Check List Servis Berkala pada Buku Panduan Pemilik dan Website Resmi berbeda. Konsumen pengguna mobil matic merasa dirugikan…

Kelanjutan dari kasus kemaren… (baca disini : http://smartf41z.com/2015/12/31/nyeseknya-punya-mobil-matic-rusak-transmisi-jebol-dompet-puluhan-juta/ )
mobil rekan SF rusak transmisi maticnya.
Beberapa hari lalu rekan SF ini mengadakan pertemuan dengan kepala cabang dan mekanik yang menangani mobilnya…
Kepala cabang dan mekanik merasa tidak bersalah atas keterlambatan penggantian oli transmisi… pada buku panduan servis 40rb km hanya perlu pengecekan kondisi oli transmisi.

image

Berbeda dengan website resmi…
disono disebutkan pada 40rb KM oli transmisi wajib diganti. Rekan SF sendiri berpatokan pada website resmi….

image

image

Pihak bengkel resmi kaget juga perihal info di web… kok bisa beda?
Jadi salah siapa donk…. tukang fotocopy ? :mrgreen:
Salah siapapun itu jelasnya sekarang mobil rekan SF sekarang opname di bengkel resmi… saat ini sedang menunggu keputusan resmi kantor pusat BeRes yang bersangkutan… . Untuk pihak BeRes sendiri maksimal hanya dapat memberi potongan harga 7,5% untuk parts dan 30% untuk ongkos kerja.

Jenis mobil bisa ditebak dari gambar2 diatas… 😆

Sebenernya kapan sih oli transmisi perli diganti
Monggo mampir ke otomotifnet

Mari simak aturan beberapa ATPM. Pada varian Toyota misalnya Avanza matik. Setiap 40.000 km wajib mengganti oli matik baru,” jelas Iwan Abdurahman selaku trainer PT. Toyota Astra Motor(TAM).
Ditambah mesti kuras total pada 80.000 km. Untuk Honda, seperti New CR-V oli bisa tahan hingga 100.000 km  sesuai buku petunjuk “Namun bengkel menyarankan ganti pada 40.000 km,” terang Ridwan pemilik CR-V 2008.
Produk Chevrolet lain lagi aturannya. “ Seperti pada Captiva, oli matik diganti setiap 20.000 km, 60.000 km dan 100.000 km. Sementara mesti kuras total pada 40.000 km, 80.000 km dan seterusnya,” terang Agus Sutomo, service advisor PT General Motors Indonesia(GMI), ATPM Chevy di tanah air.
Sumber : http://otomotifnet.com/Mobil/Tips/Interval-Pergantian-Oli-Matik-Mobil

0 thoughts on “Check List Servis Berkala pada Buku Panduan Pemilik dan Website Resmi berbeda. Konsumen pengguna mobil matic merasa dirugikan…”

  1. Pernah punya toyota rush 2008 suspensi kerus euy mesin bandel,irit sekarang ganti emprit PSD 2009 overall puas meskipun boros bensin 😀 . Eh kok jadi oot

  2. dia servis dimana mas? waktu itu pernah servis di dua bengkel beres berbeda. satu di au**2*** satunya di set**jay* Mobil****, nah ini yang lucu nih.

    di auto sekian2, sesuai dengan pedoman 40rb harus ganti oli matic. mereka memang strenght soal peraturan. pokoke manual service mengharuskan ganti ya ganti, gak peduli kondisi masi bagus atau udah ancur, pokoke ganti sesuai manual service.

    nah, di setia anu anu, malahan bilang gausah mas nanti aja di 80rb ganti. gak perlu sering2 ganti oli maticnya. oli matic produk kita bisa sampe 100rb kok (dalam kondisi mobil ane masih km 38rb sekian waktu itu).

    bisa jadi rekannya ketemu beres yang kayak gitu, pede banget sarannya. kecuali transmisinya super pinter dan oli maticnya lifetime gapapa deh. tapi kalo matic konvensional dan oli msh kelas dexron III mending pikir2 lagi deh mau panjangin interval ganti oli matic. ini aja sekarang udah 94rb udah berasa gak enak, campuran antara oli belon diganti dan kampas kopling menipis.

    NB: mobilnya sama, cuma tahun 2009/2010 hihihihi…

  3. Apapun dan bagaimanapun nanti penyelesaiannya, biasanya sih nggak kapok pake matik.
    Biasanya lho. Nggak tau deh temennya mas Januar bisa aja kapok.

    Kalo saya sih, udah males miara mobil manual hehehe.

Leave a Reply

Your email address will not be published.