Sedih karena anak ga bisa baca? Mungkin metode ajarnya ga cocok. Pengalaman ngajari Faiz baca.

Sangat….sangat sedih sekali saat Faiz dinyatakan harus mengulang tes masuk SD (tidak lulus tes tahap awal). Untung masih diberi waktu hampir 2 bulan untuk ujian ulang. SF dan Bunda terlalu percaya dengan bimbingan belajar (sebut saja bimba X ) tempat faiz belajar prasekolah. Hampir 2 tahun belajar faiz masih tidak bisa baca. SF memilih Bimba X ini karena berdasarkan pengakuan banyak walimurid pada website bimba ini, anaknya bisa membaca dengan metode yang digunakan bimba (kosakata dilagukan) . SF sendiri sempat ngetes Faiz dihadapan guru bimba XΒ  hasilnya dia bisa baca beberapa kosa kata… Tapi anehnya saat ujian masuk SD sama sekali tidak bisa..
Ternyata Faiz hanya menghafal beberapa kosa kata yang pernah diajarkan dibimba x. Tidak bisa baca kesatuan huruf yang membentuk kata.

Sepulang pengumuman ketidaklulusan Faiz. Otomatis SF segera mengeluarkan Faiz dari bimba X tempat dia belajar sebelumnya.
Setelah berkonsultasi dengan seorang guru TK yang kebetulan juga psikolog, SF disarankan merubah frontal caraΒ  belajar yang diajarkan di Bimba X, karena tidak semua cocok dengan metode belajar Bimba X. Coba dengan cara Visual. Dengan menghafal suku kata.
Berbekal buku (ab*c*ga) yang disarankan guru TK tersebut… Hanya dalam waktu 1,5bulan Faiz bisa baca! 15 hari selanjutnya hanya memperlancar saja. Hasilnya saat ujian susulan Faiz berhasil mendapat nilai sangat memuaskan (87 dari 100) .

image
Faiz ngisengin adiknya

Kepala sekolah SD tersebut sampai heran… Anak yang gagal ujian awal masuk SD, pada ujian susulan justru dapat nilai memuaskan, bahkan diatas rata-rata siswa yang masuk pada ujian awal.
Alhamdulillah nak…
Setiap ngeblog, Papa selalu mendoakanmu. Dalam tulisan smartfaiz terdapat doa dan harapan agar Faiz menjadi anak smart….
Kunci keberhasilannya adalah ketelatenan dan kesabaran. Jangan terlalu memforsir otak anak. Dengan membikin anak stress justru bikin pelajaran tidak terserap. SF dan Bunda bergantian mengajari Faiz membaca tiap pagi dan sore masing-masing antara 5-10menit. Perlu juga sekali-sekali menjanjikan hadiah jika anak berhasil menyelesaikan pelajaran agar anak terpacu belajar. Jangan lupa selalu berdoa demi keberhasilan sang anak.

image

Beginilah gambaran Proses penerimaan siswa baru di SDIT tempat faiz sekolah :
1. Tes masuk awal
2. Tes ulang bila gagal di tes awal
3. Bila masih gagal akan dikonsultasikan dengan psikolog. Untuk mengetahui apakah si anak berkebutuhan khusus (perlu metode belajar lain) atau hanya perlu belajar lebih giat. Yang kesimpulan akhirnya menentukan apakah sang anak bisa belajar di sekolah tersebut.
Pada dasarnya pihak sekolah menghindari menolak siswa yang akan masuk SD kecuali dengan sangat terpaksa karena sang anak perlu sekolah dengan metode belajar khusus.

17 thoughts on “Sedih karena anak ga bisa baca? Mungkin metode ajarnya ga cocok. Pengalaman ngajari Faiz baca.”

    1. Untuk mengetahui apakah sang anak berkebutuhan khusus atau tidak. Kasihan kalau anak berkebutuhan khusus namun dipaksa ke sekolah normal. Karena itu pihak sekolah menggunakan psikolog untuk uji penentuan. Artinya jika sang anak ga bisa baca karena kurang belajar mungkin masih bisa diterima…

    1. Sepertinya belum perlu… si faiz lumayan cerdas kok… sudah biasa main game edukasi di tablet atau di PS. Bisa meyelesaikan masalah dan cari solusi. Saya sampai kadang heran … saat main game petualangan dengan teka teki malah si Faiz ngajari bapaknya

      1. ooh hebat dong mas kalo bisa problem solving game2 PS. Emang metode belajarnya salah ya sebelumnya. Semoga sukses deh buat Faiz πŸ™‚

    1. Awal-awal begitu… akhirnya ya di kasih pengertian… klo ga mau belajar, ga bisa sekolah, trus ga punya temen… trus disemangati juga pake hadiah… klo ujian berhasil dikasih hadiah liburan ke gunung (bandung) dan berenang…. jadinya semangat dah

  1. Waduh.. kok masuk SD harus bisa baca? SDIT lagi.
    Pihak SD seharusnya bikin tes buat pengelompokan aja, tugas mereka nantinya mendidik & mengajarkan.
    Soalnya di SDIT disini anak yg belum bisa baca bisa masuk, yg dilihat psikologisnya, kemandirian dll

Leave a Reply

Your email address will not be published.