Ikut gemes sama lamborghini yang bebas ga pakai plat nomor depan… ini opini SF

Alasan presiden Lambhorgini Indonesia yang menyatakan pemasangan plat nomor lambhorgini sulit dilakukan karena dari sononya tidak disediakan tempatnya sungguh bikin gemes…. SF pemakai ninja 250… dan ninja diluar sono TIDAK ADA DUDUKAN PLAT NOMOR DEPAN!  Tapi KMI tetap menyediakan dudukan plat nomor depan untuk memenuhi aturan yang berlaku di indonesia…..
tau ga kenapa ducati yang berpenampilan eksotis masuk Jepang jadi berdesain knalpot juadulll bulet puanjang..? itu karena demi memenuhi legalitas di Jepang sono (emisi suara lebih rendah…..)… ducati menghormati hukum di Jepang….  lah di Indonesia bagaimana bisa lambhorgini lolos dengan alasan karena dari sananya tidak disediakan dudukan plat nomor? Kok ya bisa mobil ginian di jual di Indonesia? …. berarti produsen mobil ini ga menghormati hukum di Indonesia….

image

Pak Polisi kami menuntut keadilan bagi seluruh Rakyat Indonesia…. hapus diskriminasi di dunia otomotif !!!

Kasihan pengendara umum yang lemah posisinya (bukan anak pejabat, bukan orang yang punya bekingan dimana-mana, bukan keluarga aparat) …. sakit rasanya jika kendaraan diberhentikan aparat tanpa diketahui kesalahannya… setelah kendaraan kita berhenti baru petugas muteri kendaraan kita untuk cari “bahan” . seperti yang dialami teman kita ini ( baca : http://sijidewe.com/2015/04/22/akhirnya-ngrasain-juga-kena-tilang-di-cirebon/ ) . Monggo googling juga ulah petugas di google dengan kata kunci ” tilang c*r*bon” .. anda bakalan dibuat ternganga…. ada juga motor yang lampu nyala sebelah dari pabriknya juga ditilang… (modarlah anda pemakai ninja 250,r15,r25, dll ) ndak percaya…, monggo baca-baca blognya pertamax7.com

Lah lambhorgini tanpa plat depan yang sedang ramai di bicarakan malah dapat pengawalan khusus polisi….?

Eh ya…. pengawalan polisi itu gratis kan….? katanya di koran-koran dan di google sih gratis… klo gratis berarti polisi ga ada bentrokan kepentingan sama peserta konvoi lambhorgini tersebut… tilang saja Pak biar Pancasila sila ke 5 bisa di terapkan di Indonesia…. !

Berita lengkapnya sudah di rangkum bonsai biker (baca disini )  artikel ini berisi Opini SF karena gemes sama perlakuan diskriminatif di jalanan…. pelanggaran didepan mata di lepaskan… eh tapi ada juga pelanggaran yang kesannya dicari-cari…. 

0 thoughts on “Ikut gemes sama lamborghini yang bebas ga pakai plat nomor depan… ini opini SF”

  1. Berkaca dari kasus Ducati yg dijual di Jepang, emang sih seharusnya pihak produsen Lamborghini menyediakan tempat plat nomor kendaraan, walau emang pahit rasanya, karena mobil yg udah didisain sebegitu cantiknya serta memakai perhitungan mateng tentang aerodinamika namun harus “dirusak” oleh cetakan plat nomor yg kesannya abal2 asal jadi. Blm lg soal plat nomor yg dicat ulang atau dimodif dan dipercantik akan tetapi menyalahi aturan juga. Ini adalah sebuah dilema, jadi serba salah deh, hahaha…..
    Lantas gimana jg tentang motor yg jumlahnya bejibun tanpa plat nomor terpasang, padahal tempat pemasangan plat nomor udah disediain oleh produsen?
    Kalo mau dicermati sih emang banyak sekali pelanggaran yg dilakukan oleh pemilik kendaraan bermotor di sini. Perlu ketegasan dari aparat kepolisian agar semuanya kembali kepada dasar hukum yg berlaku.

  2. Bukan salah Lambonya. Salah wereng coklat masih doyan duit. Mereka nggak ditilang, krn duit setoran lebih gede drpd duit tilang. Presiden saja bingung hadapin wereng coklat, apalagi rakyat jelata.

  3. Aturan kan cuma tajam ke bawah tapi tumpul ke atas….tapi ini sih yg salah bukan cuma polisi tapi kemenhub dan kemendag dan industri, kok dikasih ijin jalan kalo gak sesuai UU lalu lintas dan SNI dan kenapa juga bisa lolos uji….? Motor saya gak ada tempat plat nopolnya tapi masih saya pasang dibalik windshield bening…..

  4. Haduh .. haduh … itu bukan sengaja gak ada plat nomernya tapi itu memang sudah kayak begitu dari sananya. Gaya bahasa desainnya lamborghini itu ala Eropa. Mayoritas mereka jual ke sektor Eropa. Untuk pasar Asia mah mereka mungkin mayoritas di Cina dan Singapura. Jadi susah klo mo ngikut gaya bahasa desain Indonesia yang nemplok plat di bumper depan. Alasan kedua juga karena klo pake plat depan itu sisi aerodinamis lamborghini, ferrari, koenigsegg, maserati, dll itu bakal kurang krn adanya plat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.