Pegawai dengan jarak tempuh terjauh… bikin trenyuh

Tumben-tumbenan kali ini tempat kerja SF membuat penghargaan dengan kriteria terbaru… pegawai terbaik sudah biasa ada, terdisiplin juga… nah kali ini dibuat kriteria baru…. pegawai dengan jarak tempuh terjauh.
Pemenang pernghargaan ini bikin trenyuh… masalahnya disabet oleh seorang karyawan honorer (bukan pegawai tetap) sebut saja pak Yanto.

image
Pak Yanto baju krem

Usia lebih dari 50 tahun… rumahnya di Rangkas Bitung. Tiap hari pulang pergi kerja di plumpang semper. Dengan jarak tempuh mendekati 100km sekali jalan menggunakan angkutan umum yang sambung menyambung. Setiap hari beliau bangun jam 3 pagi, untuk mengejar KRD pertama jam 4 pagi. Setelah itu lanjut angkot (SF ga paham rutenya) . Nyampai dikantor jam 7.20an.
Bagaimana pulangnya…. nyampai rumah bisanya jam  10  malam!  Hal ini beliau lakukan untuk gaji sebesar UMR. Bagaimana kesehariannya…? Tak terlihat sama sekali raut muka kelelahan, murung, atau memendam amarah…. orangnya sangat sabar dan ramah… selalu senyum terhadap semua orang, rajin beribadah… SF tak menyangka ternyata perjuangan hidupnya sangat berat… menempuh hampir 200km perhari, mengorbankan waktu berharga dengan keluarga untuk upah sebesar UMR. Salut….

Beliau sudah mencoba pindah kerja ke tempat lain yang dekat dengan tempat tinggal, namun kurang cocok dengan keahliannya. Akhirnya tetap bertahan di kantor ini….

Ini salah satu gambaran kerja di ibukota… dengan skill terbatas akan susah memilih pekerjaan yang sesuai keinginan. Untuk kos juga uangnya ga cukup dan cukup berat harus berpisah dengan keluarga…. jadinya ya apa boleh buat…
Semangat pak!!!…. Semoga Allah selalu mengaruniai kesehatan, melindungi dalam perjalanan, dan menambah rizqinya… Aminnnn….

11 thoughts on “Pegawai dengan jarak tempuh terjauh… bikin trenyuh”

  1. Mudah-mudahan yang begini yang dapat fasilitas dari pemerintah, bukannya malah disusahin dengan tarif angkutan umum yg ngecekek leher dan lelet….

  2. Masih banyak yang kayak gitu, status dan gaji segitu 😀 .. Ada temen kantor bawa mobil rumahnya di sukabumi kerjanya di salemba setiap hari pulang, kalo ane sih 130km PP naek motor, dinikmatin ajalah, kalo kebanyakan dipikir mah malah capek

  3. inget rekan kerja dulu, rumah di cibarusah kerja di gatsu jakarta.
    berangkat gelap, pulangnya gelap.
    herannya tu motor supri x punya doi jarang bgt ngambek ..

Leave a Reply

Your email address will not be published.