Kadang Guemez Sama Jalur Busway yang Kosong Melompong

Jalur pulang kerja SF adalah melewat raya Bekasi Timur… jalur ini tergolong padat dengan hanya 2 jalur mobil, bahkan diujung mendekati lampu merah menyempit hingga betul-betul pas 2 mobil sehingga motor tidak bisa menyusup…. sedangkan keberadaan jalur busway disebelah bisa dibilang lenggang….
Kejadian makin semrawut saat ada pengaspalan aspal berlapis-lapis…. dari bulan Agustus hingga sekarang SF kudu menghadapi ini.
jalur busway seakan menggoda iman…. busway jarang lewat jalur ini… begitu ada busway lewat penumpangnya penuh bertumpuk.
Bukan munafik.. saking gemesnya SF pernah ikut tergoda lewat busway… bukan tanpa alasan… jalur sempit stuck macet, karena separuhnya dipakai parkir alat beratttt!

Diamputttt….. kacau bener dah managemen traficnya…. alat berat diparkir memenuhi separuh jalan… dalam kondisi normal saja macet apalagi kalau  gini….
Enak saja sih yang menyarankan semua naik angkutan umum… busway saja penuh meluber, kereta juga…penumpangnya dah kaya sarden, udah gitu armada kurang… lalu merampas 1 jalur…. lebih banyak pengguna jalan taat yang dikorbankan oleh busway yang jarang lewat…
Sepertinya keberadaan jalur busway untuk wilayah tertentu perlu dikaji ulang… Kalau memang jalan sempit dan padat ya jangan pakai separator. Sayang gitu loh banyak pengguna jalan dikorbankan untuk jalur busway yang jarang dilewati….  coba hitung berapa penumpang busway dibanding non busway yang dikorbankan saat macet

Untung sekarang SF ga pakai motor sport… jadi agak kurang capeknya.

5 thoughts on “Kadang Guemez Sama Jalur Busway yang Kosong Melompong”

  1. pertama memang masalah pada manajemen traffic-nya (ada proyek infrastruktur+jalur busway+ jalur biasa+jam sibuk),
    yg kedua masalah pada kapasitas angkut busway (dan kereta) yg tidak memadai pada jam sibuk

  2. bener mas, kadang sebel lihat busway yang seenak udelnya motong jalur sempit mas, kayak d jalur manggarai menuju ke salemba.. udah nggak ada busway cuma segaris, yang sisanya dipakai tukang sate/ pecel lele, segaris lagi buat busway..

  3. Selain armadanya kurang saat peak hour…., Biasanya Buswaynya terhalang Antrian kendaraan saat Melaju di lajur yang terbuka, persimpangan.
    belum ngerasa kan Nunggu busway yang lama datang akibat Kena Macet.
    gw malah pengennya busway diganti Kereta…, jadi yang nekad ya alamat mokad.

  4. Transjakarta memang merampok hak rakyat atas jalan raya. Kalo mau adil ya sistem monorel bukan sistem busway.

    Transjakarta adalah solusi darurat murah dan cepat untuk menyediakan transport massal karna cm pake jalan yg ada. Tapi ya itu, merampok paksa hak pengguna jalan yang makin sempit.

    Jadi jgn salahkan klo masi bnyk pelanggar yg melanggar jalur busway.

Leave a Reply

Your email address will not be published.