Penyakit Nmax Gampang Mati Telah Disembuhkan, Sayang Penjelasan Mekanik Kurang Memuaskan

Sepulang kantor Nmax yang bermasalah kemaren terpaksa diinapkan ke  bengkel resmi.(baca artikel terkait disini ) Meski esoknya SF dilanda kesibukan ditempat kerja, SF sempatkan telpon ke bengkel resmi yamaha iwata harapan indah bekasi.

Nmax terpaksa nginep di bengkel resmi

Sayang mekaniknya kurang enak diajak komunikasi… ” ini sedang saya kerjakan pak, kita sudah punya alat diagnosanya , kalau sudah nanti kami kabari ” jawabnya, sebelum SF sempat bercerita masalahnya.
Ya wis dah, SF jadi males pantau kondisi motor. SF titip saja ke BundaFaiz untuk pickup motor sekaligus menanyakan masalahnya.
Sebelum motor selesai digarap, Bunda Faiz sudah berada dibengkel yamaha jadi sempat monitoring kondisi motor. Tampak mekanik utak atik diagnostic tools untuk melihat permasalahan yang menimpa Nmax, namun tetap ga ketemu sumber masalahnya. Selanjutnya dek tengah lepas semua, termasuk tangki bensin. Sehingga bagian tengah hanya tersisa blok mesin dan rangka.
Motor sempat dikerubuti beberapa mekanik termasuk mekanik senior. Dalam percakapan antar mekanik tersebut , ada yang menduga bahwa yang menjadi penyebab Nmax bermasalah adalah bensin yang bercampur Air (masuk akal juga sih, tiger SF juga sering seperti ini).  Bunda sempat melihat bensin dikeluarkan dari tangki , saat melihat didasar penampungan memang nampak sedikit genangan cairan yang tidak menyatu dengan bensin. Selanjutnya mekanik memutuskan mengganti busi dan copnya. Setelah itu motor dicoba distater dan motor dapat menyala normal.
Ulah BundaFaiz yang kritis nanya-nanya saat mekanik merakit ulang Nmax sempet bikin jengkel mekanik… ( lah iya lah orang kerja digangguin… 😆 ). “Pokoknya Bu sudah kita cek semua, tadi awalnya brebet di gas… setelah diservis dan ganti busi sekaligus copnya sekarang sudah normal, tadi businya sudah kotor  ”  Mungkin dalam benak si mekanik, percuma juga dijelaskan secara detail, toh dianya ga ngarti 🙂
Dari pengakuan Bunda yang sempat mengamati proses pengerjaan, ada beberapa penyebab Nmax mengalami masalah mesin mati saat menutup gas dan saat  stasioner.
1. Bensin tercampur air. Bunda sempat melihat ada genangan air didasar wadah saat bensin dikeluarkan . Keyakinan SF bensin dikuras adalah berkurangnya Bensin lumayan banyak. Sebelumnya SF isi fulltank di POM bensin Harapan Indah, si pakai PP kekantor total 50 km an , indikator bensin masih fullbar. Setelah servis bensin tinggal 3 bar.
2. Mekanik sempat menggunakan diagnostic tools untuk Nmax. Sangat besar kemungkinan ECU di reset ulang. Karena setelah dari bengkel. Akselerasi Nmax agak berkurang, namun mesin lebih halus. Sebelumnya tenaga Nmax terasa mantab karena settingan CO+8 pasca penggantian filter ferrox.
Namun yang sangat mengganjal kenapa mekanik kurang gamblang menjelaskan kepada Bundafaiz… sebenarnya SF agak Sanksi mengenai penjelasan bahwa rewelnya Nmax disebabkan oleh cop busi dan busi kotor.
Nmax ganti cop dan busi
Saat SF cek busi Nmax, gak ada timbunan karbon berlebih. Cop busi juga masih bagus… karet-karet masih bagus dan rapet….
Tiger 2004 seingat SF baru ganti cop busi 2kali (6 tahunan) , itupun karena karet2nya dah getas sehingga brebet saat kehujanan.
Mmbuuugghhhh kah…. !
Yang penting dah sembuh si Nmaxnya….
120 rb totalnya, cop busi mahal yak…. 🙂
Pada artikel kmaren beberapa rekan memberi masukan, salah satu penyebab rewelnya motor yamaha ada pada ISC (Idle Speed control yang kotor. ISC yang kotor bikin campuran BBm dan udara kurang sempurna sehingga bikin mesin gampang mati….
Sayang mekanik yang menangani Nmax ga menyinggung soal ini. Bisa jadi dibersihkan, atau bisa jadi memang bukan ini masalahnya. Karena pada diagnostic tool tidak menunjukkan tanda-tanda kelainan pada ISC

7 thoughts on “Penyakit Nmax Gampang Mati Telah Disembuhkan, Sayang Penjelasan Mekanik Kurang Memuaskan”

  1. Baca artikel sebelumnya..nmax sempat parkir lama di garasi y pak.. fix itu pak air di tangki. Dlu ovi saya sempat seminggu ga dipakai krn kluar kota..pas dipakai mati-mati.. kuras tangki.

  2. Penyebabnya masuknya air adalah: FILTER FERROX yang terbuat dari bahan baja/mesh yang jauh lebih renggang dari filter standard/kertas sehingga tidak mampu menyaring partikel air yang masuk dari saringan udara matic yang posisinya rendah dan rawan terkena air hujan/jalanan. Coba aja di tes (dalam kondisi mati) lubang masuknya udara disemprot air selang: pakai filter aftermarket butiran air bakal tembus ke belakang filter, sedangkan dengan filter standard paling cuma membasahi permukaan elemen kertasnya saja. Hal ini juga terjadi pada matic-matic merek lain yang posisi filternya di bawah. Hati-hati dengan filter aftermarket, kalau hujan deras pistonnya bisa kena water hammer. Belum lagi debu yang bakal menumpuk dan masuk ke throttle body dibandingkan filter standard yang lebih bersih. Pabrikan pasti sudah memperhitungkan dengan kondisi filter standard.

  3. Skg yang saya alami hampir sama kasusnya, mtr drop di posisi rpm tengah dan sampai skg blom ktmu penyakitnya.
    Ada yg bisa bantu kira2 mengenai penyakit nmax saya?

Leave a Reply

Your email address will not be published.