Mobil diesel sangat populer di India kenapa di Indonesia dianaktirikan produsen

Sebut saja mobilio, ertiga, celerio, Jazz dan produsen Lokal seperti Tata … di India sono mobil-mobil tersebut keluar versi dieselnya dan versi diesel itulah yang menjadi favorit konsumen India.

The rise in diesel price this year — it has been revised 11 times since January — has seen a revival in petrol car sales, but at 55% of total sales, the share of diesel cars is still dominant.

dikutip dari : http:/www.hindustantimes.com/htauto-topstories/why-diesel-cars-score-in-india/article1-1164105.aspx

 

Kalau di India Sono Alasan larisnya mobil diesel adalah konsumsi bahan bakarnya sangat irit. Bayangkan saja honda jazz versi diesel bisa irit sampai 1:27 kmpl, mobilio dan ertiga bisa diatas 1:20kmpl.

Apa sih kelebihan diesel dibanding bensin :

-jauh lebih irit

-torsi sangat besar

-mesin awet dan bandel… bayangkan saja honda jazz diesel untuk melaju 100kpj RPMnya bertengger 1800!

Namun dibalik keunggulannya, ada juga kekurangannya dibanding versi bensin:

-harga mahal

-getaran dan suara mesin lebih berisik

-kecepatan menengah – atas tidak segalak mobil bensin

-jika mobil tidak terawat keluar asap hitam dari knalpot

-bobot berat, mempengaruhi handling

Kenapa di Indonesia pabrikan Jepun ogah-ogahan jualan diesel? ada sih.. tapi terbatas… hanya mobil – mobil gedhe dan mahal… seperti panther (panther mahal lohhhh !), innova/fortuner, pajero, dll. pilihan MPV diesel entry level cuma ada chevi spin.. itupun aftermarketnya ngeri pasca penutupan pabrik chevrolet di Indonesia. Sedangkan mobilio, jazz, celeron, ertiga diesel ga masuk Indonesia. Dari info yang SF dapat di berbagai forum dan tabloid online… ATPM mobil masih meragukan kualitas solar di Indonesia… solar yang bagus kurang merata penyebarannya.

SF berusaha ngobrol sekalian sedikit survey mengenai mobil diesel. ada pendapat jika kualitas solar diperbaiki, ga menutup kemungkinan produsen akan memasukkan versi diesel dari mobil yang sudah masuk duluan. Bukan hal yang mustahil karena iritnya,  diesel  menjadi favorit. Apalagi dengan semakin majunya tehnologi, mobil diesel  sekarang makin murah (harga mepet versi bensin), bobot makin ringan, mesin makin halus, ga ada lagi asap hitam tebal dan tenaga tetap padat berisi… 2 rekan pengguna roda empat untuk kendaraan harian kepincut dengan versi diesel dari beberapa merk mobil yang beredar disini. irit dan bandel jadi penyebab utama… maklum setiap bulannya budget untuk bensin bisa lebih dari sejuta.

2 orang rekan lain tetap memilih versi bensin karena kenyamanan.

Bagaimana pendapat dulur sekalian ? milih mesin bensin atau diesel ?

0 thoughts on “Mobil diesel sangat populer di India kenapa di Indonesia dianaktirikan produsen”

  1. Di kalimantan susah pakai solar. Sering langka dan harus antri panjang dg truk, makanya ngga ada yg mau pake mobil diesel

  2. Diesel bro…..
    Ane pernah bawa defender mobil dinas bokap…
    Irit sih kaga.. 1:10
    Tpi bisa jalan dengan kualitas solar terburuk sekalipun, karna ditengah hutan, tempat penebangan hutan……. Cuma bisa disaingi sama phanter…. Meskipun solar busuk tenaga tetap maknyuss…. Beda sama yg commonrail…
    Pk solar busuk, berasa naik ninja 250 pk premium…

    1. tenaga sih pegang bensin bro.. rata-rata uji performa mobil sejenis masih dipegang bensin . namun diesel sekarang ga mulu kudu CC besar… 1000cc pun sudah ada dieselnya… keunggulannya di torsi gedhe sehingga lebih sanggup bawa beban berat, rasio gigi juga bisa dibikin berat agar kecepatan tinggi RPM lebih rendah efeknya irit ga karuan. lebih irit jazz diesel dibanding motor saya… he3…

  3. karena stigmanya kalo mesin diesel itu ngebul, lemot, ngerawatnya repot kalo udah muncul asap hitam, solar juga kudu bagus (kalo commonrail).

    padahal di eropa juga favorit, liat aja bmw seri 5 sama 7 ada yang diesel. mercy seri e sama s juga punya versi diesel. buat bawa bodi kokoh ala mobil eropa ya paling bener pake mesin diesel. irit, torsi gede, buat bawa beban berat hayok.

    tapi disini, orang masih lebih seneng mesin yang akselerasinya cepet, cc kecil, enteng. padahal mah semua bisa didapet dari mesin cc kecil turbo diesel hihihihi…

  4. solar yg bagus mahal, padahal kalo solar jelek mesin cepet rusak sampe mogok ntar di tuntut konsumen mendingan gak jualan diesel aja

  5. Kijang Innova 2KD-FTV (common rail) aja kalo nggak salah pernah stop produksi beberapa saat di tahun 2006 karena kwalitas solar di sini kurang bagus. Untungnya tukang insinyur Toyota dapat memecahkan masalah ini sehingga produksinya lanjut sampai sekarang. Karena sekarang sudah bermunculan solar yang bagus dijual di SPBU seperti Shell, PetraDEX, AKR, Petronas, maka terbuka pihak produsen kendaraan diesel memasukkan produksinya disini.

Leave a Reply

Your email address will not be published.