Tiger akhirnya menyerah dengan banjir di koja

Dari jam 2 pagi hujan turun sangat deras di Jakarta-Bekasi. Sudah ada feeling kalau kantor SF bakal kebanjiran, tapi ga menyangka separah kali ini. SF sendiri tetap memilih jalur biasanya… ga dikira saat lewat belakang pasar koja banjir sangat parah… SF paksa saja melaju hingga tiger menyerah… ketinggian banjir sampai merendam separuh karburator.. padahal motor SF tergolong tinggi setelah memakai shock TVS. Dari arah berlawanan… terlihat pengguna vixion menuntun motornya ( klo matic dan bebek jangan tanya, sudah  bergelimpangan dikanan kiri)
jelasnya SF ga berani memaksa menghidupkan motor di banjir separah ini… ( ga bisa ambil foto, hujan deras, tablet ada di box motor, motor mogok ditengah jalan yang banjirnya sepaha)
Setelah dorong motor beberapa meter dataran agak tinggi… SF coba menghidupkan motor… dan motor ga bisa dihidupkan!

image

SF teruskan dorong sampai nemu tempat strategis… kebetulan nemu penjual lontong sahur…. Motor SF naikkan ke trotoar trus sarapan dah… πŸ™‚

image

Abis sarapan SF copot cop busi, SF tiup, dan pasang kembali…. greng….! Baru dah tiger mengaum kembali meski agak terbatuk2 karena knalpot kemasukan air….. SF putuskan laju kembali ….beberapa meter kemudian kedalaman banjir bertambah persis seperti kondisi tiger mogok tadi. Dari jauh SF nampak pengendara CB150 menuntun motornya dan ngasih kode SF agar putar balik ( padahal arah balik juga parah…he3…)
Nekat saja dah…. SF matikan motor dan dorong beberapa ratus meter hingga nemu dataran agak tinggi…. kali ini anehnya tiger bisa distater meski cop busi ga SF keringkan. Meski sempat brebet karena knalpot kemasukan air..

Beberapa menit kemudian akhirnya nyampai kantor setelah melalui perjuangan berat….. dan apa yang terjadi ?!!!
Kantor diliburkan karena banjir….#$#@#Γ—Γ—…!!!!^#Γ—**!!
Diamput… balik mulih dah….. :mrgreen:

Klo banjir dah merendam filter dan apalagi moncong karbu… motor jangan dipaksa terobos banjir… air bisa menerobos masuk ke mesin dan fatal akibatnya.

22 thoughts on “Tiger akhirnya menyerah dengan banjir di koja”

Leave a Reply

Your email address will not be published.