Tambah tua kok tambah penakut

23 tahun SF tinggal diperkampungan di Surabaya. Jaman SD dulu tempat bermain SF dan teman-teman kampung adalah tanah kapling yang belum dibangun sehingga ditumbuhi ilalang. Disitu kami asyik hunting belalang sembah dan belalang kayu yang besar-besar. Nangkepnya pake tangan kosong coy… Tak peduli telapak tangan kesentil belalang kayu yang terkenal dengan tendangan mautnya atau belalang sembah dengan cakarannya. Bosen dari aktifitas itu kita lanjutkan ke got kecil yang belum dibeton dindingnya untuk mencari yuyu (kepiting kali)… tangan kita masukkan kedalam lubang-lubang dipinggiran got untuk meraih yuyu didalam lubangnya… Saat itu kita ga berfikir bisa jadi itu lubang ular… Yang agak ekstrem kita pernah hunting lipan/kelabang menggunakan sarung tangan dari kresek. Setelah dapat lipan kita potong bisanya lantas dibikin mainan….
Nah begitu sudah menginjak kepala 3 hal diatas jadi hal yang cukup menguji nyali. Sering kali di kamar mandi SF nemu lipan jadi agak panik dan cari sesuatu untuk membinasakannya.

image
Ibunda SF tercinta

Kemaren waktu liburan di kabin ditengah hutan, ada belalang sembah yang cukup besar terbang masuk ke kabin SF entah dari mana. Saat akan menangkapnya SF tiba-tiba merasa was-was dan jijik… Tapi karena suasana kabin jadi heboh dengan jeritan anak-anak terpaksa SF mensugesti diri sendiri.. Ini kan mainanku masih kecil jadi ga perlu takut…

image

Begitu si belalang sembah terpegang punggungnya benar saja. Sibelalang sembah langsung mencapitkan 2 lengannya ke jari SF.. Lumayan juga yak…. 🙂
Eh besok paginya ada lagi kejadian katak masuk kabin.. Langsung saja SF usir pake payung….
Tambah tua kok tambah penakut ya… Wkkqkw….

0 thoughts on “Tambah tua kok tambah penakut”

Leave a Reply

Your email address will not be published.