9 comments on “Curhatan Penjual Mie Ayam… Kenapa rakyat kecil dipersulit cari makan?

  1. tenang aja bang bossnya udah masuk buih, semoga aturan kedepannya lebih memihak rakyat kecil

  2. khan jelas, menutupi got itu gerobak, geser ke belakang , jgn nutupi tutup got.

    masalah uang setoran, khan katanya bisa lapor bossnya?

      • tdk ada yg dirugikan memang,

        tapi tdk menempatkan sesuatu pada tempatnya,

        khan yg repot yg jualan, kalu nanti ada pasukan orange bersihkan got

  3. Pernah denger wacana pkl di jalur trotooar disudirman pemda bakal narik 3000 sehari, syaratnya ktp dki, punya rekening bank dki, gak ada lagi uang kebersihan karena ada pasukan oranye, uang setoran pun harus transfer gak boleh cash, cuma untuk pelaksaannya blm terealisasi, …wacana bagus tinggal nunggu eksekutornya

  4. Itulah peraturan yg dmn rakyat kecil tdk semuanny tahu dan paham..yg dia tau hny bgmn mencari uang untuk menahkahi keluarganya.
    dan disinilkah bedany jd rakyat kecil yg smuany terkadang di pinggirkan oleh peraturan..beda sekali dgn pejabat atau orang berkuasa yg mana kebanyakan selalu ingin di dahulukan dan bs merubah peraturan..
    terkadang miris melihatny dan hny bs tersenyum di dlm hati sambil berfikir andai mereka yg berkuasa di balik jd rakyat kecil ..gmn ya?
    Bisa panggil doraeman ora iki kelkelkel

  5. Kalo di Kota Magelang, kaki 5 bukan digusur tapi di relokasi, bahkan nggak asal relokasi, tapi ditempatkan di pusat-pusat keramaian dengan prasarana lengkap (tenda, lapak baru almunium, dan akses air bersih + Listrik) sehingga omset bisa tetap atau malah bertambah.

    sampai saat ini tercatat ada 16 sentra kuliner di Kota Magelang, dan bonusnya.. Wisata kuliner makin ramai, pemasukan kota bertambah, pengangguran berkurang, serta jalan-jalan utama kota jadi bersih.

Leave a Reply

Your email address will not be published.