Bedanya tol Surabaya dan tol Jakarta

Salah satu budaya kesusu di Jakarta tercermin pada pengendara di toll… 
Jika di Surabaya anda melaju 100 kpj dilajur kanan jalan tol sudah terasa kencang (menyalip dengan “sangat”  kendaraan lain) pengalaman tersebut terjadi pada SF saat mudik ke Surabaya lewat tol gresik Surabaya kemaren.

image

di Jakarta kecepatan 100kpj tersebut dianggap terlalu pelan untuk dijalur kanan, tak jarang SF sendiri di dim atau diklakson mobil dari belakang.  Apalagi jika jalan lowong…  Wuzzz..wuzz….wuz… Rata2 diatas 120kpj tuh…  Tol yang kosong seakan dijadikan pelampiasan oleh pengguna jalan yang sebelumnya terjebak di kemacetan…  Tol diJakarta juga sudah sangat wajar jika macet…

0 thoughts on “Bedanya tol Surabaya dan tol Jakarta”

  1. Hal yg berbeda juga tampak dilampu merah.
    Kalau di Jkt,lampu blm hijau sudah pada jump start.
    Di daerah,lampu sudah hijau juga kadang masih betah berhenti 🙂

  2. Jakarta’s Style : lowong dikit gas pollll,tapi nggk cuma di jalan tol aja sih om..contohnya kalau lagi mudik di daerah tetep deh pada kenceng,kesannya jadi seruntulan padahal kalau di Jakarta biasa aja.

  3. gak usah jauh2, cipali aja lari 100 yang notabene kecepatan maksimum masih ditempel kalo di jalur kanan wkwkwkwkw…

    mental endonesia namanya juga…

Leave a Reply

Your email address will not be published.