Cajoon, Alat Musik yang Semakin jadi Favorit

Saat tiba dikantor baru langsung di todong pertanyaan oleh rekan kerja… “Masnya cajoon player ya?” (rupanya sebelum masuk kekantor baru, rekan2 disini sudah cari info soal SF) “Disini banyak musikus mas… kebetulan lagi butuh pemain perkusi.” Singkat Cerita SF akhirnya bawa cajoon ke kantor untuk mengisi waktu luang. Respon rekan kantor terhadap alat musik yang bentuknya seperti kaleng krupuk ini ternyata luar biasa… Suaranya mirip drum set… padahal cuma kotak gitu saja bentuknya… 3 orang rekan sekantor keracunan alat musik ini dan minta antar SF ke tempat penjualnya.

alhasil hampir tiap hari disaat istirahat dan pulang kerja SF di ajak latihan… sampai didaulat isi acara dadakan koordinasi antar kantor cabang dan pusat sejakarta… bbheehh

Berdasarkan keterangan owner agatis music store , cajoon sekarang semakin booming. Karena kepraktisannya dan suara yang dihasilkan mirip drum set. alat ini menambah kemeriahan musik akustik yang biasanya cuma mengandalkan gitar, Banyak pemain music di cafe-cafe memakai cajoon sebagai pengganti drum. SF sendiri biasa menikmati live music dengan iringan cajoon di bebek kaleyo Harapan Indah.

Jpeg

Untuk jadi seorang player cajoon ternyata ga susah (apalagi yang sebelumnya pernah jadi drummer), semua orang langsung bisa memainkannya kok… untuk tingkat yang paling simple pukul area pojok kiri/ kanan untuk efek snare drum, pukul area tengah untuk bass… itu saja dasarnya. tinggal divariasi saja. Kalau sudah terbiasa pada kaki  bisa dipadukan dengan kecrekan (Tambourin) makin pas saja suara yang dihasilkan… benar-benar jadi soulmatenya gitar. Bisa mengiringi lagu pop,RNB, dangdut,keroncong, jazz sampai rock… pokoknya masuk buat semua genre musik.

Saat manggung di Aula dengan kapasitas sekitar seratusan orang, cajoon meskipun tanpa bantuan pengeras suara cukup untuk mengiringi gitar electrik yang memakai speaker.

Bentuk boleh sepele, tapi suara cajoon ternyata cukup menarik. coba denger sendiri di youtube … ini contoh cajoon player kelas atas :

video oleh : samantha 3IAC – Pumped Up Kicks (Foster The People Cover)

selamat menikmati semoga keracunan 😛

0 thoughts on “Cajoon, Alat Musik yang Semakin jadi Favorit”

    1. Mungkin awalnya seperti itu.. saya pernah baca. Dulunya cajoon (dibaca kahon ) berupa kotak kayu yang dipukul untuk mengisi waktu budak2 , untuk memberi efek snare drum dibagian dalam diberi senar gitar atau bahkan snare punya drum yg dibagi 2 sisi kanan kiri.Sehingga kalau dipukul menghasilkan efek seperti bunyi drum. Semua bagian cajoon menghasilkan suara berbeda beda… tergantung kreatifitas playernya saja.
      Kenapa bentuknya kotak dan bisa diduduki seperti kursi… waktu itu budak afrika dilarang memainkan dan membuat alat musik… karena itu mereka memanfaatkan kotak ikan/ kotak buah yang sering mereka pakai sebagai kursi… hal tersebut untuk mengkamuflase agar cajoon tidak diidentifikasi sebagai alat musik.

  1. gagal fokus sama pahaaaa 😀

    saya bikin cajon yg tengah bunyi bas, tengah atas bunyi kendang 😀
    bahan triplek sagat menentukan buyi. beda bahan beda kekerasan beda tebal beda suara. tinggal maunya yg gimana.

    btw saya gak bisa main cajon :v

      1. dibilang produsen enggak juga, kebetulan nemu multiplek 1,8mm di gudang. saya sulap jadi cajon.
        pertama depannya saya kasih 4mm suaranya berat, turunin lagi ke 2,5 mm lumayan keras suaranya.
        tapi namanya bikin sendiri ya beda sama cajon bikinan yamaha yg colek dikit langsung nyaring 😀

        dan tetep gak bisa-bisa nih main cajon

Leave a Reply

Your email address will not be published.