Scooteris sejati pun ikut jengah jika rekannya bertindak meresahkan masyarakat dengan dalih brotherhood

Sangat disayangkan kelakuan oknum scooterist yang sempat dilaporkan masyarakat ke Polres Pacitan karena dianggap menimbulkan keresahan.

Kejadian tersebut terkait dengan agenda besar scooterist JSR (Java Scooterist Rendesvous) tanggal 5-7 Desember 2014 di Jawa Timur yang otomatis menyedot atensi scooteris dari seluruh Indonesia… banyak diantara mereka rela menempuh ratusan kilometer untuk berkumpul dengan sahabat pecinta scooter yang terkenal dengan semangat brotherhoodnya… Beberapa diantara scooterist tersebut nekat berangkat meskipun tidak punya dana.

image

Beberapa tindakan scooterist yang dianggap meresahkan masyarakat Pacitan seperti :
Isi bensin tidak membayar
Mengetuk rumah penduduk dimalam hari
Makan di warung tidak membayar
Mabuk bunga terompet (embugh apa ya ini? SF baru denger soal ini… )
Dll.
Warga sempat melakukan ronda untuk mencegah kelakuan scooterist ini terulang.

Berikut tanggapan admin group penggemar vespa di akun fbnya…

Melihat dari kejadian ini, kami selaku admin menghimbau kepada teman-teman scooterist harus dalam kondisi “MAMPU”. Mampu artinya disini adalah bukan hanya mampu dalam segi fisik dan kesiapan kendaraan tetapi juga mampu dalam hal keuangan. Jangan sampai dengan adanya kejadian ini scooterist dianggap kurang baik dimata masyarakat umum. Ini berimbas kepada imej scooterist secara keseluruhan.
ADMIN

image

Berikut respon scooterist yang lain menanggapi kelakuan teman-temannya

Ag*s S H : Setuju … persiapan yg baik akan membuat kepercayaan masyarakat … bukan malah meresahkan masyarakat.
Dengan tidak adanya persiapan yg matang baik materi atau spiritual maka
Hal ini bukan berani mati namanya. Tp mati konyol.
Salam mesin kanan

Sy*h*ul* SZ Setuju bng. Kita pasti nggak mau hanya karena segelintir orang, kita secara keseluruhan yg kena imbasnya.

Y*s*y P*le*i Apank Bikin Malu…..

M*h R*p Mantap….jgn hanya bermodal nekat…tapi pikirkan hal lain yg mungkin akan terjadi dalam perjanan…dan jgn ada istilah kehabisan perbekalan sehingga mencari-cari dlm perjalanan ( tolong kpd kawan” scooterist jaga nama baik )..

A*i* A*j* benar kali kau bang….nila setitik…..gt ya

E*p*n Begong ya….bang jaga nama baik ajhh

G*ge Ja*aic*n*t*le ..丂乇イuフu¹²³Ѽ. . . .skrng bnyk gembeL Ɣɑ̤̥̲̈̅ªήҨ menyaLah gunakan arti soLidaritas . . .semua jd kna imbasnya . .ĴªŇбåñ ngaku bikers Low kaia gtu cranya . .

Untuk pengguna jalan lain terutama di Jawa Timur waspadai keberadaan Vespa Gembel yang diantaranya banyak yang tidak dilengkapi atribut berkendara (klakson,sein,lampu, dll) .

Kreatifitas sangat SF junjung tinggi namun harusnya tetap mengutamakan keselamatan berkendara…

Keep brotherhood semoga sukses acaranya…. patuhi aturan berkendara dan berkendara aman sampai tujuan

15 thoughts on “Scooteris sejati pun ikut jengah jika rekannya bertindak meresahkan masyarakat dengan dalih brotherhood”

  1. Bahkan ada yang bawa balita juga, kebetulan sedang musim penghujan, balita kedinginan, ahirnya minta pakaian ke warga sekitar. Nekad banget…

  2. Jangan sampai dikemudian hari terjadi penolakan dari masyarakat apabila daerahnya dijadikan tempat gathering….apalagi kalau aparat sudah tidak mau mengeluarkan ijin habis sudah…

Leave a Reply

Your email address will not be published.