Komparasi head to head Ertiga GX header 421 vs Ertiga GL standar

Artikel pertama pasca lebaran 1437H…
Tak lupa keluarga SF ucapkan  SELAMAT IDUL FITRI 1437 H
Taqoballalahu minna wa minkum. Siyamana wa siyamakum_ .
Semoga ALLAH SWT menerima ibadah puasa dan amalan kita.
Mohon maaf lahir dan batin

Back to topic…
Lebaran kali ini SF berkesempatan uji komparasi (bukan balapan) konsumsi bensin antara ertiga yang sudah diganti header 4-2-1 versus ertiga standar .

image

GX mobil milik SF sendiri dan GL milik Adik Ipar. Rute kali ini Surabaya – Sumenep kombinasi macet dan lancar, bahan bakar yang digunakan pertamax, dengan kondisi penumpang sama sama penuh baris 1 dan 2 nya. Saat  berangkat, sengaja kedua MID yang menunjukkan konsumsi AVG kami reset.
Ertiga GL kondisi standar dalam turing kali ini selalu berada didepan konsumsi bahan bakar AVG tercatat adalah 1:18,1 kmpl

image

Sedangkan Ertiga GX yang posisinya di belakang Ertiga GL konsumsi bensinnya konsumsinya bensinnya mencapai 1:19,2kmpl

image

Sebenernya konsumsi Ertiga GX yang telah menggunakan header 4-2-1 bisa lebih irit lagi, namun karena posisi mobil dibelakang GL maka sang driver berusaha menempel ertiga GL… yang sering turing pasti hafal jika kendaraan yang dibelakang perlu effort lebih untuk mempertahankan jarak dengan kendaraan depan.

image

Mengingat saat terjebak kemacetan atau ada halangan, kendaraan depan bisa lolos duluan , dan kendaraan yang dibelakang kudu memacu lebih kencang agar bisa nginthil kendaraan didepan. 
Kebetulan juga kali ini driver yang pegang Ertiga GX juga lebih agresif… saat nyalip kendaraan lain agar bisa tetap dibelakang GL , SF intip sering nyentuh RPM 5000. Ertiga GX secara bobot juga lebih berat karena lebih banyak fitur plus pasang rak diatap yang sedikit mengganggu aerodinamis…

Pemasangan header 4-2-1 menggantikan header standar 4-1 kali ini terbukti menghasilkan konsumsi bahan bakar yang lebih irit. Sedangkan soal performa belum sempat dibandingkan head to head… kalau berdasarkan feeling sih kerasa banget bedanya… powernya keluar duluan…
Begitu nyampai tempat saudara di Sumenep lah kok mobilnya ganti Ertiga juga (sebelumnya pegang Livina) 🙂 jadi mobil pasaran yakkkk…. :mrgreen:

image
Triple ertiga

0 thoughts on “Komparasi head to head Ertiga GX header 421 vs Ertiga GL standar”

    1. Performa ertiga diputaran diatas 3000 rpm memang sangat nampol karena itu di kecepatan 100kpj keatas tambah boros. Nah new ertiga lebih irit putaran atasnya karena gigi akhirnya lebih panjang…
      Klo di rpm 3000 lari berapanya saya ga pernah mantau… coba besok saya bikin reportnya… eh ya kedua ertiga diatas masih gen lama ya…
      harusnya di rpm 3 rb kecepatan antara yang modif dengan standar sama karena rasio gigi2nya sama… cuma beda di responsifnya mesin… teorinya 421 unggul di RPM bawah, sedang 41 di rpm atas…..

      1. Makasih, om.
        Ane juga mau ngasih opini. Menurut ane, yang bikin boros bukan kpj, om. Tapi rpm.
        Nah, sebagai pengendara mobil, ane penganut mitos “jangan melebihi 3000 rpm”, dan pernah murtad waktu bawa xenia 1300 & avanza 1300.

