem motornya sambil menghindar. Untung berhasil…. Pengalaman SF untuk pengendalian kecepatan tinggi ninja memang stabil untuk hardbraking sambil mengoreksi arah… makanya bisa meloloskan pemuda itu dari maut.
Pelajaran yang dapat diambil… jika anda, adik anda, anak anda, ataupun siapapun itu masih belum bisa kontrol emosi mending hindari beli motor powerfull. Karena terpancing sedikit saja disalip motor yang “less power” akibatnya bisa fatal. Belum lagi jika ada niatan uji top speed memecahkan rekor / ego sendiri…. motor seperti Ninja 250,r25,CBR 250 selain bertenaga besar, bobotnya berat sehingga pengendaliannya ga semudah bebek/skutik. Sudah berapa banyak kejadian motor sport fairing terlibat kecelakaan dalam kecepatan tinggi hingga mencabut nyawa pengendaranya?

image

Daripada ngebut mending tonton video dibawah ini 🙂

Night race : Satria FU berjibaku dengan Ninja 250 dan CBR 250

Btw nampaknya SF sendiri juga perlu kontrol diri karena sering lupa diri saat diatas ninja… karena menurut rekan SF selalu ngebut saat lewat BKT. Hmmm perasaan cuma melaju 80kpj deh (kadang lebih dikit 🙂 ) menyesuaikan raungan mesin ninja yang belum “ngoyo” alias masih halus dikecepatan itu…. SF lupa jika ninja speedonya termasuk akurat ditambah sudah pakai ban depan 2 tingkat lebih besar dari STD alamat makin kencanglah ninja. Indikasinya saat jalan 80 ga ada yang nyalip. Tapi jika tiger jalan 80, masih ada matic dan bebek nyalip :). Oce…oce… next SF coba lebih tahan diri….

13 thoughts on “Emosi labil? Demi keselamatan jangan beli motor powerfull”

  1. saran saya mending bagi yg berjiwa pembalap diharapkan memakai sepeda onthel untuk menyalurkan bakatnya, insya Alloh lebih bagus safetnya 🙂
    moga pemerintah ngeluarin aturan utk membatasi speed motor mobil max 30 kph biar ga ngebut 😉

Leave a Reply

Your email address will not be published.