Demi transparansi pelayanan publik harusnya pakai nomor antrian

Ngurus perpanjangan SIM kali ini perlu meluangkan waktu lebih lama. Sebenarnya SF dah memprediksi ini… karena itu sebelum jam 8 (jam buka pelayanan sim keliling) SF dah stanby di seberang TMP kalibata. Apesnya hingga hampir jam 9 mobil sim keliling belum datang… akhirnya SF memutuskan pindah ke sim corner di honda dewi sartika.

image

Di tempat ini ternyata antriannya dah menggila… jam 9 antriannya sudah seratusan orang.
Yang SF sesalkan ditempat ini tidak menggunakan nomor antrian… jika ada yang “khilaf” bisa ga urut panggilannya… SF melihat sendiri pengunjung yang datangnya dibelakang SF malah maju duluan di Panggil pak Pol… positip thinking aja lah.. mungkin dia dah daftar duluan tapi baru balik dari toilet …. :mrgreen:
Coba kalau pakai nomor antrian… kan lebih transparan prosesnya….

4 thoughts on “Demi transparansi pelayanan publik harusnya pakai nomor antrian”

  1. Bicara pelayan publik, ini cuma soal “good will” atau kemauan baik dari instansi terkait.
    Kalo soal anggaran dan sumber daya, nggak ada masalah kok di instansi pemerintah manapun

  2. Saya dulu perpanjang sim cuma beberapa menit, samsat keliling di honda dewi sartika juga. Sekarang udah rame kali. Dulu sih masih sepi tahun 2012.

Leave a Reply

Your email address will not be published.