        1. Perlu diingat juga aerodinamis dikecepatan tinggi sangat berpengaruh terhadap konsumsi bensin…. saat jalan 70kpj digigi 5 konsumsi bensin real pada AVG bisa diatas 20kpl… makin kencang mobil konsumsi bensin realnya makin boros… kecepatan 90 keatas drag/hambatan angin makin besar, konsumsi bensin otomatis makin boros , ga sampai 20 kmpl… apalagi pakai asesori diatap seperti roofbox/roofbag

          1. Nah, ini dia yang ane masih rancu, soal kpj vs rpm.
            Maksud ane gini. Misal, 70kpj dapet di 2000rpm/gigi 5. Nah, otomatis, 90kpj dapet di atasnya kan? Gampangnya, misal, 2500rpm/gigi 5. Dari situ, secara teori, harusnya kan lebih boros speed 90kpj karena rpm lebih tinggi.
            Masalahnya, dari contoh di atas, konsumsi bensin antara 2000rpm sama 2500rpm beda jauh ga. Misal, konsumsi 2000rpm 3500ml/jam, dan konsumsi 2500rpm 4000ml/jam. Maka didapat, selama 1 jam, pada speed 70kpj/2000rpm/gigi 5, dapat 70km/3500ml = 20km/liter. Sedangkan pada 90kpj/2500rpm/gigi 5, dapat 90km/4000ml = 22km/liter.
            Secara teori malah irit yg 90kpj.
            Menurut ane, supaya bisa irit, kita harus tau konsumsi bbm optimal di tiap gear. Kalo punya fitur penampil konsumsi real time mah gampang, tinggal shifting gear di tiap rpm optimalnya (rpm dengan kpl tertinggi).
            Oia, ane ga itung hambatan (angin, ban, kondisi jalan, dsb), karena secara teori, ada hambatan = menambah rpm, ujung2 nya, imho, rpm juga yang pengaruh. Misal, di jalan datar, 2000rpm dapat 70kpj, di jalan menanjak 2000rpm cuma dapat 50kpj.
            Maap ane sotoy. Ane dasarnya anak IPS, tapi karena mau irit aja terpaksa belajar fisika dasar. Jadi, pasti ada salah penerapan teori.
            CMIIW

    2. Sama bro 95 km/jam di rpm 3000 gigi 5. Secara teori ganti header gak ada hubungannya dgn itu, kecuali gear ratio-nya diganti contoh Ertiga dreza pake gear 5 lbh kecil di rpm 3000 sudah dapet speed 120 km/jam tentu akan unggul di top speed dan konsumsi BBM di tol. Ciamik

      1. Yup… new ertiga selain rasio gigi berubah, mapping tenaga juga berubah… meski power dan torsi berubah konon tenaga lebih merata diberbagai putaran mesin…

  1. Kok bisa dapet 18 samapai 19 km/l ya? Sy beli ertiga awal tahun ini bukan versi facelift ( versi yg sama dengan ertinya bro yanuar) di luar kota dengan MID sdh saya reset sy cuma bisa dapat 14 km/l di MID, padahal shifting sy lakukan di rpm 2000 dan pake pertamax, apa yg harus sy minta setting di service ke dua ( 5000 km) ke BeRes? Mohon sarannya

    1. Mobil saya Gx emang sudah modifan… klo yang pegang GL tipikalnya memang penyabar… ga tega injek2 pedal… cuma disenggol…. kwkkqkw.
      Mungkin karena masa inreyen jadi distel gitu… plus parts didalam belum teradaptasi alias belum mulus

        1. Coba disetting ke suzuki biar irit….Berangkat mudik bekasi surabaya 17 jam dapet 1:18 non eco driving, balik surabaya-bekasi dapat 1:17 karena macet (24 jam). Sebelum brangkat isi full di perjalanan nambah 200 ribu bisa menempuh 700km lebih… iritnya edan mobil ini asal dah tau cirinya…. patokannya monitor saja kons. Bensin real…. cari gaya mengendara yang menghasilkan kons. Bensin paling irit…

    2. Belajar tehnik Pulse and Glide namanya, pedal gas di tekan sambil lihat mid avg kemudian dilepas, ketika kecepatan mulai menurun baru ditekan lagi, Tekan dan Glinding Om , lepas teken lagi hahahaha

    1. Teorinya begitu… tapi mobil ini bisa nembus 165 jadi saya rasa lebih dari cukup putaran atasnya… justru kelebihan diputaran bawah yang banyak manfaatnya… selain irit , tanjakan tetap PD

    1. Kmaren member klub erci sudah ada yang membuktikan , MID terbukti akurat untuk rute luar kota. Kalau dalkot agak ngacau 10%an karena Stop N Go… ntar saya cari dulu sourcenya

  2. Numpang nanya gan, secara dimensi ukuran diameter header asli dibanding yg baru besar mana y? Khususnya pipa primer(4)nya..

Leave a Reply

Your email address will not be published.