Syarat sebelum jadi anggota klub motor besar harus ikut safety riding

Usulan moge masuk toll menghasilkan ketidakpuasan pada pemilik moge karena usulan tersebut ditolak mentah-mentah Kapolri,  meski sebelumnya pengurus klub moge menjamin jika anggotanya akan tertib di tol karena semua telah dibekali pelatihan safety riding.

bukan masalah di toll yang SF bahas karena sudah banyak yang bahas soal ini. Masalah pelatihan safety riding itu loh…

sumber:pertamax7.com

syarat ini perlu di acungi jempol, dengan pelatihan safety riding member punya bekal info keselamatan di jalan, lebih taat aturan dengan kata lain tau mana yang boleh dan tidak. Menurut SF syarat ini harusnya menjadi Wajib Hukumnya bagi calon anggota klub… Kalau perlu saat pendaftaran pendirian komunitas/klub baru pada dinas terkait disyaratkan punya sertifikat safety riding setiap anggota yang terdaftar. Jangan seperti sekarang yang carut marut ga jelas… Komunitas/klub sport fairing mayoritas SENGAJA lipat spion bahkan melepas permanen spionnya, ada klub Thai look yang pake ban sepeda, masih SF jumpai member klub yang pake asesori haram seperti strobo dan TOA … Saat ditilang caci maki polisi tapi kendaraannya di modif seperti motor polisi….

 

Namun selain pelatihan safety riding, pembinaan mental kudu ditekankan… misalnya pemberian sangsi jika membernya bermasalah dijalan… biar ga ada lagi pemoge yang masuk busway/ jalur mobil, ga ada lagi turing arogan, ga ada lagi tawuran, ga ada lagi yang kelengkapan kendaraannya ga lengkap (atau berlebihan). satu saja anggota bermasalah maka nama baik klub/komunitas akan tercemar. Karena itu kudu benar-benar menyaring calon member baru.

 

4 thoughts on “Syarat sebelum jadi anggota klub motor besar harus ikut safety riding”

Leave a Reply

Your email address will not be published.