12 comments on “Sori ya… mobil saya terpaksa parkir diluar

    • Ga cukup mas bro.. sederet mobilnya ada 1 ada yg punya 2 dan ada yang 3… yg 1 atau 2 bjsa pakai garasi dan space depan rumahnya… yg 3 jadinya nyerobot depan rumah tetangga

  1. Masalah komunikasi ini…. Pertemuan rt nya ga rutin Om…??
    Uneg2 para wargi disampein disono..
    Tetangga ga punya empati kan mestinya yg negur komunitas jangan perorangan..
    Kasi surat teguran rt aja..

    • Sudah.. ga membuahkan hasil… tetep aja gitu… karena saya cuma sementara di lingkungan ini ya wis di sabar2in saja… toh sekarang nyonya juga ga merasa kerepotan saat mau pake mobil… eh tetangga yang lain juga ikut parkir di jalan…

      • Wah seru dah.. Trus kalo semua tetangga ikut2an parkir diluar. Ada efeknya ga..??
        Apa tuh orkay arogan insyap apa gimana..??

  2. Semoga mas smartf41z dan kita semua bisa meneladani petunjuk Nabi SAW dalam bertetangga:

    1. Toleran Terhadap Tetangga:
    Dari Abu Hurairah berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
    “Artinya : Janganlah sekali-kali salah seorang dari kalian melarang tetangganya untuk menancapkan kayu di temboknya”.
    [Diriwayatkan oleh Al-Bukhari (2463) dan Muslim (1600) Hadits tersebut mempunyai syahid pada : Ahmad (3/479 dan 480) Ibnu Majah (2336) dari Mujamma’ bin Jariyah. Dan yang lain dari Ibnu Abbas dalam (kitabnya) Ahmad (1/303), Al-Baihaqi (6/69)]

    2. Mobil parkir diluar, padahal ada garasi:
    Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu berkata.
    “Artinya : Seseorang datang kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengadukan perihal tetangganya kepada beliau. Maka Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda -tiga kali- : “Bersabarlah”. Kemudian Nabi bersabda kepada orang tersebut pada kali yang keempat -atau ketiga- : Keluarkanlah barang-barangmu ke jalan”. Maka orang itupun mengerjakan. (Abu Hurairah) berkata : Lalu mulailah orang-orang melewati orang tersebut dan bertanya kepadanya : Apa yang menimpamu ? Maka dia menjawab bahwa tetangganya telah menyakitinya. Lalu merekapun berkata : ‘Semoga Allah melaknatnya’. Kemudian tetangganya datang sembari berkata : Kembalikan barang-barangmu. Demi Allah, saya tidak akan menyakitimu selama-lamanya”.
    [Diriwayatkan oleh Abu Dawud (5153), Al-Bukhari dalam Al-Adab Al-Mufrad (124) dan Al-Hakim (4/160) dengan sanad hasan. Dan Al-Bazzar (1904), Al-Hakim (4/166) dan Al-Bukhari dalam Al-Adab (125) membawakan riwayat sebagai syahid bagi hadits tersebut dari Abu Juhaifah. Dan di sanadnya ada kelemahan serta jahalah (rawi yang tidak dikenal)]

    Sumber: https://almanhaj.or.id/1829-hak-dan-keutamaan-tetangga-dalam-sunnah.html

  3. Prersoalan klasik di Jabodetabek, punya mobil tapi males parkir di garasi, atau males korbankan space di rumah untuk garasi, punya mobil lebih dari satu sementara space parkir rumah cuma satu, sudah saatnya di Jakarta ada tilang parkir di jalan komunitas atau sekalian di derek lumayan tuh nambahin PAD.

  4. Masalahnya hampir mirip sama saya, tapi dia lebih ngaco, dia parkir di depan pagar rumah saya. Orangnya juga agak sombong sih, kalo setiap ketemu saya di depan, dia gak pernah nyapa. Akhirnya saking gondoknya, kaca mobilnya saya tempelin “Dilarang parkir” aja.

  5. Kaya nanggung itu mah. Orang kaya bisa beli mobil tiga kok gak bisa bikin garasi. Ditempat saya juga ada tetangga mod begitu. Brengsek memang

Leave a Reply

Your email address will not be published.