Banyak kerugian karena pemakaian roof bag, namun cukup layak dibeli

ertiga pasca mudik

Saat mudik kemaren barang-barang sengaja SF tempatkan diatap agar kabin mobil bisa dimaksimalkan untuk ruang istirahat. Penempatan barang di atap ertiga SF termasuk safety kok karena memakai roof rack + Roof bag. Jadi ga pakai barang yang diiket seadanya.

Ada beberapa hal yang ingin SF sampaikan dalam pemakaian roof bag :

– Pemasangan roof bag sangat mempengaruhi stabilitas dan performa mobil. hal ini sangat terasa pada kecepatan 100kpj mobil terasa sedikit bergoyang. lari mobil juga terasa berat serasa ada yang “nggandoli” alias menahan laju mobil. Pernah SF paksa lari hingga 120 kpj, gejala goyang makin berat, kecepatan mobil juga terasa sangat lamban naiknya

roof box

– Hal tersebut dikarenakan drag/hambatan yang ditimbulkan permukaan bag yang tidak streamline alias kurang aerodinamis. rusaknya aerodinamika mobil juga berpengaruh pada konsumsi bensin real time. Sebenarnya saat memakai Taruna dulu juga menaruh barang diatap saat mudik tapi ga keukur konsumsi bensinnya (waktu itu belum pakai roof bag, tapi diiket langsung pada roofrack), namun pada Ertiga sekarang baru kerasa kanaikan konsumsi bahan bakar karena ada indikator konsumsi bensin real time pada MID. Meski SF ga sempat melakukan pengabadian gambar pada MID (maklum nyetir sendiri ditambah nyonya sibuk menyusui si kecil) namun berdasarkan pengalaman bisa dipastikan konsumsi bensin pada kecepatan diatas 100 kpj bisa lebih boros 3-4 kmpl dibanding tanpa menggunakan roof bag. Pengalaman SF ke anyer beberapa waktu lalu tanpa penggunaan roofbag saat jalan stabil di tol pada kecepatan 100kpj konsumsi bensin real time saat itu mencapai 1:19-1:20kmpl dengan kondisi pedal gas cuma disenggol sedikit sekali. Namun dengan kondisi memakai roofbag saat mudik kemaren untuk mempertahankan kecepatan 100kpj pedal gas perlu diinjak lebih dalam dengan petunjuk konsumsi bensin realtime tertera pada angka 1:15-16kmpl. Selisih konsumsi bensin menjadi lebih rendah antara pemakaian normal dan pemakaian roofbag pada atap mobil pada kecepatan yang lebih rendah. Pada kecepatan 70kpj sangat mudah mendapatkan konsumsi bensin 1:17-19kmpl. 20150723_165816

Penggunaan roofbag pada atap mobil atau penempatan barang pada atap mobil memang banyak merugikan, namun disatu sisi dapat meningkatkan kenyamanan. bagi SF ga cukup penting penurunan performa maupun tambah borosnya mobil yang penting penumpang nyaman.

 

NB: pengukuran konsumsi bensin diatas tidak menggunakan ertiga standar namun Ertiga yang sudah dimodif menggunakan header 4-2-1 yang bisa bikin irit dan meningkatkan performa mobil.

Monggo intip Artikel terkait mengenai keajaiban header 4-2-1 :

http://smartf41z.com/2015/05/09/pembuktian-konsumsi-bensin-header-aftermarket-4-2-1-untuk-ertiga-lumayan-signifikan-bikin-irit/

http://smartf41z.com/2015/05/04/review-header-4-2-1-menggantikan-4-1-bawaan-ertiga/

http://smartf41z.com/2015/04/12/kenapa-knalpot-mpv-justru-di-set-ngejar-putaran-atas/

http://smartf41z.com/2015/06/14/pusingnya-cari-sumber-suara-cemprengpecah-ertiga-pasca-ganti-header-4-2-1/

 

0 thoughts on “Banyak kerugian karena pemakaian roof bag, namun cukup layak dibeli”

  1. tambahan: center of gravity (CG) juga akan bergeser cenderung keatas, makanya muncul gejala goyang (limbung).

    anyway, kalau memang barang “cargo” sebanyak itu tdk dibutuhkan selama perjalanan, maka nggak ada salahnya dikirim via jasa kurir (paket pos) 3 hari sebelum keberangkatan 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published.