Nostalgia … Ada satu hal yang saya kangenin saat naik kereta api

Kereta Api … begitu lekatnya SF dengan moda angkutan ini mulai bayi hingga lulus kuliah, sekarang sih sudah jarang naik kereta. Terakhir beberapa bulan lalu.

SF merasa ada sesuatu yang hilang saat naik kereta api…. pelayanan, fasilitas dan ketepatan waktu memang jauh lebih baik. Namun sekarang tidak ada lagi pedagang asongan yang jualan di stasiun / di kereta.

pic:www.antarajateng.com

Ini yang SF bikin kangen… setiap naik kereta SF pasti sempatkan jajan tahu, telor puyuh, nasi campur, dan beberapa makanan rutin SF beli dikereta. (maklum penyuka kuliner murmer). Cari oleh-oleh juga ga perlu turun dari kereta…. brem, baju tidur,getuk pisang, wingko, bakpia … kumplit… sliweran didalam kereta.

Ada juga kenangan yang bikin geli saat SF dijawil waria ngamen…. EWER EWER .. JEDERRR…! :mrgreen: Bapak buta dengan suara emasnya, Mas-mas yang ceramah ga jelas…. begitu lengkapnya nostalgia di kereta yang sekarang tinggal kenangan karena saat ini selain penumpang ga boleh masuk ke stasiun apalagi sampai didalam kereta.

ngamen waria

Untuk makanan dan minuman sekarang ditangani langsung oleh KAI dengan menu yang terlalu “formal” dan kurang menantang.

Teringat SF dengan teriakan pedagang asongan menawarkan dagangannya… :

kacang kotak teh bawang, kacang kotak teh bawang……. !  😆

modernisasi di KAI memang menawarkan kenyamanan dan keamanan namun di lain sisi penumpang perlu merogoh kocek lebih dalam dan ga bisa lagi wisata kuliner yang berbeda-beda di tiap kota persinggahan…

0 thoughts on “Nostalgia … Ada satu hal yang saya kangenin saat naik kereta api”

Leave a Reply

Your email address will not be published.