12 comments on “Plat nomer, masih perlukah dikeluarkan oleh samsat…?

  1. Dulu tujuan didirikannya SAMSAT (Sistem Administrasi Satu Atap) adalah untuk memudahkan pelayanan jadi pemilik kendaraan ndak usah mondar-mandir semuanya sudah ada di satu tempat….kalau ternyata sekarang malah gak efisien mungkin sudah perlu direformasi. Saya sih pengennya bayar pajak itu bisa lewat ATM atau gesek kartu kredit saja, trus slip-nya dipakai buat ambil tanda bukti baru, plat nomer, dst….urusan SAMSAT kalau ada perubahan data di STNK, BPKB , dsb saja.

  2. Salah satu versi cerita orang dalam yg saya pernah dengar:
    Tender pengadaan plat nomor saat ini jadi lebih “tertib administrasi” (mengikuti prosedur), mulai dari anggaran disetujui, buka pengumuman tender, pemilihan supplier, keputusan supplier terpilih, buka order (PO), barang diterima, pembayaran, selesai.

    Dulu proses kayak gini cuma diatas kertas, kenyataannya tebak sendiri deh, meskipun pasokan plat nomor “terjamin” (kualitas plat lain soal ya).

    Namun sejak taring KPK makin tajam dan ditambah audit BPK utk institusi pemerintahan juga makin ketat, maka oknum yg dulu leluasa bergerak sekarang jadi “tiarap”, mereka nggak mau 3-5 tahun kemudian masuk koran gegara berurusan dg KPK/BPK.

    Efeknya….. ya kita rasakan bersama2, ternyata saat prosedur dijalankan, ternyata mereka nggak bisa mengelola proses pengadaaan plat nomor secara tepat waktu dgn jumlah yg dibutuhkan.

    Stok plat nomor yg ada diprioritaskan utk unit kendaraan baru, utk yg perpanjangan “harap sabar”

    • Cerita anda bukti betapa tidak produktifnya ‘abdi’ negara… kalau kerja di swasta sudah dari lama orang-orang seperti ini dipecat

Leave a Reply

Your email address will not be published.