Lobster hidup berdampingan dengan kelomang? Kenapa tidak

Pada artikel sebelumnya telah SF bahas crabitat (ekosistem buatan untuk kelomang/ keong) yang dilengkapi dengan alat pembuat kabut  (baca disini ) . Alat tersebut memerlukan genangan air agar dapat berfungsi… karena itu SF sengaja sekat dasar aquarium, untuk tujuan membuat kabut sekalian tempat minum kelomang….
Kebetulan di aquascape SF, ada lobster (hasil keisengan karena bosen dengan aquascape) yang tumbuh cukup besar yang akhirnya malah makan daun tanaman air. Lobster ini akhirnya SF cemplungin di kolam crabitat… bukan tanpa alasan… SF pernah melihat penjual lobster menjual lobster dalam genangan air sedalam tubuh lobster… dan mereka survive!

image

Saatnya jajal… begitu lobster nyemplung nampaknya dia mulai nyaman… saat mesin kabut dinyalakan nampaknya lobser mulai terganggu dan memilih memanjat kedaratan….
Anehnya selama SF amati seminggu lebih… si lobster sekarang malah nyaman di daratan dan hanya sesekali masuk air… yang SF baca lobster bernafas melalui insang.. asalkan lembab/basah dia bisa ambil oksigen dari udara

image

Kekhawatiran awal antara kelomang dan lobster saling menyerang… tidak terjadi… mereka akur….. !
Ndak masalah dempet dempetan dipojokan…. 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published.