Review helm snail retro 622 untuk harian

Review fisik sudah SF bahas sebelumnya… cukup memuaskan!
(Baca disini ). Kali ini SF review helm tersebut untuk harian.

image

Dari segi bobot helm ini tergolong biasa/normal… kalau bagi SF yang tiap hari pake snail modular double visor, snail 622 ini ya tergolong ringan :mrgreen:

Busa dalam tergolong lembut dan nyaman… ukuran keempukannya pas dikepala, ga bikin pusing. Tidak ada bagian yang terlalu menekan bagian kepala. Namun sayang warna coklat muda/terang bikin cepat terlihat kotor. Warna ini juga yang bikin helm terlihat lebih “formal”, SF sebenernya kurang sreg dengan warna daleman ini. Sayang ga ada opsi lain.
Tingkat kecerahan  visor  luar lumayan jernih… jelas lah wong masih baru… 🙂 visor luar yang hanya sebatas hidung bikin angin dari depan mengarah ke mulut… ngeri juga klo pas ada serangga hinggap ke mulut 👿 cocoknya visor ini dipadukan dengan masker/penutup hidung. Sf sendiri pake sapu tangan lebar.

image

keuntungan visor nanggung ini saat hujan hembusan udara dari hidung ga bikin embun di visor / kacamata… palingan embun cuma ujung bawah visor pas macet… itupun cepet ilang.
Visor dalam SF rasa terlalu gelap… cocoknya dipakai waktu siang bolong. Atau saat sinar matahari menyorot mata.

Mekanisme bukanya dengan cara geser tuas yang SF rasa terlalu keras. Untuk menutup / menaikkan visor cukup pencet tombol merah.
Overall helm ini ga bikin gerah saat macet… jika dulu saat pakai helm modular atau helm half bawaan Nmax, saat macet visor utama perlu dibuka saat macet. Dengan helm snail retro ini tanpa menaikkan visor utama juga ga seberapa gerah. Udara dengan berhembus masuk.
Proses melepas dan memakai helm cukup nyaman dan mudah.. ini uniknya helm snail ini… bagian bawahnya(penutup rahang/pipi) fleksible/lentur lah wong bagian tempurung helm ga sampai bawah…

image

Sejak ada helm ini , helm bawaan Nmax ga terpakai… begitupula dengan helm modular SF.

0 thoughts on “Review helm snail retro 622 untuk harian”

Leave a Reply

Your email address will not be published.