Kenapa Ninja ga sekalian pasang box belakang

Semua motor tunggangan SF punya box penyimpanan barang… tiger pake box K45, spin pake box K42, Nmax sendiri sudah tersedia ruang penyimpanan cukup mumpungi dibawah joknya… hanya ninja yang ga pake… emang barang apa saja sih yang selalu menghuni box SF.. lumayan sih… toolskit, jas hujan dual piece, kabel kopling, cable ties, plus sandal cadangan buat jaga2 saat hujan. Saat parkir, box berfungsi  mengamankan helm.

image

Mungkin pembaca blog ini pada tau kalau SF penyuka motor yang fungsional, lantas kenapa ninja 250 ga sekalian pasang box belakang…? Sebenernya sempat kepikiran sih… namun situasi diJakarta sangat tidak memungkinkan.
Ninja dimensinya sudah besar, ga jauh dibanding moge supersport. Pemasangan box entah itu top atau sidebox malah bikin motor makin melar. Jika anda hidup di daerah dengan kondisi ga sepadat Jakarta mungkin masih dapat ditoleransi, kalau DiJakarta justru membatasi kelincahan dan menghalangi orang lain. Tipikal rider Jakarta yang suka mepet2 juga beresiko nyenggol box. Pemasangan Box pada Ninja juga cukup susah, kudu pake wingrack atau bisa juga mengorbankan tatakan jok belakang sebagai dudukan braket box. Sebab lain, radius putar sangat terbatas, ga bisa manuver menekuk… makin nancep di kemacetan…
Jadi solusinya pake tank bag deh, tapi tetap ga sefungsional box… bag bikin baret (solusi tangki dilapisi stiker) dan kudu digotong kemana-mana saat parkir.

0 thoughts on “Kenapa Ninja ga sekalian pasang box belakang”

Leave a Reply

Your email address will not be published.