10 comments on “Busway boleh dilewati kendaraan?

  1. Bertahun2 busway tidak ada kemajuan berarti. Intinya cuma solusi sementara karna jalur busway pada awalnya jg jalanan publik yg dirampas paksa untuk alasan transportasi massal.

    Seharusnya selagi busway berjalan, diimbangi dgn pembangunan subway atau monorel. Sistem itu pakek rel khusus bawah tanah atau bahkan jalan layang. Janganlah bikin susah yg sudah susah. Jalanan sudah ruwet, dipersempit dgn jalur busway tambah ruwet

    • Pemerintah sebagai “regulator” tidak berdaya dalam mengendalikan populasi kendaraan pribadi, disisi lain upaya utk meningkatkan kualitas angkutan umum juga masih setengah hati, maka jadilah yg sperti Om Anonymous bilang diatas.

      • Itu karena sumber pendapatan darrah terbesar berasal dari PKB tahunan. Bayangkan 1 skutik baru aja bisa 250rb pertahun dan nominal terus naik. Belum lg motor sport atau premium yang lebih mahal

        Apakah penerimaan pajak penghasilan bs melebihi PKB? Orang jarang mau bayar PPh kecuali dipotong oleh prusahaan. Tapi bayar PKB semua patuh cuy.

        • PKB juga bisa dimanfaatkan utk “mengendalikan” populasi kendaraan kok (kalo pemerintah serius ya). Coba aja kalo PKB itu senilai 10%-20% harga kendaraan, apa orang2 masih semangat beli kendaraan baru?

          Disaat yg bersamaan pemerintah juga sediakan angkutan umum massal yg aman, murah, dan bisa kesemua tujuan.

          Negara maju sudah lakukan hal spt ini sejak 20 tahun yg lalu

  2. Hukum dasarnya tetap, jalur busway hanya utk busway, rambu peringatan/larangan masuk akan dipasang disetiap awal jalur/ putaran/ persimpangan.
    Separator beton juga dibangun (dan sekarang makin tinggi) utk menjaga sterilitas jalur busway dari kendaraan selain busway.

    Jalur busway yg legal dilewati kendaraan selain busway hanya yg tidak ada separator betonnya, dan biasanya warna cat di aspal juga belang-belang (putus-putus).

    Pengecualian hanya boleh dilakukan polisi yg bertugas dg pertimbangan kondisi traffic setempat saat itu

  3. yach pribadi msg-msg aja dech yg sadar,

    kalu sadar ngak boleh lewat walu ngak ada rambu, bagus u/ sdiri sendiri.

    kalu nerobos krn alsan tdk ada rambu, yach reisko sendiri kalu di tilang.

    intinya perbaikilah diri sendiri dulu, ngak rugi kita taat, plg sedikit macet aja.

    tapi tdk rugikan pihak laen

    masalah kedisiplinan, saya salut ama tetanga serumpun,

    dan ngetes sendiri org di sana langsung

Leave a Reply

Your email address will not be published.